Arsenal Susah Payah ke Semi Final Piala FA

Arsenal harus bersusah payah untuk lolos ke babak semi final Piala FA. Tim berjuluk The Gunners itu harus meredam perlawanan Sheffield United di babak perempat final yang digelar di Bramall Lane pada Minggu, 28 Juni 2020 din ihari WIB.

Di laga itu Arsenal mencatatkan kemenangan tipis 1-2 sekaligus memastikan langkah mereka ke babak empat besar.

Sepasang gol Arsenal di laga ini dicetak oleh Nicolas Pepe di menit ke-25 dari titik penalti dan Dani Ceballos di menit ke-90+1. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh David McGoldrick di menit ke-87.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Tuan rumah memberikan perlawanan ketat kepada Arsenal. Namun demikian tim tamu mampu membuka keunggulan di menit ke-25. Berawal dari pelanggaran Basham terhadap Alexandre Lacazette di kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih. Pepe yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Di penghujung babak kedua, Sheffield sukses menyamakan kedudukan. Kesalahan pemain Arsenal berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh McGoldrick untuk menyamakan kedudukan. Arsenal akhirnya mendapat kesempatan emas untuk berbalik memimpin.

Di penghujung laga Ceballos sukses memanfaatkan bola liar di kotak penalti tuan rumah untuk membawa Arsenal unggul sekaligus memastikan langkah timnya ke babak semi final.

Mantan pemain Arsenal, Robin Van Persie memberikan kritik terkait permainan Arsenal. Menurut pria asal Belanda itu mantan timnya mengalami masalah terutama saat menghadapi bola-bola mati.

“Sudah dari lima bulan lalu, Arsenal begitu rentan menghadapi bola mati. Para bek juga kurang cepat menutup ruang dan tidak baik menjaga zona mereka. Itulah yang membuat Arsenal selalu kesulitan untuk menang,” beber Van Persie.

Lebih lanjut mantan pemain timnas Belanda itu mengatakan Arsenal wajib memperbaiki sejumlah kesalahan dan menutup celah tersebut bila masih ingin bersaing untuk memperebutkan trofi. Ia memberi penekanan terhadap lini belakang Meriam London yang harus dibenahi.

“Jika mereka masih ingin mendapat piala, mereka harus membenahi lini belakang mereka. Bek Arsenal harus naik level,” sambungnya.

Susunan Pemain Sheffield United versus Arsenal:

Sheffield United (3-5-2): Dean Henderson; Chris Basham, John Egan, Jack Robinson; George Baldock, John Lundstram, Oliver Norwood, John Fleck, Enda Stevens; David McGoldrick, Oli McBurnie.

Pelatih: Chris Wilder

Arsenal (3-4-3): Emiliano Martinez; Shkodran Mustafi, David Luiz, Sead Kolasinac; Ainsley Maitland-Niles, Granit Xhaka, Joe Willock, Kieran Tierney; Nicolas Pepe, Alexandre Lacazette, Bukayo Saka.

Pelatih: Mikel Arteta

Arsenal Sudah Salah dengan Aubameyang sejak Hari Pertama

Saat ini nama Pierre-Emerick Aubameyang sedang diterpa sejumlah isu bersama Arsenal. Pemain berdarah Afrika itu dikabarkan akan meninggalkan Emirates Stadium. Beberapa klub besar pun disebut-sebut sebagai pelabuhan baru mantan pemain Borussia Dortmund itu.

Mantan pemain belakang Manchester United, Gary Neville, memiliki sejumlah pandangan terkait nasib pemain itu bersama The Gunners. Menurut mantan pemain timnas Inggris itu, Arsenal sudah melakukan kesalahan sejak mendatangkan pemain itu ke Emirates Stadium.

Menurutnya ada yang salah dalah sikap dan pandangan Arsenal terhadap para pemain bintang. Bahkan menurutnya kesalahan itu tidak hanya baru terjadi pada Aubameyang, tetapi sudah terjadi berulang-ulang yang membuat sejumlah pemain bintang seperti Aaron Ramsey, Danny Welbeck, hingga Jack Wilshere harus pergi dari London Utara. Bahkan para pemain tersebut angkat kaki dengan status bebas transfer.

