Blog

Bukan Terry atau Ferdinand, Ini Bek Terbaik Liga Inggris

Sepak terjang mengagumkan Virgil Van Dijk di lini belakang Liverpool tak diragukan lagi. Ia selalu menjadi andalan untuk mengawal pertahanan The Reds. Ketangguhannya pun mendapat banyak apresiasi.  Salah satunya dari mantan bek sekaligus kapten Manchester City, Vincent Kompany.

Menurut Kompany dirinya tidak segan menyebut Van Dijk sebagai bek terbaik sepanjang sejarah Liga Primer Inggris. Ia tahu pilihan ini agak aneh karena pemain internasional Belanda itu belum lama bertarung di pentas Liga Primer Inggris. Dibanding Jhon Terry atau Rio Ferdinand, rekam jejak Van Dijk di Liga Inggris masih kalah panjang.

“Saya akan pilih Virgil van Dijk sebagai bek terbaik di sejarah Premier League. Itu pilihan yang aneh sebenarnya, karena dia belum lama ada kancah ini seperti Terry dan Ferdinand,” beber Kompany.

Menurut Kompany Terry dan Ferdinand memiliki waktu yang panjang bermain di Liga Inggris. Namun demikian ia berani mengapresiasi Van Dijk dengan melihat sepak terjangnya dalam beberapa musim terakhir.

“Para pemain tersebut sudah bermain di liga ini untuk waktu yang sangat lama. Tapi sinyal-sinyal yang diberikan Van Dijk di beberapa musim terakhir membuat segalanya begitu jelas, bahwa kalau dia bakal mencapai level top sebelum itu, dia juga bakal melaju lebih jauh lagi,” sambungnya.

Kemampuan Van Dijk mengawal lini pertahanan Liverpool sudah terbukti dengan minimnya gol yang tercipta ke gawang mereka. Musim lalu Liverpool hanya kemasukan 22 gol sepanjang musim. Jumlah ini separuh dari catatan kemasukan di musim 2016/2017 saat Van Dijk belum bergabung.

Menurut Kompany hal ini tidak lepas dari kontribusi Van Dijk. Kompany menyebut Van Dijk berperan besar bagi terciptanya soliditas di lini pertahanan Si Merah belakangan ini.

“Dia membuat perbedaan besar terhadap timnya. Seorang bek tidak pernah berdiri sendiri, itu soal komunikasi dengan rekan setim dan bagaimana Anda membuat tim lebih kuat,” sambungnya.

Kompany menegaskan Liverpool sebelum dan setelah adanya Van Dijk sungguh berbeda. Untuk itu ia tak menampil kontribusi pemain internasional Belanda itu yang membuatnya pantas disebut sebagai bek terbaik sepanjang sejarah Liga Inggris.

“Liverpool sebelum Van Dijk dan setelah hadirnya Van Dijk itu tim yang sepenuhnya berbeda. Itulah sebabnya saya memilihnya sebagai bek terbaik sepanjang masa Premier League,” pungkasnya.

Van Dijk juga menjadi bagian dari kesuksesan Liverpool dalam dua musim terakhir. Musim lalu mereka sukses menjadi kampiun Eropa dengan menjadi juara Liga Champions Eropa.

Sementara itu di musim ini Liverpool berpeluang besar mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama lebih dari 30 tahun. Liverpool kini berada di puncak klasemen sementara dengan keunggulan lebih dari 20 poin dari juara bertahan, Manchester City.

Sebelum musim ini dihentikan Liverpool sudah begitu digdaya. The Reds hanya butuh beberapa poin lagi untuk mengklaim gelar juara.

Catat, Jadwal Bundesliga Akhir Pekan Ini

Para penggemar Bundesliga Jerman tentu semringah. Pasalnya kompetisi tersebut dipastikan kembali bergulir. Bundesliga kembali bergulir terhitung sejak Sabtu, 16 Mei 2020.

Paa pekan ini akan dilangsungkan sejumlah pertandingan menarik. Ini merupakan pertandingan pekan ke-26. Beberapa laga menarik di antaranya Borussia Dortmund menghadapi FC Schalke 04. Laga ini akan digelar di markas Borussia Dortmund di Signal Iduna Park pada Sabtu, 16 Mei 2020.

Menurut CEO DFL Christian Seifert, pihaknya menganggap penting untuk melanjutkan pertandingan musim ini. Meski berlangsung dalam kondisi yang kurang idel dengan mengharuskan pertandingan digelar secara tertutup atau tanpa penonton.

