Jelang Hadapi Man City, Lampard: Kami Lihat ke Atas

Chelsea akan menghadapi laga berat di pekan ke-31 Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Blues itu akan kedatangan tamunya Manchester City di Stadion Stamford Bridge pada Jumat, 26 Juni 2020 dini hari WIB.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard mengakui laga ini tidak akan mudah bagi mereka. Ia mengatakan pihaknya selalu melihat ke berbagai arah tidak hanya melihat City sebagai tim peringkat kedua di tabel klasemen esmentara.

“Kami melihat ke atas, kami melihat ke bawah, dan kami mencoba mengumpulkan poin sebanyak mungkin,” beber Lampard.

Hal lain yang harus mereka pikirkan, demikian Lampard, adalah tim peringkat ketiga yakni Leicester City. Saat ini Chelsea terus membuntuti Leicester. Namun demikian Chelsea tak boleh lengah karena Manchester United semakin mendekati dengan hanya berjarak dua angka.

“Leicester bermain fantastis musim ini dan fakta bahwa kami hanya tertinggal tiga poin (empat poin setelah laga imbang Leicester vs Brighton dini hari WIB tadi) dari mereka adalah sesuatu yang bisa membuat kami waspada,” lanjutnya.

Lampard mengakui bahwa pertandingan kontra Manchester City bakal sulit. Menurutnya hal terpenting adalah fokus pada tim sendiri alih-alih pada tim-tim lain.

“Namun, kami pun harus menghadapi pertandingan sulit di depan kami. Saya tidak fokus ke Leicester, Manchester United, Wolves, Sheffield United, Tottenham, atau tim lainnya. Kami hanya perlu fokus pada diri sendiri,” sambungnya.

Ia tidak menampik bahwa Chelsea memiliki ambisi tersendiri. Tidak hanya berada satu level dengan Man City tetapi juga bersaing untuk meraih trofi Liga Inggris.

“Ketika melawan Man City, ada tolok ukur untuk Anda. Sebagai klub, kami harus mengatakan bahwa Chelsea ingin berada di level itu — bersaing untuk jadi yang pertama dan berjuang merebut trofi,” pungkasnya.

Pada Jumat, 26 Juni 2020 juga akan berlangsung laga menarik lainnya di pentas Liga Primer Inggris. Arsenal akan melakoni laga tandang ke markas Southampton. Saat ini Arsenal benar-benar dalam situasi penuh tantangan. Tim tersebut belum juga mendapatkan momentum untuk bangkit meski dalam beberapa musim terakhir sudah melakukan pergantian pelatih beberapa kali.

Tidak hanya itu pemain itu pun sedang diterpa berbagai kabar terkait masa depan beberapa pemain utama, salah satunya adalah Pierre-Emerick Aubameyang.

Jadwal pertandingan Jumat, 26 Juni 2020:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:00 WIB – Burnley vs Watford – Mola TV (Live)
00:00 WIB – Southampton vs Arsenal – Mola TV (Live)
02:15 WIB – Chelsea vs Manchester City – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Eibar vs Valencia – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Espanyol – beIN Sports 1 (Live)

Chelsea Bertandang ke Markas Aston Villa di Pekan ke-30 Liga Inggris

Chelsea akan memainkan laga tandang di pekan ke-30 Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Blues itu akan melawat ke Villa Park, markas Aston Villa pada Minggu, 21 Juni 2020.

Di laga ini Chelsea mengemban target menang. Pasalnya tim besutan pelatih Frank Lampard itu membutuhkan kemenangan untuk meraih tiga poin. Selain itu kemenangan di laga ini membuat mereka terus menjaga jarak dengan Manchester United di urutan kelima di tabel klasemen sementara.

Chelsea kini memimpin dua angka dari Setan Merah. Bila sampai gagal meraih poin sempurna maka posisi keempat yang mereka tempati berpotensi digusur Setan Merah. Chelsea tentu tidak ingin hal ini terjadi. Target tampil di Liga Champions musim depan mengharuskan mereka finish di empat besar pada akhir musim nanti.

Tuan rumah tentu tidak ingin membuang kesempatan di laga kadang ini. Saat ini mereka sangat butuh kemenangan untuk bisa keluar dari zona degradasi.