“Arsenal menempatkan diri di posisi ini terlalu sering. Saya rasa kesepakatan 3,5 tahun untuk seorang pemain yang berharga 60 juta paun, Anda setidaknya akan menginginkan tahun keempat kontrak hanya agar Anda bisa mengontrolnya ketika dia tampil baik di dua musim pertama, yang jelas sudah dia lakukan,” beber Neville.

Lebih lanjut Neville mengatakan ini merupakan kesalahan Arsenal. Bahkan kini kesalahan yang sama dilakukan para Aubameyang. Situasi yang saat ini sedang terjadi dengan Aubameyang, menurut Neville, tidak lepas dari kesalahan-kesalahan serupa yang telah dilakukan sebelumnya.

“Itulah kesalahan yang sudah dibuat dari hari pertama dengan Aubameyang. Fakta bahwa mereka ada di posisi ini sekarang adalah karena kesalahan-kesalahan yang sudah dibuat sebelumnya,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Arsenal sepertinya mengambil cara untuk mempertahankan pemain selama setahun dan kemudian membiarkan mereka pergi ke klub lain secara cuma-Cuma.

“Saya rasa Arsenal ada di posisi di mana para pemain bisa mengambil keputusan. Mereka bisa mempertahankannya untuk setahun lagi, tapi kemudian dia bisa pergi secara cuma-cuma,” lanjutnya.

Saat ini Arsenal masih terus berjuang di pentas domestik. Dalam beberapa musim terakhir performa klub tersebut kurang meyakinkan. Di musim ini Arsenal dipastikan tak akan mampu meraih trofi Liga Primer Inggris.

Saat ini Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris hingga kompetisi terpaksa dihentikan. The Reds bahkan sudah berada di ambang juara dengan hanya membutuhkan tambahan enam poin lagi alias dua kemenangan.

Dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City di urutan kedua, tim asal kota pelabuhan itu hampir pasti mengakhiri puasa gelar selama 30 tahun terakhir.

Eks Chelsea Ini Sebut Awal Gabung Arsenal Tidak Mudah

Tidak mudah memang bagi seorang pesepakbola untuk berganti-ganti klub. Tentu butuh waktu dan upaya untuk bisa terus beradaptasi dengan setiap klub baru. Hal inilah yang juga dialami oleh David Luiz.

Saat ini David Luiz adalah bagian dari Arsenal. Sebelumnya pemain itu pernah bermain untuk klub Liga Primer Inggris lainnya yakni Chelsea. Ternyata tidak mudah bagi Luiz untuk hijrah dan menerima diri sebagai pemain The Gunners.

Hal ini dikisahkannya belum lama ini saat mengingat kembali masa-masa kepindahanya dari Paris Saint-Germain (PSG) ke London. Ia mengaku sempat mengalami kesulitan tidak hanya dalam beradaptasi dengan klub baru tetapi juga menghadapi kritikan para penggemar Chelsea yang tak habis pikir ia bisa menyebrang ke klub London lainnya.

“Awalnya memang tidak mudah. Tidak hanya karena adaptasi, tetapi juga karena kritik, kesedihan banyak penggemar Chelsea karena tidak memahami keputusan pribadi saya,” beber Luiz.

Lebih lanjut pemain asal Brasil itu mengatakan bahwa ia sebenarnya masih menaruh hormat dan cinta kepada Chelsea. Ya bersama Chelsea ia pernah meraih sejumlah gelar dan menjadi salah satu andalan di lini belakang.

Situasi tersebut belum terjadi lagi sejak awal kepindahannya ke Emirates Stadium pada tahun lalu. Ia bahkan kerap bermain di bawah performa terbaik sehingga berujung komentar dan sinisme.

“Rasa hormat dan cinta saya untuk Chelsea memang benar. Sulit berurusan dengan sisi emosional, kemudian saya bermain, hal-hal tidak terjadi di lapangan, hasilnya tidak datang,” sambungnya.

Ia juga mengapresiasi mantan manajer Arsenal, Unay Emery sebagai sosok yang hebat. Bersama pelatih asal Spanyol itu ia melewati masa-masa awal yang tidak mudah. Meski pada akhirnya ia bertanya diri apakah keputusannya untuk bergabung dengan Arsenal adalah keputusan yang tepat.