“Pekan penutup musim akan berlangsung pada akhir akhir Juni,” beber Seifert.

Dengan demikian direncanakan musim ini akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan dengan pihak sponsor dan broadcaster.

Berikut jadwal Liga Jerman pekan ini di Bundesliga:

Sabtu (16/5)

Borussia Dortmund Vs FC Schalke 04
SIGNAL IDUNA PARK

RB Leipzig Vs Sport-Club Freiburg
Red Bull Arena

TSG 1899 Hoffenheim Vs Hertha Berlin
PreZero Arena

Fortuna Dusseldorf Vs SC Paderborn 07
Merkur Spielarena

FC Augsburg Vs VfL Wolfsburg
WWK ARENA

Eintracht Frankfurt Vs Borussia Moenchengladbach
Commerzbank-Arena

Minggu (17/5)

FC Koeln Vs FSV Mainz 05
RheinEnergieSTADION

FC Union Berlin Vs FC Bayern Munich
An der Alten Försterei

Selasa (19/5) dini hari WIB

SV Werder Bremen Vs Bayer 04 Leverkusen
wohninvest WESERSTADION

‘Bila Saya Pemain Saya Juga Tidak Senang dengan Dewan Barcelona’

Lionel Messi sudah begitu lekat dengan Barcelona. Pemain ini diyakini tidak akan meninggalkan klub yang bermarkas di Camp Nou itu. Namun demikian pemain internasional Argentina itu kerap disebut menjadi target buruan sejumlah klub top Eropa.

Meski begitu ada pihak yang menyakini pemain tersebut akan tetap bertahan. Mantan presiden Barcelona, Joan Laporta menyebut Messi tidak susah untuk memperbaharui kontrak bersama Barcelona. Tidak hanya dari pihak Messi, pihak klub pun demikian.

“[Messi] tidak akan kesulitan memperbarui kontraknya,” sambungnya.

Meski begitu Laporta menilai ada yang tidak beres dengan manajemen klub. Ia mengatakan situasi yang ada saat ini membuat para pemain wajar untuk merasa tidak senang.

“Jika saya pemain, saya juga tidak akan senang [dengan dewan],” sambungnya.

Sementara itu dukungan kepada Messi untuk bertahan di Barcelona juga datang dari pelatih Queque Setien. Pelatih tersebut mengatakan Messi tidak akan berpaling ke klub lain.

“Hal ini wajar terjadi di klub-klub besar. Mungkin yang menyedihkan adalah ketika berita jelek itu tersiar di media,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien mengatakan setiap pemain menginginkan situasi yang tenang. Berada di lingkungan yang nyaman seperti Barcelona tentu membuat Messi betah.

“Lebih enak bekerja di lingkungan yang tenang tapi ya kondisinya memang seperti ini,” sambungnya.

Tidak hanya akan bertahan di Barcelona, Setien pun yakin pemain berjuluk La Pulga atau Si Kutu itu akan menjadi legenda Barcelona. Dengan kata lain Messi akan menghabiskan seluruh karier profesional di klub tersebut.

“Saya rasa pemain seperti Messi akan mempertanyakan di mana dia pensiun. Saya yakin dia akan pensiun di Camp Nou,” pungkasnya.

Saat ini Messi belum bisa kembali ke lapangan hijau. Begitu juga dengan para pesepakbola lainnya. Wabah Corona atau Covid-19 yang sedang melanda dunia membuat semua kompetisi terhenti. Bahkan ada kompetisi yang sudah dinyatakan berakhir meski masih menyisahkan sejumlah pertandingan.

Sejumlah pihak menganjurkan agar kompetisi musim ini kompak disudahi saja. Kepala Medis FIFA, Michel D’Hooghe. Menurut D’Hooghe, klub-klub sebaiknya tidak tergesa-gesa mengambil keputusan untuk berlatih atau berkompetisi lagi.

“Kami semua tunduk dengan keputusan di tingkat nasional dari otoritas publik. Itu sangat sederhana, sepakbola kini bukan menjadi hal terpenting dalam hidup,” beber D’Hooghe.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini ada sejumlah rencana terkait nasib musim ini dan perkiraan kompetisi musim depan. Namun keputusan itu harus diambil dengan didasari pada pertimbangan yang matang.

