Komentar Conte Usai Inter Milan Tekuk Sampdoria

Inter Milan berhasil memetik kemenangan di laga pertama mereka di era new normal. Bermain di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza pada Senin, 22 Juni 2020, tim berjuluk Internazionale Milan itu sukses membungkam tamunya Sampdoria dengan skor 2-1.

Sepasang gol tuan rumah dipersembahkan oleh Romelu Lukaku di menit ke-10 dan Lautaro Martinez di menit ke-33. Sementara itu gol semata wayang tim tamu dicetak oleh Morten Thorsby di babak kedua.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup bagi tuan rumah untuk mendapatkan tiga poin. Tambahan tiga poin membuat Inter sukses memangkas jarak dengan Lazio dan Juventus di posisi pertama.

Pelatih Inter, Antonio Conte mengatakan kemenangan ini merupakan target mereka. Ia mengakui bahwa timnya sempat khawatir setelah Sampdoria berhasil mencuri gol di babak kedua.

“Kami menekankan harapan bahwa kami dapat mencapai sesuatu yang luar biasa. Memang benar bahwa kami bisa menyegelnya lebih awal dengan memanfaatkan lebih banyak peluang kami, tetapi sebaliknya kami kebobolan pada percobaan pertama Sampdoria dan menjadi sedikit cemas,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan kemenangan tipis ini tidak disebabkan oleh masalah kebugaran para pemain. Ia menekankan bahwa sebab utama adalah kegagalan timnya untuk memaksimalkan peluang-peluang yang dimiliki. Ia mengatakan situasi seperti ini persis seperti saat menghdaapi Napoli di Coppa Italia.

Mereka sejatinya mampu menguasai jalannya pertandingan dan memiliki banyak peluang. Hanya saja para pemain Inter tak mampu memaksimalkan setiap peluang dengan baik.

“Saya ulangi, ini bukan masalah kebugaran, tetapi ketika kami memiliki peluang mencetak gol dan tidak memanfaatkannya, yang juga terjadi di Coppa Italia melawan Napoli, yang dibutuhkan hanyalah satu keberuntungan,” lanjutnya.

Mantan pelatih Juventus itu berharap mereka akan mampu tampil lebih baik lagi di laga-laga selanjutnya. Saat ini Inter mengemas total 57 poin dan berjarak lima angka dari Lazio di urutan kedua. Sementara itu Inter hanya tertinggal enam angka dari Juventus di urutan teratas.

“Saya harap game-game ini akan membantu kami menyadari bahwa kami harus membunuh – dalam arti olahraga – lawan dan membunuh permainan ketika kami memiliki kesempatan,” lanjutnya lagi.

Tidak hanya itu Conte pun menegaskan bahwa meski hanya mampu meraih kemenangan tipis yang penting mereka mampu mengunci tiga poin. Hal ini penting untuk memangkas jarak dengan tim-tim di atasnya sekaligus tetap berada di jalur perburuan gelar Serie A musim ini.

“Malam ini, kami tidak punya pilihan selain mendapatkan kemenangan sehingga kami bisa menutup celah menjadi enam poin,” pungkasnya.

Gattuso Jadi Kunci Napoli Singkirkan Inter di Copa Italia

Peran Gennaro Gattuso dalam laga Napoli kontra Inter Milan di leg kedua babak semi final Coppa Italia tak diragukan lagi. Demikian pengakuan para pemain Partenopei atas kontribusi sang pelatih di laga krusial tersebut.

Napoli berhasil mengandaskan harapan Inter Milan untuk melangkah ke babak final setelah pada pertemuan kedua di kandang Napoli berhasil menahan imbang lawannya dengan skor 1-1.

Di leg pertama yang digelar di markas Inter Milan, Napoli berhasil mencuri kemenagnan satu gol tanpa balas. Dengan hasil ini maka Napoli berhak lolos ke babak final dengan keunggulan agregat 2-1.