“Unai [Emery—mantan manajer Arsenal] adalah pelatih yang hebat dan orang yang hebat, tetapi hal-hal tidak terjadi sebagaimana mestinya untuknya. Jadi Anda harus bangkit dan berusaha untuk tetap tegak dan kuat. Dan saya sering bertanya-tanya mengapa keputusan ini dibuat. Mengapa ini terjadi?” bebernya lagi.

Luiz tercatat pernah membela Chelsea dalam dua periode berbeda yakni periode 2011 hingga 2014 lalu 2016 hingga 2019. Ia pun membeberkan alasan mengapa hijrah dari Stamford Bridge. Salah satunya adalah keinginannya untuk terus mencari pengalaman dan pelajaran baru di klub-klub berbeda.

“Pertama-tama, saya selalu sangat senang di Chelsea. Kemudian menyadari siklus saya sudah berakhir, meski tidak berpikir seperti itu, lewat sebuah keputusan cepat. Saya memutuskan meninggalkan Chelsea, bahkan sebelum membuka pintu ke Arsenal,” ungkapnya.

Arsenal Menang Telak Atas Newcastle di Pekan ke-26 Liga Inggris

Arsenal sukses memetik kemenangan telak di pekan ke-26 Liga Primer Inggris. Menjamu Newcastle United di Stadion Emirates pada Minggu, 16 Februari 2020, The Gunners menang empat gol tanpa balas.

Empat gol tuan rumah dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-54, Nicolas Pepe di menit ke-57, Mesut Oezil di menit ke-90, dan Alexandre Lacazette di menit ke-90+5.

Kemenangan ini membuat Arsenal berhak atas tiga poin. Perolehan poin Arsenal pun menjadi 34 dari 26 pertandingan. Namun posisi Arsenal tak berubah di tabel klasemen sementara. Arsenal masih berada di urutan ke-10. Sementara itu Newcastle United masih terpaku di urutan ke-12 dengan raihan total 31 poin dari 26 laga yang telah dijalani.

Tampil di kandang sendiri membuat Arsenal begitu percaya diri. Sejak menit awal mereka terus mencari kesempatan untuk mencetak gol. Namun demikian sepanjang babak pertama tidak ada gol yang tercipta. Arsenal baru memecah kebuntuan di awal babak kedua.

Gagalnya Arsenal mencetak gol di babak pertama diakui oleh Pierre-Emerick Aubameyang. Sang kapten mengaku timnya memang mengawali pertandingan dengan lambat. Meski begitu di babak kedua mereka tampil lebih baik setelah melakukan sejumlah perubahan terutama perubahan taktik.

“Kami memulai tidak dengan baik, tetapi pada babak kedua, kami menambah energi dan mencetak gol,” beber Aubameyang.

Lebih lanjut mantan pemain Borussia Dortmund itu mengatakan ada sejumlah perubahan yang dilakukan setelah jeda. Hal ini tidak lepas dari perubahan strategi yang diterapkan sang pelatih, Mikel Arteta.

“Kami bicara di babak pertama dan manajer mengatakan kepada saya untuk tetap sebagai striker kedua, Eddie menggantikan saya. Mereka bermain sangat dalam dan kompak sehingga bagus bagi kami saat saya berada di tengah, untuk memberi lebih banyak ruang yang luas,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Arsenal mengatakan kondisi Arsenal saat ini dan nanti tidak ditentukan oleh tim lain, tidak terkecuali oleh Manchester City yang saat ini sedang mengalami masalah.

“Sepekan yang lalu, sebelum kami ke Dubai (TC), kami berimbang dengan Burnley dan kans ke sana (Liga Champions) terlihat terlalu jauh. Saat itu tampak seperti butuh sebuah laju luar biasa untuk menggapainya,” beber Arteta.