Eks Pelatih Spurs: Suatu Saat Bisa Kembali

Saat ini Mauricio Pochettino belum memiliki pekerjaan setelah ditendang dari kursi pelatih Tottenham Hotspur. Ternyata diam-diam pelatih asal Argentina itu masih berharap untuk bisa kembali ke Tottenham Hotspur Stadium.

Sosok yang pernah menukangi Espanyol itu mengatkan dirinya masih berhasrat untuk kembali menangani Spurs. Alasannya, ia masih memiliki banyak rencana yang belum sempat terwujud.

“Itu adalah perjalanan luar biasa yang harus berakhir dengan cara yang tidak semestinya. Namunn dalam lubuk hatiku yang terdalam, kami yakin bisa melaluinya kembali,” beber Pochettino.

Lebih lanjut pelatih berusia 48 tahun itu mengatakan salah satu impiannya sejak meninggalkan Spurs adalah bisa kembali ke klub tersebut. Menurutnya bersamanya Spurs hampir meraih sejumlah gelar di antaranya Liga Primer Inggris dan Liga Champions.

“Jelas sejak awal saat saya meninggalkan klub, impian saya adalah suatu hari bisa kembali ke sini untuk menuntaskan pekerjaanku yang belum berakhir. Itu adalah perjalanan yang luar biasa karena kami sangat dekat dengan trofi Liga Inggris dan Liga Champions,” sambungnya.

Sementara itu Pochettino dikabarkan menjadi salah satu calon pelatih Newcastle United. Ia digadang-gadang menjadi bagian dari rencana masa depan klub yang disebut-sebut sebagai klub kaya baru itu.

Mantan pemain Newcastle United, Warren Barton, Pochettino adalah kandidat yang tepat untuk menangani klub tersebut.

“Jika sudah dibeli, maka nanti manajer yang tepat untuk Newcastle United adalah Mauricio Pochettino,” beber Warren Barton.

Lebih lanjut Barton mengatakan Pochettino adalah sosok yang kaya pengalaman. Pelatih tersebut selama menangani Spurs telah membawa tim tersebut tampil di sejumlah kompetisi di antaranya Liga Champions Eropa.  Menurut Barton hal ini bagus untuk tim sekelas Newcastle.

“Dia juga punya pengalaman di Liga Champions, itu akan bagus untuk Newcastle,” beber Barton.

Tidak hanya itu kepribadian Pochettino dinilai mampu membantu Newcastle untuk menjadi tim kuat di Liga Inggris. Menjadi pelatih Newcastle menjadi kesempatan bagi Pochettino untuk kembali ke Liga Inggris dan membuktikan kualitasnya.

“Pochettino adalah orang yang ambisius. Saya rasa dia bisa kembali ke Inggris, melatih di Newcastle, dan membuktikan siapa dirinya,” tegasnya.

Saat ini Liga Primer Inggris masih terhenti tersebab wabah Corona atau Covid-19. Kompetisi ini belum dipastikan apakah masih berlanjut atau dihentikan seperti sejumlah liga di Eropa seperti Eredivisie Belanda dan Ligue 1 Prancis. Kedua liga tersebut sudah dipastikan berakhir.

Ganti Posisi, Fernandinho: Awalnya Terasa Aneh

Menjadi seorang pemain sepak bola profesional tidak hanya berhadapan dengan jadwal pertandingan yang padat dan berbagai tekanan selama pertandingan. Hal lain yang menantang seorang pemain sepak bola adalah kemungkinan untuk berotasi ke posisi berbeda dari yang diinginkan.

Hal inilah yang pernah dirasakan oleh Fernandiho. Pemain asal Brasil ini merasakan hal tersebut saat bersama Pep Guardiola di Manchester City. Menurut pemain berkepala plontos ini berpindah posisi bukan perkara mudah.

Sebelumnya pemain yang berposisi asli sebagai gelandang ini digeser menjadi bek tengah. Menurut Fernandinho situasi tersebut sungguh menantang. Apalagi posisi tersebut sangat krusial dalam sebuah tim sepak bola. Ia berada di garda terakhir sebelum lawan menghadapi penjaga gawang.

“Saya rasa tantangan terbesar pindah ke posisi bek tengah buat saya adalah, sebagai gelandang, Anda terbiasa banyak berlari di depan. Anda bertarung di tengah, bisa kehilangan atau memenangi bola,” beber Fernandinho.