Di babak final Napoli akan menghadapi Juventus. Nyonya Tua berhasil menyingkirkan rival sekota Inter yakni Milan. Dengan demikian duo Milan dipastikan gagal melangkah ke babak final.

Pemain Napoli, Kalidou Koulibaly angkat bicara terkait rahasia sukses timnya menyingkirkan Internazionale Milan. Menurut Koulibaly, salah satu faktor adalah kuatnya motivasi yang diberikan sang pelatih, Gennaro Gattuso.

Ia mengatakan sang pelatih memberikan motivasi kepada mereka untuk bermain dengan penuh percaya diri. Sang pelatih memotivasi para pemain untuk tampil maksimal karena ia tahu para pemainnya adalah para pemain hebat.

“Dia mengingatkan kami, bahwa kami adalah pemain hebat. Gattuso telah memberikan kami motivasi yang luar biasa. Akhirnya kami kembali percaya diri, keluar dari tekanan, bermain baik, dan memenangi pertandingan,” beber Koulibaly.

Ia mengatakan kemenangan ini membuat mereka senang. Lolos ke final adalah pencapaian tersendiri. Tinggal selangkah lagi mereka akan meraih trofi pertama mereka di musim ini. Pertemuan kontra Juventus di partai final akan digelar pada 17 Juni 2020 nanti.

Ia menegaskan timnya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk bertarung dengan Juventus. ia yakin mereka memiliki peluang untuk angkat trofi tersebut.

“Kami senang bisa lolos ke final dan berpeluang mendapatkan piala. Nanti, segalanya bisa terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu pelatih Inter Milan, Antonio Conte sangat menyesali kegagalan ini. Ia mengatakan hal yang terjadi ini tidak sesuai dengan harapan. Hanya saja ia mengatakan timnya sudah berjuang maksimal termasuk mengaplikasikan hal-hal yang dipersiapkan selama latihan.

“Kami telah melakukan apa yang sudah kami latih saat sesi latihan, hasil yang mengecewakan bagi para pemain untuk tidak dapat lolos ke babak final,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan timnya seharusnya pantas meraih kemenangan ini. Selain memiliki peluang lebih banyak, mereka juga mampu menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja Napili tampil solid di laga ini terutama dalam bertahan.

“Berdasarkan pada apa yang telah kami lakukan sepanjang 180 menit, kami pantas memperoleh tiket tersebut,” sambungnya.

Ingin Dapatkan Lautaro Martinez Barcelona Harus Lakukan Hal Ini

Saat ini nama Lautaro Martinez santer dikaitkan dengan Barcelona. Pemain muda Argentina itu disebut-sebut sebagai salah satu target buruan Barcelona. Namun demikian jelas tidak mudah bagi Barcelona untuk mendapatkan pemain depan Inter Milan itu.

Pasalnya Inter akan memberikan syarat yang tidak ringan. Direktur Inter, Piero Ausilio langsung memberikan wanti-wanti kepada Barcelona terkait syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan tanda tangan Lautaro.

Menurut Ausilio syarat utama adalah Barcelona harus menebus klausul rilis pemain tersebut. Tentu angkanya bukan kecil. Barcelona harus siapkan dana besar untuk mendaratkan Lautaro di Nou Camp.

“Banyak klub yang mengontak kami untuk Lautaro. Di antara mereka, yang paling kekeh adalah Barcelona. Kami sih punya hubungan yang baik dengan mereka,” beber Ausilio.

Lebih lanjut ia mengatakan Barcelona sebenarnya tahu apa yang diinginkan Inter Milan. Menurutnya raksasa La Liga itu tahu bahwa Inter belum berniat untuk melepas pemain andalannya itu. Bila masih tetap mau mendapatkan Lautaro maka tidak ada jalan lain selain menebus klausul rilis.