Susunan pemain Arsenal versus Newcastle United:

Arsenal (4-2-3-1): 1-Bernd Leno; 3-Hector Bellerin, 20-Shkodran Mustafi, 23-David Luiz, 77-Buyako Saka; 8-Dani Ceballos (11-Lucas Torreira 82′), 34-Granit Xhaka, 19- Nicolas Pepe, 10-Mesut-Oezil (28-Joe Willock 90+1), 14-Pierre-Emerick Aubameyang; 30-Eddie Nketiah (9-Alexandre Lacazette 85′)

Pelatih: Mikel Arteta

Newcastle United (5-2-1): 1-Martin Dubravka; 23-Valentino Lazaro (14-Isaac Hayden 74′), 18-Federico Fernandez (11-Matt Ritchie 75′), 6-Jamaal Lascelles, 2-Ciaran Clark (5-Fabian Schar 83′), 28-Danny Rose; 24-Miguel Almiron, 42-Nabil Bentaleb, 36-Sean Longstaff, 10-Allan Saint-Maximin; 9-Joelinton

Pelatih: Steve Bruce

 

Ambisi Mikel Arteta Saat Arsenal ke Markas Chelsea

Para pencinta sepak bola Inggris akan dihibur oleh laga sengit di pekan ke-24 Liga Primer Inggris saat Arsenal dan Chelsea saling berhadapan. Duel ini akan digelar di Stadion Stamford Bridge yang merupakan kandang Chelsea pada Rabu, 22 Januari 2020.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta pun mematok target tersendiri. Mantan gelandang Arsenal itu menegaskan timnya mengincar kemenangan di laga ini. Kemenangan ini penting agar mereka bisa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

“Kemenangan sangat penting kalau kami ingin bersaing untuk empat besar. Laga di kandang lalu juga sama, itu bisa saja memainkan perbedaan besar dan kami sangat nyaris meraih kemenangan,” beber Arteta.

Sementara itu performa Arsenal kurang konsisten belakangan ini. Tim tersebut tampil bak roller coaster. Di pertandinga pekan ke-23, Arsenal hanya mampu bermain imbang kontra Sheffield United. Imbang kontra tim promosi ini jelas mengecewakan. Itulah yang dirasakan Arteta usai pertandingan itu.

“Saya sangat kecewa hari ini. Saya rasa performa yang kami tunjukkan layak diganjar dengan tiga poin dan menurut saya kami sudah kehilangan dua poin,” beber Arteta.

Pelatih yang pernah menjadi pemain Arsenal itu mengatakan timnya tampil kurang konsisten di laga itu. Arsenal sempat memimpin di babak pertama, namun mereka gagal menjaga keunggulan. Lawan pun mampu mencetak gol dan memaksa pertandingan berakhir imbang..

“Di Premier League, kalau Anda tak mengunci pertandingan maka di 10 atau 15 menit terakhir tim-tim semacam ini cuma perlu bola-bola panjang, bola kedua, sebuah set-piece, dan Anda bisa kehilangan poin. Begitu saja,” beber Arteta.

Sementara itu pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengatakan ia akan mempersiapkan skuad terbaik. Ia berharap salah satu pemain andalannya bisa tampil di laga krusial itu.

“Reece James mengalami cedera di bagian belakang lututnya. Saya khawatir dengan kondisinya, karena dia mengalami cedera pada pergelangan kakinya di awal musim. Namun, kami berharap James tidak mengalami cedera serius [sehingga bisa tampil melawan Arsenal],” beber Lampard.

Meski masih berusia 20 tahun, Reece James sudah mampu memikat hati Lampard. Pemain tersebut menjadi andalan di lini belakang.

Situasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Arsenal. Pertahanan yang kurang maksimal akan menyisahkan celah yang bisa dieksploitasi oleh para pemain Arsenal.

Saat ini Arsenal berada di urutan ke-10 dengan raihan total 29 poin dari 23 pertandingan. Arsenal berjarak lima poin dari Manchester United di posisi kelima. Sementara itu Chelsea berada di urutan keempat dengan raihan total 39 poin dari 23 pertandingan.

 

 

Sempat Tertinggal, Chelsea Sukses Bekuk Arsenal di Pekan ke-20 Liga Inggris

Chelsea berhasil meraih poin sempurna di pekan ke-20 Liga Primer Inggris. Bertandang ke Stadion Emirates, London pada Minggu, 29 Desember 2019 malam WIB, The Blues mencatatkan kemenangan atas tuan rumah Arsenal dengan skor 2-1.

Sepasang gol Chelsea dicetak oleh Jorginho di menit ke-83 dan Tammy Abraham di menit ke-87. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-13.