Chelsea baru saja mendatangkan Timo Werner dari RB Leipzig. Hanya saja pemain itu baru bisa memperkuat tim pada musim depan. Pelatih Frank Lampard mengakui rekrutan ini merupakan salah satu cita-cita mereka. Kehadiran pemain asal Jerman itu bakal membuat skuad makin mumpuni.

“Dia jelas pemain yang kami sukai. Saya pribadi tentunya sudah mengikuti perkembangannya untuk waktu yang lama, hanya karena dia adalah seorang pemain bertalenta,” beber Lampard.

“Sebagai sebuah klub, kami mengejarnya dan dia pastinya akan memperkuat kami, menurut saya. Dia sangat bertalenta, menjalani musim yang fantastis tahun ini tapi sebelumnya juga,” sambung mantan pemain Chelsea dan tim nasional Inggris itu.

Rekrutan ini seperti menjadi pelampiasan setelah harus menjalani hukuman tak bisa membeli pemain baru. Menurut Lampard terbukanya kembali untuk membeli pemain akan dimanfaatkan untuk mendatangkan pemain potensial terutama yang berusia muda.

“Ketika kami tidak bisa berbuat banyak di dalam beberapa bursa transfer terakhir apapun alasannya, itu memberikan kami kesempatan untuk memberikan sejumlah pemain muda waktu lebih di tim. Tapi kami sejak awal sangat jelas soal niat untuk meningkatkan diri.”

Lampard yakin kehadiran Werner akan memberi dampak positif bagi tim. Ia pun tak sabar melihat pemain internasional Jerman itu berlaga di lapangan dengan seragam Chelsea.

Perkiraan starting line up Aston Villa versus Chelsea:

AstonVilla (4-3-3): Reina; Targett, Mings, Hause, Mohamady; Luiz, Nakamba, McGinn; Grealish, Davis, Trezeguet.

Pelatih: Dean Smith.

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Alonso, Rudiger, Kurt Zouma, Cesar Azpilicueta; Kovacic, N’Golo Kante, Masson Mount; Pulisic, Olivier Giroud, Willian.

Pelatih: Frank Lampard.

Eks Liverpool Ini Yakin Werner Akan Tampil Reguler di Chelsea

Saat ini nama Timo Werner semakin dekat ke Chelsea. Pemain ini dikabarkan bakal mendapatkan masa depan yang cerah bila sampai mendarat di Stamford Bridge. Ia bisa mendapat kesempatan untuk bermain reguler.

Hal ini diyakini oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp. Menurutnya peluang pemain tersebut untuk mendapat tempat utama semakin terbuka mengingat beberapa pemain depan Chelsea seperti Pedro Rodriguez dan Willian dikabarkan akan meninggalkan klub tersebut.

Redknapp pun mengapresiasi langkah pelatih Chelsea, Frank Lampard yang sukses mendapatkan Hakim Ziyech dari Ajax Amsterdam. Kehadiran pemain itu membuat Chelsea perlahan-lahan bisa membangun kekuatan tim dengan mengandalkan kekuatan para pemain muda.

“Mereka sudah mendapatkan Ziyech juga dan dia kelihatannya akan jadi perekrutan yang sangat bagus. Frank (Lampard) sedang membangun tim yang sangat bagus dan muda,” beber Redknapp.

Lebih lanjut pemain yang pernah berposisi sebagai gelandang Liverpool itu mengatakan saat ini ada beberapa pemain muda Chelsea yang tampil gemilang. Salah satunya adalah Tammy Abraham. Werner bisa mengambil salah satu posisi di tiga posisi terdepan.

“Tammy (Abraham) sudah bermain baik di depan, tapi dia (Werner) bisa bermain di sisi manapun di tiga posisi terdepan. Saya rasa itu menunjukkan bahwa mereka melakukan hal-hal bagus di Chelsea,” sambungnya.

Redknapp mengatakan Lampard sudah bekerja baik di tim tersebut meski kini masih berjuang untuk mengunci posisi empat besar.

“Frank sudah bekerja dengan baik, terutama kalau mereka berhasil finis empat besar. Kalau transfer ini tuntas tanpa mengetahui apakah Chelsea bakal lolos ke Liga Champions, maka itu menunjukkan bahwa dia sangat terkesan dengan apa yang Frank dan Chelsea sedang kerjakan sekarang.”