Lebih lanjut ia mengatakan meski banyak tantangan dan tekanan bermain lebih ke belakang, baginya ada hal menarik yang ditemui. Salah satunya memungkinkannya untuk mendapatkan ruang lebih lebar. Namun demikian ia tetap harus mewaspadai lawan yang bisa dengan jeli memanfaatkan kesalahan atau kekalaian mereka.

“Tapi di posisi bek tengah, Anda punya banyak ruang di belakang, antara bek tengah dan kiper, dan Anda harus memperhatikan betul bahwa kebanyak tim yang melawan kami mengincar dengan bola-bola terobosan ke belakang barisan empat bek,” sambungnya.

Pemain yang kini sudah berusia 34 tahun itu mengaku sempat merasa aneh di masa-masa awal bermain pada posisi baru tersebut. Namun seiring berjalannya waktu ia pun bisa beradaptasi dan pelan-pelan merasa nyaman dengan posisi itu.

“Buat saya, pada awalnya, agak sedikit aneh beradaptasi dengan itu, tapi setelah itu sih saya bisa melakukannya,” tegasnya.

Pelatih Pep Guardiola tentu memiliki alasan mengutak-atik posisi pemain. Selain melihat kemampuan sang pemain, hal ini juga dipicu oleh kebutuhan tim. Hanya saja untuk pemain seperti Fernandinho, bermain lebih ke belakangan membuat ia kehilangan kesempatan untuk menunjukkan diri sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Manchester Biru tentu merasakan kehilangan hal ini.

Musim ini Manchester City hampir pasti kehilangan gelar juara Liga Primer Inggris. Saat ini Manchester Biru berada di urutan kedua di tabel klasemen sementara. Namun City tertinggal jauh dari Liverpool di posisi puncak. Liverpool semakin dekat menuju tangga juara.

PSG Persembahkan Trofi Ligue 1 Untuk Petugas Medis

Ligue 1 Prancis sudah dinyatakan berakhir. Sementara itu Paris Saint-Germain (PSG) dinobatkan sebagai juara kompetisi sepak bola paling bergengsi di Prancis itu.

Sebelum kompetisi dihentikan, PSG berstatus pemuncak klasemen dengan keunggulan 12 poin dari Marseille di urutan kedua. Musim ini masih menyisahkan 10 pertandingan dan PSG masih harus memainkan 11 laga. Namun demikian situasi yang tak memungkinkan membuat otoritas setempat memutuskan untuk mengakhiri musim ini lebih awal.

Bagi PSG ini merupakan gelar ketiga secara beruntun setelah sebelumnya menjadi juara di musim 2018 dan 2019. PSG dalam pernyataannya mengatakan gelar ini mereka dedikasikan untuk seluruh petugas medis dan tenaga profesional yang berada di garda depan untuk memerangi wabah Corona atau Covid-19.

“Titel liga kesembilan dalam sejarah klub ini akan Paris Saint-Germain dedikasikan untuk seluruh petugas medis dan ribuan tenaga profesional yang selalu bekerja menggerakkan roda perekonomian negara,” beber PSG.

Sementara itu Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi menyampaikan terima kasih kepada para pemain, pelatih, dan berbagai pihak yang ikut mendukung tim tersebut. Ia pun mendedikasikan trofi Ligue 1 musim ini kepada para tenaga medis dan semua pegawai klub.

“Saya ingin berterima kasih kepada para pemain, pelatih, staf teknis, dan medis beserta seluruh pegawai klub atas kerja keras mereka. Trofi ini adalah hadiah untuk mereka,” beber Nasser Al-Khelaifi.

Lebih lanjut milioner asal Timur Tengah itu mengatakan trofi ini sekiranya bisa memberikan hiburan dan harapan bagi para pendukung PSG. Ia mengakui besarnya dukungan dari para penggemar.

“Di saat-saat sulit seperti ini, saya berharap trofi ini bisa sedikit memberikan kebahagiaan dan harapan untuk seluruh suporter kami. Saya merasa tersanjung atas dukungan tanpa henti mereka untuk membawa PSG lebih baik,” tegasnya.

Ligue 1 merupakan kompetisi kedua yang berakhir prematur setelah sebelumnya Eredivisie Belanda. Sementara itu beberapa kompetisi di Eropa belum memiliki sikap yang jelas. Liga Primer Inggris, La Liga dan Serie A masih belum ada keputusan jelas apakah akan berlanjut atau dihentikan.