Kemenangan ini membuat Chelsea berhak atas tiga poin untuk melengkapi koleksi poin menjadi 35 poin dari 20 pertandingan. Chelsea bertahan di posisi keempat, berjarak enam poin dari Manchester City di posisi ketiga.

Sementara itu kekalahan ini membuat Arsenal gagal menambah perolehan poin. Arsenal tertahan di posisi ke-12 dengan raihan total 24 poin dari 20 pertandingan. Arsenal tertinggal tujuh poin dari Manchester United di posisi kelima.

Arsenal patut menyesali kekalahan ini. Selain gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin sempurna, Arsenal sebenarnya lebih dulu memimpin saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Tandukan Aubameyang memanfaatkan sepak pojok Mesut Ozil yang sempat disundul Calum Chambers. Aubameyang berhasil lolos dari penjagaan pemain belakang Chelsea untuk menyambut bola dengan tandukan mematikan tanpa bisa digagalkan kiper Chelsea, Keppa Arrizabalaga.

Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan di babak pertama. Di babak kedua, Chelsea berusaha meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Chelsea, Frank Lampard melakukan beberapa pergantian. Dari berbagai upaya yang dilakukan tim tamu, akhirnya berbuah manis. Jorginho berhasil menyamakan kedudukan memanfaatkan kesalahan kiper Arsenal, Bern Leno yang gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.

Empat menit berselang giliran Tammy Abraham membawa Chelsea berbalik unggul. Pemain masa depan Inggris itu berhasil melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki kiper Arsenal. Hingga laga usai Chelsea berhasil mempertahankan keunggulan.

Usai pertandingan para pemain Arsenal menunjukkan dukungannya kepada pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Sosok yang baru menduduki kursi pelatih itu harus menelan pil pahit di laga kandang ini.

“Menurut saya, dia akan jadi salah satu pelatih terbaik di dunia. Saya beruntung bisa merasakan polesan banyak pelatih bagus dalam karier saya. Arteta cerdas, dia pintar dan saya rasa dia akan jadi salah satu yang terbaik,” beber David Luiz, bek Arsenal.

Susunan pemain Arsenal versus Chelsea:

Arsenal (4-2-3-1): 1-Bernd Leno; 15-Ainsley Maitland-Niles, 21-Calum Chambers (20-Shkodran Mustafi 23′), 23-David Luiz, 77-Bukayo Saka; 11-Lucas Torreira, 29-Matteo Guendouzi; 24-Ries Nelson (19-Nicolas Pepe 86′), 10-Mesut Oezil (28-Joe Willock 76′), 14-Pierre-Emerick Aubameyang; 9-Alexandre Lacazette.

Pelatih: Mikel Arteta

Chelsea (3-4-3):1-Kepa Arrizabalaga; 2-Antonio Ruediger, 29-Fikayo Tomori (48-Tariq Lamptey 59′), 15-Kurt Zouma; 28-Cesar Azpilicueta, 7-N’Golo Kante, 17-Mateo Kovacic (20-Callum Hudson-Odoi 70′), 33-Emerson Palmieri (5-Jorginho 34′); 10-Willian, 19-Mason Mount, 9- Tammy Abraham.

Pelatih: Frank Lampard

Jadwal Pertandingan Minggu, 29 Desember: Big Match Arsenal Vs Chelsea

Salah satu “big match” akan tersaji di Stadion Emirates pada Minggu, 29 Desember 2019 saat tuan rumah Arsenal menjamu Chelsea. Duel antara dua tim asal kota London pantas ditonton mengingat kedua tim memiliki amunisi sepadan dan memiliki sejarah yang panjang di sepak bola Inggris.

Pertandingan ini sekaligus menjadi titik balik penting bagi kedua tim. Chelsea yang menderita kekalahan di laga sebelumnya menjadikan pertandingan ini sebagai momen pelampiasan sekaligus mengembalikan keyakinan dan kepercayaan diri para pemainnya. Sementara itu bagi Arsenal yang memetik hasil imbang di laga sebelumnya menjadikan pertandingan ini sebagai momen pembuktian bagi kinerja pelatih baru, Mikel Arteta.

Sebagai tuan rumah Arsenal tidak ingin kehilangan kesempatan di kandang. Apalagi saat ini Arsenal masih berada di papan bawah, di urutan ke-11. Arsenal baru mendulang total 24 poin dari 19 pertandingan.