Meski Chelsea masih berjuang untuk bisa mendapat satu tempat di Liga Champions musim depan, Redknapp menilai Werner tertarik dengan Chelsea bisa jadi karena kinerja Lampard. Selain itu peluang Werner untuk mendapat menit bermain secara teratur adalah terkait sejumlah pemain senior yang akan berakhir masa kontrak.

“Dia mungkin melihat ke lini depan Chelsea sekarang, dengan Willian dan Pedro habis masa kontrak musim panas ini, lalu berpikir bahwa dia bisa menjadi pemain yang tapil reguler di tim tersebut,” pungkasnya.

Saat ini Si Biru berada di urutan keempat dengan raihan total 48 poin dari 29 pertandingan. Chelsea sementara ini memimpin tiga angka dari Manchester United di urutan kelima. Dengan sisa sembilan pertandingan persaingan mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan bakal berlangsung ketat.

 

Eks Chelsea Ini Sebut Awal Gabung Arsenal Tidak Mudah

Tidak mudah memang bagi seorang pesepakbola untuk berganti-ganti klub. Tentu butuh waktu dan upaya untuk bisa terus beradaptasi dengan setiap klub baru. Hal inilah yang juga dialami oleh David Luiz.

Saat ini David Luiz adalah bagian dari Arsenal. Sebelumnya pemain itu pernah bermain untuk klub Liga Primer Inggris lainnya yakni Chelsea. Ternyata tidak mudah bagi Luiz untuk hijrah dan menerima diri sebagai pemain The Gunners.

Hal ini dikisahkannya belum lama ini saat mengingat kembali masa-masa kepindahanya dari Paris Saint-Germain (PSG) ke London. Ia mengaku sempat mengalami kesulitan tidak hanya dalam beradaptasi dengan klub baru tetapi juga menghadapi kritikan para penggemar Chelsea yang tak habis pikir ia bisa menyebrang ke klub London lainnya.

“Awalnya memang tidak mudah. Tidak hanya karena adaptasi, tetapi juga karena kritik, kesedihan banyak penggemar Chelsea karena tidak memahami keputusan pribadi saya,” beber Luiz.

Lebih lanjut pemain asal Brasil itu mengatakan bahwa ia sebenarnya masih menaruh hormat dan cinta kepada Chelsea. Ya bersama Chelsea ia pernah meraih sejumlah gelar dan menjadi salah satu andalan di lini belakang.

Situasi tersebut belum terjadi lagi sejak awal kepindahannya ke Emirates Stadium pada tahun lalu. Ia bahkan kerap bermain di bawah performa terbaik sehingga berujung komentar dan sinisme.

“Rasa hormat dan cinta saya untuk Chelsea memang benar. Sulit berurusan dengan sisi emosional, kemudian saya bermain, hal-hal tidak terjadi di lapangan, hasilnya tidak datang,” sambungnya.

Ia juga mengapresiasi mantan manajer Arsenal, Unay Emery sebagai sosok yang hebat. Bersama pelatih asal Spanyol itu ia melewati masa-masa awal yang tidak mudah. Meski pada akhirnya ia bertanya diri apakah keputusannya untuk bergabung dengan Arsenal adalah keputusan yang tepat.

“Unai [Emery—mantan manajer Arsenal] adalah pelatih yang hebat dan orang yang hebat, tetapi hal-hal tidak terjadi sebagaimana mestinya untuknya. Jadi Anda harus bangkit dan berusaha untuk tetap tegak dan kuat. Dan saya sering bertanya-tanya mengapa keputusan ini dibuat. Mengapa ini terjadi?” bebernya lagi.

Luiz tercatat pernah membela Chelsea dalam dua periode berbeda yakni periode 2011 hingga 2014 lalu 2016 hingga 2019. Ia pun membeberkan alasan mengapa hijrah dari Stamford Bridge. Salah satunya adalah keinginannya untuk terus mencari pengalaman dan pelajaran baru di klub-klub berbeda.