Jelas keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan kompetisi tidak mudah. Banyak hal yang menjadi pertimbangan. Di balik harapan agar kompetisi dihentikan, ada juga seruan untuk meminta agar kompetisi tetap berlanjut.

Dari Liga Primer Inggris, beberapa klub bahkan sudah mulai berlatih. Tottenham Hotspur, Arsenal, hingga Liverpool sudah mulai berlatih meski tetap mengikuti prosedur dan protokol yang ketat. Meski begitu tidak menjamin bahwa kompetisi Liga Primer Inggris musim ini akan kembali berlanjut.

Inter Disarankan Rekrut Pogba

Performa Paul Pogba sedang menurun. Bersama Manchester United, gelandang asal Prancis itu tak bisa menunjukkan performa gemilang seperti saat masih berseragam Juventus. Cedera yang kerap diderita menjadi sebab utama.

Pogba pun dikabarkan akan dilepas Setan Merah. Kabar ini tentu menjadi kabar gembira bagi klub-klub lain. Salah satu mantan pemain Inter Milan, Giuseppe Bergomi, terang-terangan mengatakan mantan klubnya itu harus memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan Pogba. Apalagi Pogba pernah bekerja sama dengan pelatih Inter saat ini, Antonio Conte saat keduanya berada di Juventus.

Menurut Bergomi bila Inter milan memiliki anggaran yang cukup maka sebaiknya jangan membuang kesempatan untuk mendapatkan Pogba.

“Jika Anda memiliki kekuatan ekonomi untuk pergi dan mendapatkannya, Anda harus segera melakukannya,” beber Bergomi.

Lebih lanjut Bergomi mengatakan performa Pogba belakangan ini memang tengah menurun. Namun ia yakin cepat atau lambat Pogba akan mampu mendapatkan kembali performa terbaikny.

“Memang benar bahwa dia belum melakukan yang terbaik dalam beberapa musim terakhir. Namun dia akan kembali ke bentuk sepakbola yang dikenalnya.”

Selain itu kehadiran Pogba bersama Inter tak akan mendatangkan kesulitan. Pasalnya Pogba sudah tahu kompetisi Serie A karena pernah bermain di kompetisi tersebut sebelumnya. Hal ini membuat Pogba tak butuh waktu adaptasi.

“Dia tidak perlu beradaptasi dan bisa segera memberi dampak. Dengan kemampuan teknis dan fisik yang dimilikinya, dia masih akan dominan di Serie A.

Selain memiliki bakat dan skill mumpuni, usia Pogba masih belum kepala tiga. Menurut Bergomi dengan kembali ke Italia, Pogba akan mendapatkan kembali performa terbaiknya.

“Ada beberapa pemain sepertinya. Pogba kini berusia 27 dan akan kembali ke Italia untuk kembali meningkatkan kualitasnya,” pungkasnya.

Saat ini kompetisi Serie A sedang terhenti. Namun demikian sejumlah klub mulai memberikan harapan dengan kembali beraktivitas.

Sassuolo menjadi klub Serie A pertama yang mulai berlatih pada Senin, 4 Mei 2020. Keputusan ini tentu cukup berani mengingat Italia belum benar-benar pulih dari wabah Corona atau Covid-19.

Meski begitu pihak klub sudah mempersiapkan segala sesuatu dan memastikan menjalani latihan itu sesuai standar dan protokol yang ada. Hanya lapangan latihan yang dibuka sementara berbagai fasilitas lainnya tetap ditutup.

“U.S. Sassuolo Calcio mengumumkan bahwa mulai Senin 4 Mei, akan mengizinkan para pemain menggunakan lapangan Mapei Football Center untuk sesi latihan individu opsional,” beber pihak klub.

Kedatangan Bruno Fernandes Buat Fred Bisa Kian Produktif

Kehadiran Bruno Fernandes ternyata langsung memberikan dampak bagi Manchester United. Sejak bergabung dengan Setan Merah, pemain asal Portugal itu sudah bisa memberikan kontribusi. Bahkan kehadirannya memberikan angin segar bagi pemain lain.

Fred adalah salah satu pemain Setan Merah yang optimistis dengan masa depan Bruno Fernandes. Bruno diyakini akan membantunya tampil lebih baik dan produktif. Ia yakin Bruno akan membuatnya bisa mencetak banyak gol.