“Saya senang dengan banyak hal yang saya lihat hari ini, dan banyak hal yang kami latih yang terjadi dalam pertandingan. Saya tidak senang karena saya akan senang kalau kami menang, yang menurut saya kami seharusnya mendapatkannya. Kami punya cukup peluang untuk mengakhirinya. Tapi menurut saya, ini adalah start bagus,” ungkap Mikel Arteta usai pertandingan kontra Bournemouth.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Minggu, 29 Desember 2019:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:30 WIB – Norwich City vs Tottenham Hotspur – Mola TV (Live)
00:30 WIB – West Ham United vs Leicester City – Mola TV (Live)
02:45 WIB – Burnley vs Manchester United – Mola TV (Live)
21:00 WIB – Arsenal vs Chelsea – Mola TV (Live)
23:30 WIB – Liverpool vs Wolverhampton Wanderers – TVRI, Mola TV (Live)

SUPER LIG

00:00 WIB – Galatasaray vs Antalyaspor – beIN Sports 1 (Live)
23:00 WIB – Rizespor vs Fenerbahce – beIN Sports 1 (Live)

CAF CHAMPIONS LEAGUE

02:00 WIB – Al Ahly vs Platinum – beIN Sports 1 (Live)
02:00 WIB – Wydad AC vs Petro Atletico de Luanda – beIN Sports 2 (Live)

CAF CONFEDERATIONS CUP

20:00 WIB – San Pedro vs Hassania Agadir – beIN Sports 1 (Live)
20:00 WIB – FC Esae vs Zanaco – beIN Sports 2 (Live)
23:00 WIB – Horoya vs Djoliba – beIN Sports 2 (Live)

W-LEAGUE

12:00 WIB – Sydney FC Women vs Adelaide United Women – beIN Sports 2 (Live)

A-LEAGUE

14:30 WIB – Sydney FC vs Melbourne City – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Mumbay City vs Hyderabad – Fox Sports 3 (Live)

 

 

Kemenangan Kontra West Ham Jadi Modal Arsenal Hadapi Standard Liege

Arsenal akan memainkan matchday keenam Liga Europa dengan modal kemenangan di pentas Liga Primer Inggris saat menghadapi West Ham United. Pertandingan pamungkas penyisihan Liga Europa akan digelar pada Kamis, 12 Desember 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB saat Arsenal melawat ke markas Standard Liege di Stade Maurice Dufrasne.

Arsenal yang kini ditangani pelatih sementara Frederik Ljungberg memiliki modal bagus untuk menjalani laga ini. Kemenangan atas West Ham di pertandingan terakhir Liga Inggris memotivasi para pemain Arsenal.

Sebagaimana dikatakan Frederik Ljungberg kemenangan atas West Ham itu membuat suasana tim menjadi lebih cair.

“Saya berharap demikian! Mereka tampak sangat gembira di ruang ganti, tapi saya kira tidak ada satu pun dari kami yang bisa membayangkan [apa arti kemenangan itu], setidaknya menurut saya, Arsenal merupakan klub besar,” beber Ljungberg.

Lebih lanjut ia mengatakan timnya sudah lama tidak menang. Situasi ini sempat mendatangkan tekanan pada mereka.

“Kami dituntut menang dan tim ini sudah lama tidak menang. Setidaknya saya bisa merasakan tekanan yang menaungi para pemain,” sambungnya.

Ljungberg mengakui tidak mudah bagi mereka untuk mengatasi situasi sulit. Sekalipun menjadi pemain dan tim profesional, situasi sulit itu benar-benar menjadi pukulan bagi mereka.