“Pertama-tama, saya selalu sangat senang di Chelsea. Kemudian menyadari siklus saya sudah berakhir, meski tidak berpikir seperti itu, lewat sebuah keputusan cepat. Saya memutuskan meninggalkan Chelsea, bahkan sebelum membuka pintu ke Arsenal,” ungkapnya.

Chelsea Tantang Everton di Pekan ke-29 Liga Inggris

Salah satu pertandingan menarik akan tersaji di pekan ke-29 Liga Primer Inggris. Chelsea dan Everton akan saling berhadapan pada Minggu, 8 Maret 2020. Laga ini akan digelar di kandang Chelsea di Stadion Stamford Bridge.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Chelsea untuk terus mengejar Leicester City dan Manchester City. Sementara itu Everton tidak ingin kehilangan kesempatan untuk meraih poin.

Saat ini Chelsea mengalami situasi yang kurang stabil terutama terkait formasi pemain di lini tengah. Pelatih Chelsea, Frank Lampard menegaskan para pemain di lini tengah mengalami cedera silih berganti.

“Pemain kami di lini tengah silih berganti absen, tetapi Ross Barkley mungkin menjadi pemain yang paling banyak melewatkan pertandingan. Dia adalah pemain andalan kami di awal musim sebelum mengalami cedera. Kualitasnya tidak diragukan lagi, dan dia sudah menunjukkannya saat kami mengalahkan Liverpool,” beber Lampard.

Menghadapi Everton, Lampard jelas tak bisa anggap remeh. Apalagi tim tersebut kini ditangani salah satu pelatih berpengalaman yakni Carlo Ancelotti. Dalam keterangannya, Lampard mengakui kehebatan pelatih asal Italia itu.

“Carlo adalah pelatih yang hebat. Dari sisi pribadi, dia hebat dalam membangun hubungan dengan pemain dan mengeluarkan kemampuan terbaik pemainnya,” sambung Lampard.

Selain itu Lampard mengatakan Don Carlo adalah pelatih kaya pengalaman dan memiliki kemampuan meracik strategi.

“Dia sangat hebat dalam urusan taktik dengan pembawaan tenang. Dia adalah sosok yang menyenangkan bagi saya. Saya ingin melihatnya (Ancelotti) kembali dan bertarung (strategi) dengannya,” sambungnya.

Meski begitu Ancelotti mengatakan dirinya masih beradaptasi dengan klub baru tersebut. Apalagi tim yang ditangani ini bukanlah tim yang bertabur bintang.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

07-12-2019 Everton 3-1 Chelsea (EPL)

17-03-2019 Everton 2-0 Chelsea (EPL)

11-11-2018 Chelsea 0-0 Everton (EPL)

23-12-2017 Everton 0-0 Chelsea (EPL)

26-10-2017 Chelsea 2-1 Everton (EFL Cup)

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

18-02-2020 Chelsea 0-2 MU (EPL)

22-02-2020 Chelsea 2-1 Tottenham (EPL)

26-02-2020 Chelsea 0-3 Bayern (UCL)

29-02-2020 Bournemouth 2-2 Chelsea (EPL)

04-03-2020 Chelsea 2-0 Liverpool (Piala FA)

5 Pertandingan Terakhir Everton:

22-01-2020 Everton 2-2 Newcastle (EPL)

01-02-2020 Watford 2-3 Everton (EPL)

08-02-2020 Everton 3-1 Palace (EPL)

23-02-2020 Arsenal 3-2 Everton (EPL)

01-03-2020 Everton 1-1 MU (EPL)

Perkiraan starting line-up Chelsea versus Everton:

Chelsea (4-3-3): Kepa Arizzabalaga; Cesar Azpilicueta, Kurt Zouma, Antonio Rudiger, Marcos Alonso; Mason Mount, Billy Gilmour, Ross Barkley; Willian, Olivier Giroud, Pedro.

Pelatih: Frank Lampard.

Everton (4-4-2): Jordan Pickford; Djibril Sidibe, Yerry Mina, Mason Holgate, Leighton Baines; Theo Walcott, Andre Gomes, Tom Davies, Gylfi Sigurdsson; Richarlison, Dominic Calvert-Lewin.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Usai Gagal ke Final Carabao Cup, Leicester Jamu Chelsea di Liga Inggris

Leicester City akan menjalani pertandingan pekan ke-25 Liga Primer Inggris. Laga ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion King Power pada Sabtu, 1 Februari 2020. Di laga ini The Foxes akan menjamu Chelsea.