Saat ini pemain yang direkrut dari Shakhtar Donets pada musim panas 2018 belum terlalu cemerlang di lini serang The Red Devils. Pundi-pundi golnya pun masih minim.

“Kuharap begitu sih karena selalu penting untuk mencetak gol,” beber Fred.

Lebih lanjut pemain asal Brasil itu mengatakan selama ini dirinya sudah bekerja keras. Kehadiran Bruno diyakini membuatnya bisa menjadi lebih baik terutama dalam urusan mencetak gol.

“Selama ini aku sudah bekerja keras, dengan kedatangan Bruno, kami memiliki seseorang yang memberi kami lebih banyak kebebasan, mengingat kualitas dia dengan bola di kakinya,” sambungnya.

Ia pun berharap bisa tampil lebih baik di lini depan dan bisa mencetak lebih banyak gol. Ia yakin Bruno akan memberikan harapan bagi produktivitas gol Setan Merah.

“Jadi kuharap untuk menyerang dan mencetak lebih banyak gol dan bekerja keras dengan penyelesaianku untuk mencetak lebih banyak gol dalam semusim. Aku yakin bahwa dengan kedatangan Bruno, akan ada lebih banyak gol yang datang,” tegasnya.

Saat ini fokus semua orang tentu lebih pada aspek keselamatan dan kesehatan di tengah wabah Corona atau Covid-19.

“Namun, kesehatan dan keselamatan tentu saja mesti diutamakan. Sekarang semua langkah untuk mencoba dan mewujudkan hal itu menjadi sesuatu yang penting,” ungkap pelatih Chelsea, Frank Lampard.

Tidak hanya itu ia mengatakan saat ini pihak klub lebih memprioritaskan kesehatan dan keselamatan baik para pemain maupun staf pelatih.

“Oleh karena itu, kami tak bisa mengambil risiko kesehatan pemain dan seluruh staf yang bekerja di sepakbola. Kami jelas tidak bisa,” pungkasnya.

Situasi yang terjadi saat ini bisa dimanfaatkan para pemain utama Chelsea untuk memulihkan diri. Salah satunya adalah N’Golo Kante. Lampard mengakui cedera Kante benar-benar membuatnya kesulitan. Ia pun tahu bagaimana situasi yang dialami pemain tersebut.

“Kami punya empat sampai lima pemain yang cedera musim ini dan salah satunya adalah N’Golo Kante. Dia hanya bermain sekitar 40 persen dan cedera tersebut sungguh menyulitkan dirinya. Saya bisa merasakan bagaimana situasinya,” beber Lampard.

De Bruyne: Kami Mungkin Bisa Latih Lagi Dua Minggu ke Depan

Saat ini para penggemar Liga Primer Inggris sedang menanti nasib kompetisi musim ini. Banyak spekulasi beredar. Ada yang menilai kompetisi tersebut sebaiknya disudahi saja. Di sisi lain tidak sedikit yang mengharapkan agar kompetisi tersebut berlanjut lagi.

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne mengatakan timnya berharap agar kompetisi bisa dilanjutkan lagi. Tidak hanya itu ia memprediksi mereka akan kembali berlatih dalam waktu dekat. Ia pun mengaku tak sabar untuk kembali berlatih.

Menurut pemain asal Belgia itu dalam situasi seperti ini sepak bola bisa memberikan hiburan kepada banyak orang. Suasana pandemi Corona atau Covid-19 membuat banyak orang merasa cemas. Sepak bola bisa hadir untuk memberikan hiburan.

“Perasaan saya mengatakan bahwa kami mungkin bisa berlatih lagi dalam dua minggu ke depan. Pemerintah ingin memulai kembali sepakbola untuk memberi sesuatu kepada banyak orang,” beber De Bruyne.

Lebih lanjut De Bruyne mengatakan kompetisi Liga Primer Inggris berpeluang besar dilanjutkan. Hanya saja ia ragu bila para penonton tetap diizinkan untuk menyaksikan setiap pertandingan secara langsung di stadion. Meski kompetisi tak lagi menarik, De Bruyne tetap berharap tetap dilanjutkan hingga tuntas.

“Saya rasa semuanya akan dituntaskan tanpa fan. Ini jelas membuat musim tak lagi menarik bagi siapapun, tetapi musim ini akan diselesaikan,” sambungnya.