“Anda mungkin bisa berkata: ‘Ya mereka kan pesepak bola profesional, seharusnya mereka bisa mengatasinya’, tetapi sebenarnya situasi ini sulit bagi para pemain. Anda bisa merasakan dan menyaksikannya dalam pertandingan,” sambungnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

04-10-2019 Arsenal 4-0 Standard (UEL)

25-11-2009 Arsenal 2-0 Standard (UCL)

17-09-2009 Standard 2-3 Arsenal (UCL)

03-11-1993 Standard 0-7 Arsenal (UEFA Cup Winners’ Cup)

20-10-1993 Arsenal 3-0 Standard (UEFA Cup Winners’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Standard Liege:

24-11-2019 Eupen 1-2 Standard (Liga)

29-11-2019 Vitoria 1-1 Standard (UEL)

02-12-2019 Standard 2-1 Cercle Brugge (Liga)

05-12-2019 Standard 3-0 Rebecq (Piala Belgia)

08-12-2019 Mouscron 2-2 Standard (Liga).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

23-11-2019 Arsenal 2-2 Southampton (EPL)

29-11-2019 Arsenal 1-2 Frankfurt (UEL)

01-12-2019 Norwich 2-2 Arsenal (EPL)

06-12-2019 Arsenal 1-2 Brighton (EPL)

10-12-2019 West Ham 1-3 Arsenal (EPL).

Perkiraan Starting Line-up Standard Liege versus Arsenal:

Standard Liege (4-5-1): Arnaud Bodart; Mergim Vojvoda, Zinho Vanheusden, Konstantinos Laifis, Nicolas Gavory; Mehdi Carcela-Gonzalez, Samuel Bastien, Paul M’Poku, Gojko Cimirot, Maxime Lestienne; Renaud Emond.

Pelatih: Michel Preud’homme

Arsenal (4-2-3-1): Emiliano Martinez; Ainsley Maitland-Niles, Calum Chambers, David Luiz, Sead Kolasinac; Joe Willock, Matteo Guendouzi; Bukayo Saka, Emile Smith-Rowe, Reiss Nelson; Alexandre Lacazette.

Pelatih: Frederik Ljungberg

Jadwal Pertandingan Sabtu, 2 November: Arsenal Vs Wolves, Man City Kontra Soton

Sejumlah laga menarik di pentas Liga Primer Inggris akan tersaji pada Sabtu, 2 November 2019. Juara bertahan Manchester City akan menghadapi Southampton. City akan bertindak sebagai tuan rumah di laga ini.

City tidak akan tampil dengan kekuatan penuh di laga ini. Salah satu pemain andalan yakni Aymeric Laporte dipastikan absen karena mengalami cedera lutut. Hal ini tentu cukup berpengaruh pada soliditas lini belakang tim asal kota Manchester tersebut. Hal ini diakui oleh sang pelatih, Pep Guardiola.

“Saya berharap Laporte dan pemain lainnya yang menderita cedera segera kembali bermain, Kami memiliki pemain akademi sebagai solusinya. Ketika semangat tim tepat, kami pasti bisa melewati momen sulit tersebut,” beber Guardiola.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan timnya kini tengah mencari solusi untuk mengatasi situasi tersebut. Tidak hanya dalam jangka pendek tetapi butuh juga solusi untuk jangka panjang.

“Kami bisa mengatasi situasi ini dalam waktu dekat, namun butuh solusi untuk jangka panjang. Saya khawatir saat Manchester City melawan tim kuat kala kami tidak memiliki pemain terbaik di posisinya masing-masing,” sambung mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan Manchester United kontra Bournemouth. Arsenal akan menghadapi Wolves, sementara Liverpool akan melawat ke markas Aston Villa.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Sabtu, 2 November:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

19:30 WIB – Bournemouth vs Manchester United – Mola TV (Live)
22:00 WIB – Aston Villa vs Liverpool – TVRI, Mola TV (Live)
22:00 WIB – Manchester City vs Southampton – Mola TV (Live)
22:00 WIB – Arsenal vs Wolverhampton Wanderers – Mola TV (Live)
22:00 WIB – Brighton & Hove Albion vs Norwich City – Mola TV (Live)
22:00 WIB – Sheffield United vs Burnley – Mola TV (Live)
22:00 WIB – West Ham United vs Newcastle United – Mola TV (Live)

LA LIGA

19:00 WIB – Espanyol vs Valencia – beIN Sports 1 (Live)
22:00 WIB – Levante vs Barcelona – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

21:00 WIB – AS Roma vs Napoli – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

02:30 WIB – Hoffenheim vs Paderborn – Fox Sports 2 (Live)
21:30 WIB – Eintracht Frankfurt vs Bayern Munchen – Fox Sports (Live)
21:30 WIB – Bayer Leverkusen vs Borussia Monchengladbach – Fox Sports 2 (Live)
21:30 WIB – Borussia Dortmund vs VfL Wolfsburg – Fox Sports 3 (Live)