Pertandingan ini akan menjadi pelampiasan bagi Leicester setelah gagal di semi final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup. Leicester kalah dramatis dari Aston Villa. Pelatih Leicester, Brendan Rodgers mengatakan timnya seharusnya bisa memenangi laga tersebut karena tampil baik.

“Saya pikir kami sangat bagus. Kiper mereka melakukan penyelamatan luar biasa. Kami memiliki kendali yang bagus dalam permainan. Saya pikir kami seharusnya memiliki handball untuk penalti. Pada akhir pertandingan saya pikir hanya satu tim yang kelihatannya akan menang,” beber Rodgers.

Meski begitu mantan pelatih Liverpool itu tetap mengapresiasi Aston Villa yang sukses melangkah ke partai pamungkas. Di babak final Aston Villa akan berebut trofi dengan Manchester City yang menyingkirkan rival sekota, Manchester United di babak semi final.

“Sulit untuk mengingat kembali dua pertandingan, tetapi selamat untuk Aston Villa dan kami harus melanjutkan,” sambungnya.

Sementara itu Chelsea tidak akan tampil dengan kekuatan terbaik. Beberapa pemain utama harus absen seperti Christian Pulisic, N’Golo Kante, dan Reece James. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh sang pelatih, Frank Lampard.

“Christian Pulisic absen dan dia akan absen selama beberapa minggu. Dia (Pulisic) cedera dalam latihan Jumat lalu, itu adalah hari Sabtu sebelum Nottingham Forest. Itu cedera pada adductor,” beber Lampard.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim :

18/08/19 PRL Chelsea 1 – 1 Leicester City
12/05/19 PRL Leicester City 0 – 0 Chelsea
22/12/18 PRL Chelsea 0 – 1 Leicester City
18/03/18 FAC Leicester City 1 – 2 E Chelsea
13/01/18 PRL Chelsea 0 – 0 Leicester City

5 Pertandingan Terakhir Leicester City :

05/01/20 FAC Leicester City 2 – 0 Wigan Athletic
09/01/20 LEC Leicester City 1 – 1 Aston Villa
11/01/20 LIP Leicester City 1 – 2 Southampton
19/01/20 LIP Burnley 2 – 1 Leicester City
23/01/20 LIP Leicester City 4 – 1 West Ham United

5 Pertandingan Terakhir Chelsea :

01/01/20 LIP Brighton & Hove Albion 1 – 1 Chelsea
05/01/20 FAC Chelsea 2 – 0 Nottingham Forest
11/01/20 LIP Chelsea 3 – 0 Burnley
19/01/20 PRL Newcastle United 1 – 0 Chelsea
22/01/20 PRL Chelsea 2 – 2 Arsenal

Perkiraan starting line up Leicester City versus Chelsea:

Leicester City : K. Schmeichel, C. Fuchs, J. Evans, Ricardo Pereira, C. Soyuncu, N. Mendy, D. Praet, J. Maddison, H. Barnes, J. Vardy, Ayoze Perez.

Pelatih: Brendan Rodgers

Chelsea : Kepa Arrizabalaga, Cesar Azpilicueta, A. Rudiger, A. Christensen, R. James, Jorginho, N’Golo Kante, Mason Mount, Willian, Tammy Abraham, Callum Hudson-Odoi.

Pelatih: Frank Lampard

Ambisi Mikel Arteta Saat Arsenal ke Markas Chelsea

Para pencinta sepak bola Inggris akan dihibur oleh laga sengit di pekan ke-24 Liga Primer Inggris saat Arsenal dan Chelsea saling berhadapan. Duel ini akan digelar di Stadion Stamford Bridge yang merupakan kandang Chelsea pada Rabu, 22 Januari 2020.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta pun mematok target tersendiri. Mantan gelandang Arsenal itu menegaskan timnya mengincar kemenangan di laga ini. Kemenangan ini penting agar mereka bisa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

“Kemenangan sangat penting kalau kami ingin bersaing untuk empat besar. Laga di kandang lalu juga sama, itu bisa saja memainkan perbedaan besar dan kami sangat nyaris meraih kemenangan,” beber Arteta.