De Bruyne menyinggung terkait dampak dari wabah Corona. Menurutnya wabah ini sudah mengguncang stabilitas keuangan klub-klub Liga Inggris. Ia memprediksi bila musim ini tak bisa diselesaikan maka akan ada masalah serius bagi setiap klub.

“Aspek finansial terlalu penting di Liga Inggris. Jika musim tidak selesai, itu akan menyebabkan masalah serius,” pungkasny.

Saat ini Liverpool masih menanti kelanjutan Liga Primer Inggris musim ini. Sebelum kompetisi dihentikan karena wabah Corona atau Covid-19, Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara. Liverpool unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Manchester City.

Walikota Liverpool, Joe Anderson mengatakan kompetisi Liga Primer Inggris sebaiknya dihentikan. Tidak hanya itu ia juga meminta agar gelar juara diberikan kepada Liverpool.

Ia mengakui saat ini muncul pro dan kontra terkait nasib Liga Inggris musim ini. Ada juga yang meminta dan berharap agar kompetisi tersebut tetap berlanjut.

“Saya rasa keputusan terbaik adalah mengakhiri musim ini. Bukan cuma soal Liverpool – mereka jelas sudah jadi juara – mereka pantas mendapatkannya, mereka harus dinobatkan sebagai juara,” beber Anderson.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan semua orang. Menurutnya urusan sepak bola itu berada di urutan kedua.

Pemain Ini Rasakan Perubahan Setelah Banyak Konsumsi Nasi

Setiap pemain tentu memiliki rasahasia tampil bugar. Tidak sedikit yang terkait pola makan. Pola makan ternyata sangat berpengaruh pada performa seorang pemain di lapangan hijau. Hal inilah yang dirasakan oleh bintang Manchester City, Sergio Aguero.

Ternyata di balik performa gemilangnya itu, Aguero pernah mengalami situasi tak nyaman. Sepanjang tahun 2013 hingga 2016 ia kerap mengalami pusing saat bertanding. Selain itu berat badannya saat itu pun meningkat.

Ternyata hal ini disebabkan karena pola makannya. Ia secara teratur mengkonsumsi daging panggang. Setelah berkonsultasi dengan salah satu dokter di Italia, ia pun perlahan-lahan bisa mengontrol kecenderungan tersebut.

Perlahan-lahan ia pun mengubah pola makannya. Ia mulai lebih sering memakan nasi dan ayam. Ternyata hal ini efektif untuk berat badan dan performanya di lapangan pertandingan.

“Kurasa saat itu dari 2013 sampai 2016 aku tidak bisa beradaptasi dengan makanan. Dari situ aku bertemu dengan seorang dokter Italia secara online, dan dia sedikit mengubah pemikiranku,” beber Aguero.

Lebih lanjut mantan pemain Atletico Madrid itu mulai mengubah pola makan. Ketika diminta untuk mengurangi makan daging ia sempat merasa sulit. Namun perlahan-lahan ia mulai beradaptasi.

“Aku bilang kepada dia apa yang biasa kumakan, yaitu makan banyak daging, dan kemudian dia bilang kepadaku untuk mencoba makan daging sekali saja sepekan dan aku merasa seperti “uhhh”. Lalu aku beradaptasi.”

Ternyata saran tersebut berhasil baik. Tidak hanya itu saat ini ia pun suka mengkonsumsi nasi. Sekalipun hanya sedikit mengkonsumsi nasi, hal tersebut ternyata sangat berpengaruh pada performa di lapangan pertandingan.

“Dia bilang kepadaku bahwa ketika aku sangat lapar, aku mesti makan nasi bersama ayam, dan sekarang aku sangat suka makan nasi. Di dalam sepakbola, sekalipun cuma setengah kilogram, Anda merasakan perbedaannya. Luar biasa,” pungkasnya.

City memang memiliki banyak pemain bintang termasuk di lini depan. Namun posisi Aguero hampir tidak tergeser. Ia pun bisa menjawab kepercayaan Guardiola dengan performa impresif di lapangan pertandingan. Ia kerap mencetak gol, dan tidak sedikit terjadi di momen-momen krusial.

Sayangnya, saat ini Liga Primer Inggris sedang ditangguhkan tersebab wabah Corona atau Covid-19. Sebelum kompetisi dihentikan City berada di urutan kedua di tabel klasemen sementara Liga Primer Inggris. Namun jarak City dengan Liverpool di puncak klasemen terpaut jauh dan pelung City mempertahankan gelar hampir mustahil.