LIGUE 1

02:45 WIB – Dijon vs PSG – beIN Sports 2 (Live)

SUPER LIG

00:30 WIB – Galatasaray vs Rizespor – beIN Sports 1 (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

03:00 WIB – Australia vs Nigeria – Mola TV (Live)
03:00 WIB – Hungaria vs Ekuador – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Angola vs Brasil – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Kanada vs Selandia Baru – Mola TV (Live)

A-LEAGUE

13:00 WIB – Western Sydney Wanderers vs Brisbane Roar – beIN Sports 2 (Live)
15:30 WIB – Melbourne Victory vs Western United – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – PSIS Semarang vs PSS Sleman – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persebaya Surabaya vs PSM Makassar – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Bhayangkara FC vs Semen Padang – Vidio (Live)

Prediksi Big Match di Babak 4 Carabao Cup, Liverpool Kontra Arsenal

Salah satu “big match” akan terjadi di babak keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris saat Liverpool dan Arsenal saling berhadapan. Pertandingan ini akan berlangsung di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Rabu, 30 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Kedua tim yang sama-sama berkompetisi di Liga Primer Inggris tentu akan menyajikan permainan menarik. Saat ini Liverpool sedang dalam tren positif. Tim tersebut selalu menang dalam tujuh pertandingan dari delapan laga terakhir di berbagai ajang. Tim berjuluk The Reds ini pun masih nyaman di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan selisih enam poin dari juara bertahan, Manchester City.

Sementara itu Arsenal berada dalam situasi sebaliknya. Tim tersebut berada di posisi kelima dengan tabungan 16 poin dari 10 pertandingan. Dalam beberapa laga terakhir, terutama di pentas Liga Inggris, tim tersebut meraih hasil kurang memuaskan.

Liverpool tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik. Salah satu pemain andalan di lini depan yakni Mohamed Salah kemungkinan akan menempati bangku cadangan. Pemain tersebut mengalami masalah kaki saat membantu Liverpool membungkam Tottenham Hotspur beberapa waktu lalu. Selain itu Xherdan Shaqiri dan Joel Matip dipastikan absen karena sedang cedera.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh asisten pelatih Liverpool, Pep Ljinders. “Shaqiri hanya akan kembali setelah jeda internasional [bulan November]. Kami ingin memberinya waktu [agar benar-benar pulih]. Cedera betis, memiliki risiko selalu sangat tinggi [jika dipaksakan bermain],” ungkap Pep Ljinders.

Situasi serupa terjadi di kubu Arsenal. Pelatih The Gunners, Unay Emery terancam tidak bisa menurunkan Granit Xhaka yang mengalami masalah dengan para penggemar Arsenal beberapa waktu lalu.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24-08-2019 Liverpool 3-1 Arsenal (EPL)

30-12-2018 Liverpool 5-1 Arsenal (EPL)

04-11-2018 Arsenal 1-1 Liverpool (EPL)

23-12-2017 Arsenal 3-3 Liverpool (EPL)

27-08-2017 Liverpool 4-0 Arsenal (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Liverpool:

03-10-2019 Liverpool 4-3 Salzburg (UCL)

05-10-2019 Liverpool 2-1 Leicester (EPL)

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Liverpool 2-1 Tottenham (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

04-10-2019 Arsenal 4-0 Standard Liege (UEL)

06-10-2019 Arsenal 1-0 Bournemouth (EPL)

22-10-2019 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

25-10-2019 Arsenal 3-1 Vitoria Guimarae

Perkiraan starting line-up Liverpool kontra Arsenal:

Liverpool (4-3-3): Caoimhin Kelleher; Trent Alexander-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, Andrew Robertson; Alex Oxlade-Chamberlain, Fabinho, Naby Keita; Sadio Mane, Roberto Firmino, Divock Origi.

Pelatih: Jurgen Klopp

Arsenal (4-2-3-1): Emiliano Martinez; Hector Bellerin, Rob Holding, David Luiz, Sead Kolasinac; Lucas Torreira, Matteo Guendouzi; Nicolas Pepe, Joe Willock, Gabriel Martinelli; Alexandre Lacazette.

Pelatih: Unay Emery