Sementara itu performa Arsenal kurang konsisten belakangan ini. Tim tersebut tampil bak roller coaster. Di pertandinga pekan ke-23, Arsenal hanya mampu bermain imbang kontra Sheffield United. Imbang kontra tim promosi ini jelas mengecewakan. Itulah yang dirasakan Arteta usai pertandingan itu.

“Saya sangat kecewa hari ini. Saya rasa performa yang kami tunjukkan layak diganjar dengan tiga poin dan menurut saya kami sudah kehilangan dua poin,” beber Arteta.

Pelatih yang pernah menjadi pemain Arsenal itu mengatakan timnya tampil kurang konsisten di laga itu. Arsenal sempat memimpin di babak pertama, namun mereka gagal menjaga keunggulan. Lawan pun mampu mencetak gol dan memaksa pertandingan berakhir imbang..

“Di Premier League, kalau Anda tak mengunci pertandingan maka di 10 atau 15 menit terakhir tim-tim semacam ini cuma perlu bola-bola panjang, bola kedua, sebuah set-piece, dan Anda bisa kehilangan poin. Begitu saja,” beber Arteta.

Sementara itu pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengatakan ia akan mempersiapkan skuad terbaik. Ia berharap salah satu pemain andalannya bisa tampil di laga krusial itu.

“Reece James mengalami cedera di bagian belakang lututnya. Saya khawatir dengan kondisinya, karena dia mengalami cedera pada pergelangan kakinya di awal musim. Namun, kami berharap James tidak mengalami cedera serius [sehingga bisa tampil melawan Arsenal],” beber Lampard.

Meski masih berusia 20 tahun, Reece James sudah mampu memikat hati Lampard. Pemain tersebut menjadi andalan di lini belakang.

Situasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Arsenal. Pertahanan yang kurang maksimal akan menyisahkan celah yang bisa dieksploitasi oleh para pemain Arsenal.

Saat ini Arsenal berada di urutan ke-10 dengan raihan total 29 poin dari 23 pertandingan. Arsenal berjarak lima poin dari Manchester United di posisi kelima. Sementara itu Chelsea berada di urutan keempat dengan raihan total 39 poin dari 23 pertandingan.

 

 

Lampard Masih Percaya Kepa Meski Kerap Buat Blunder

Kepercayaan Frank Lampard terhadap Kepa Arizzabalaga belum juga memudar. Sekalipun kiper Chelsea itu kerap melakukan kesalahan, Lampard tetap menjamin akan memberikan kepercayaan sebagai kiper utama.

Kepa menjadi mimpi buruk bagi The Blues setidaknya dalam dua laga terakhir. Pada pertemuan kontar Newcastle United tengah pekan lalu, kiper asal Spanyol itu gagal mengantisipasi sundulan Hayden yang berujung gol semata wayang bagi kemenangan Newcastle.

“Saya akan selalu membela para pemain dan saya pikir kalau ada kesalahan-kesalahan individual, maka para pemain akan mengakuinya,” beber Lampard.

Lebih lanjut Lampard mengatakan tidak mudah memikul tanggung jawab sebagai penjaga gawang. Besarnya tanggung jawab itu membuat kiper tidak harus selalu menjadi sasaran kritik. Tanggung jawab sebuah pertandingan sejatinya diserahkan kepada semua pemain.

“Saya pikir kiper juga mestinya begitu, perkerjaan kiper itu sendirian, sulit dan sorotannya benar-benar diarahkan kepada individu,” lanjutnya.

Terlepas dari kesalahan yang diperbuat, Lampard juga menyoroti kontribusinya selama ini. Mantan pemain Chelsea itu menilai Kepa sudah melakukan banyak penyelamatan gemilang sepanjang musim ini.

“Dia sudah membuat sejumlah penyelamatan bagus untuk kami di musim ini dan terkadang dia akan harus melakukannya dengan lebih baik karena dia relatif masih muda sebagai kiper dan ingin meningkatkan kemampuannya. Dia masih bisa memperbaiki performanya seperti seluruh pemain di tim,” ungkap Lampard.

Sekalipun kerap mendapat sorotan, Lampard mengatakan dirinya sengaja menghindari untuk berbicara secara langsung dengan Kepa terkait hal ini. Menurut Lampard hal tersebut cukup sensitif.

“Saya tidak berbicara langsung dengan dia. Saya merasa sensitif dengan faka bahwa kiper-kiper itu dalam sorotan tajam dan hal itu bisa sangat berat, tapi adalah seorang kiper yang baik, kita semua tahu. Dia sudah mengamankan banyak poin untuk kami dan saat kami melihat, ‘apakah itu sebuah kesalahan individu atau tim?,’” sambungnya.

Sementara itu Lampard menilai sekalipun membuat kesalahan, hal yang terpenting baginya adalah bukan mencari kambing hitam, melainkan terus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik.

“Dan terkadang kiper menerima akibat terberat kalau kami tidak bertahan dengan baik sebagai sebuah tim. Saya tidak ingin menyesalinya. Kalau memang tidak benar, kami harus membuatnya lebih baik,” tegas Lampard lagi.

Selain lini belakang, lini serang juga menjadi sorotan. Saat ini Chelsea menggantungkan harapan pada Tamy Abraham, sepeninggal Eden Hazard yang hijrah ke Real Madrid.

“Kalau kami mencari orang untuk direkrut ke area-area untuk meraih kemenangan ketika Anda mengontrol laga, aspek utamanya adalah mencetak gol. Kami tak bisa lagi memolesnya di latihan penyelesaian akhir,” ungkap Lampard.

Meski Menang, Lampard Sebut Laga Kontra Nottingham Tidak Mudah

Chelsea sukses memetik kemenangan atas Nottingham Forest di putaran ketiga Piala FA. Tampil di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Minggu, 5 Januari 2020, The Blues berhasil membungkam tim dari kasta bawah itu dengan skor 2-0.

Meski menang, pelatih Chelsea, Frank Lampard sebut laga tersebut sejatinya tidaklah mudah. Sekalipun dari kasta bawah, Nottingham mampu membuat The Blues kerepotan.

“Pertandingan-pertandingan semacam ini tidaklah mudah. Ketika mereka melakukan perubahan, itu tidak berarti pertandingannya menjadi lebih mudah. Kami mendapatkan dua gol dan itu sangat nyaman. Tapi apakah kami memanfaatkan momentum itu dan menciptakan peluang-peluang lalu mencetak lebih banyak gol?,” ungkap Lampard.

Lebih lanjut pelatih asal Inggris itu mengatakan timnya sebenarnya memiliki banyak peluang. Bila beberapa peluang emas itu mampu dimanfaatkan dengan baik maka akan ada lebih banyak gol yang tercipta di laga ini.

“Tidak, kami tidak melakukannya dan saya akan senang kalau bisa mencetak lebih banyak gol lagi,” sambungnya.

Sepasang gol Chelsea lahir dari performa gemilang pemain muda Callum Hudson-Odoi. Pemain muda tersebut mencetak satu gol dan satu assist.

Hudson-Odoi mencetak gol di menit ketujuh dan ikut andil bagi terciptanya gol kedua yang dicetak Ross Barkley di menit ke-33. Kemenangan ini membuat Si Biru berhak atas tiket babak keempat turnamen tertua di dunia itu.

Performa apik pemain berusia 19 tahun itu pun mendapat segudang pujian. Salah satunya datang dari sang pelatih. Lampard mengaku senang dengan performa pemain kelahiran Britania Raya itu.

“Performa yang baik, sungguh menyenangkan melihat ia berada di garis terdepan lapangan, begitu agresif dan itulah fungsi ia berada di sini. Ia mencetak gol dengan tendangan hebat,” tandas Lampard.

Pehampilan impresif itu sekaligus membungkam berbagai kritikan yang dialamatkan kepadanya. Musim lalu pemain tersebut tak bisa tampil maksimal karena kerap terlilit cedera.

“Tahun lalu orang-orang membicarakannya untuk alasan lain, ia cedera parah, kembali ke lapangan lebih awal. Ketika ia kembali masih ada sedikit masalah dengannya, sebelum kemudian ia disorot lagi karena kontrak barunya dan sosoknya sendiri,” sambungnya.

Hudson-Odoi mencetak gol di menit ketujuh dan ikut andil bagi terciptanya gol kedua yang dicetak Ross Barkley di menit ke-33. Kemenangan ini membuat Si Biru berhak atas tiket babak keempat turnamen tertua di dunia itu.

Terlepas dari itu, Lampard juga menyambut positif kemenangan ini. Mantan pemain Chelsea itu mengatakan timnya berhasil melewati pertandingan sulit ini.

 

 

 

Sempat Tertinggal, Chelsea Sukses Bekuk Arsenal di Pekan ke-20 Liga Inggris

Chelsea berhasil meraih poin sempurna di pekan ke-20 Liga Primer Inggris. Bertandang ke Stadion Emirates, London pada Minggu, 29 Desember 2019 malam WIB, The Blues mencatatkan kemenangan atas tuan rumah Arsenal dengan skor 2-1.

Sepasang gol Chelsea dicetak oleh Jorginho di menit ke-83 dan Tammy Abraham di menit ke-87. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-13.

Kemenangan ini membuat Chelsea berhak atas tiga poin untuk melengkapi koleksi poin menjadi 35 poin dari 20 pertandingan. Chelsea bertahan di posisi keempat, berjarak enam poin dari Manchester City di posisi ketiga.

Sementara itu kekalahan ini membuat Arsenal gagal menambah perolehan poin. Arsenal tertahan di posisi ke-12 dengan raihan total 24 poin dari 20 pertandingan. Arsenal tertinggal tujuh poin dari Manchester United di posisi kelima.

Arsenal patut menyesali kekalahan ini. Selain gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin sempurna, Arsenal sebenarnya lebih dulu memimpin saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Tandukan Aubameyang memanfaatkan sepak pojok Mesut Ozil yang sempat disundul Calum Chambers. Aubameyang berhasil lolos dari penjagaan pemain belakang Chelsea untuk menyambut bola dengan tandukan mematikan tanpa bisa digagalkan kiper Chelsea, Keppa Arrizabalaga.

Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan di babak pertama. Di babak kedua, Chelsea berusaha meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Chelsea, Frank Lampard melakukan beberapa pergantian. Dari berbagai upaya yang dilakukan tim tamu, akhirnya berbuah manis. Jorginho berhasil menyamakan kedudukan memanfaatkan kesalahan kiper Arsenal, Bern Leno yang gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.

Empat menit berselang giliran Tammy Abraham membawa Chelsea berbalik unggul. Pemain masa depan Inggris itu berhasil melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki kiper Arsenal. Hingga laga usai Chelsea berhasil mempertahankan keunggulan.

Usai pertandingan para pemain Arsenal menunjukkan dukungannya kepada pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Sosok yang baru menduduki kursi pelatih itu harus menelan pil pahit di laga kandang ini.

“Menurut saya, dia akan jadi salah satu pelatih terbaik di dunia. Saya beruntung bisa merasakan polesan banyak pelatih bagus dalam karier saya. Arteta cerdas, dia pintar dan saya rasa dia akan jadi salah satu yang terbaik,” beber David Luiz, bek Arsenal.

Susunan pemain Arsenal versus Chelsea:

Arsenal (4-2-3-1): 1-Bernd Leno; 15-Ainsley Maitland-Niles, 21-Calum Chambers (20-Shkodran Mustafi 23′), 23-David Luiz, 77-Bukayo Saka; 11-Lucas Torreira, 29-Matteo Guendouzi; 24-Ries Nelson (19-Nicolas Pepe 86′), 10-Mesut Oezil (28-Joe Willock 76′), 14-Pierre-Emerick Aubameyang; 9-Alexandre Lacazette.

Pelatih: Mikel Arteta

Chelsea (3-4-3):1-Kepa Arrizabalaga; 2-Antonio Ruediger, 29-Fikayo Tomori (48-Tariq Lamptey 59′), 15-Kurt Zouma; 28-Cesar Azpilicueta, 7-N’Golo Kante, 17-Mateo Kovacic (20-Callum Hudson-Odoi 70′), 33-Emerson Palmieri (5-Jorginho 34′); 10-Willian, 19-Mason Mount, 9- Tammy Abraham.

Pelatih: Frank Lampard