“Saya tidak akan menyangkal, karena Barcelona sepenuhnya tahu apa niat kami. Inter tidak berniat menjual Lautaro Martinez. Ada sebuah klausul dan itu adalah satu-satunya opsi. Saya kira sejauh ini saya sudah jelas.”

Tentu tidak kecil nilai klausul rilis Lautaro Martinez. Pemain tersebut memiliki klausul rilis sebesar 111 juta euro. Dalam situasi dunia yang terguncang oleh wabah Corona atau Covid-19, angka tersebut jelas nilai yang sangat besar. Apalagi Barcelona sedang diterpa kabar miring terkait kondisi finansial klub.

Meski begitu ad acara lain yang bisa ditempuh di antaranya dengan menyertakan sejumlah pemain dalam kesepakatan. Namun Ausilio menegaskan saat ini Inter hanya tertarik dengan opsi menebus klausul rilis.

“Situasi nyata dari Martinez sekarang yaitu hanya ada satu cara untuk mengambil Martinez dari Inter dan caranya adalah membayar klausul rilisnya. Itu adalah sebuah klausul yang diketahui semua orang, tidak ada gunanya disembunyikan. Itu adalah sebuah klausul yang sulit karena punya tenggat waktu tertentu dan sejumlah tuntutan yang pas,” lanjutnya.

Ausilio mengakui peran penting pemain tersebut, tidak hanya untuk beberapa musim saja. Menurutnya Lautaro adalah asset masa depan Internazionale Milan. Tentu harga pemain tersebut akan semakin tinggi seiring semakin moncernya penampilan mantan pemain Racing tersebut.

“Kami tidak sedang membicarakan Lautaro dengan klub manapun, karena ya kami bergantung pada dia, dia adalah aset yang penting untuk klub dan jangan lupa bahwa dia masih punya sisa dua tahun kontrak dengan Inter,” pungkasnya.

Inter Disarankan Rekrut Pogba

Performa Paul Pogba sedang menurun. Bersama Manchester United, gelandang asal Prancis itu tak bisa menunjukkan performa gemilang seperti saat masih berseragam Juventus. Cedera yang kerap diderita menjadi sebab utama.

Pogba pun dikabarkan akan dilepas Setan Merah. Kabar ini tentu menjadi kabar gembira bagi klub-klub lain. Salah satu mantan pemain Inter Milan, Giuseppe Bergomi, terang-terangan mengatakan mantan klubnya itu harus memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan Pogba. Apalagi Pogba pernah bekerja sama dengan pelatih Inter saat ini, Antonio Conte saat keduanya berada di Juventus.

Menurut Bergomi bila Inter milan memiliki anggaran yang cukup maka sebaiknya jangan membuang kesempatan untuk mendapatkan Pogba.

“Jika Anda memiliki kekuatan ekonomi untuk pergi dan mendapatkannya, Anda harus segera melakukannya,” beber Bergomi.

Lebih lanjut Bergomi mengatakan performa Pogba belakangan ini memang tengah menurun. Namun ia yakin cepat atau lambat Pogba akan mampu mendapatkan kembali performa terbaikny.

“Memang benar bahwa dia belum melakukan yang terbaik dalam beberapa musim terakhir. Namun dia akan kembali ke bentuk sepakbola yang dikenalnya.”

Selain itu kehadiran Pogba bersama Inter tak akan mendatangkan kesulitan. Pasalnya Pogba sudah tahu kompetisi Serie A karena pernah bermain di kompetisi tersebut sebelumnya. Hal ini membuat Pogba tak butuh waktu adaptasi.

“Dia tidak perlu beradaptasi dan bisa segera memberi dampak. Dengan kemampuan teknis dan fisik yang dimilikinya, dia masih akan dominan di Serie A.

Selain memiliki bakat dan skill mumpuni, usia Pogba masih belum kepala tiga. Menurut Bergomi dengan kembali ke Italia, Pogba akan mendapatkan kembali performa terbaiknya.

“Ada beberapa pemain sepertinya. Pogba kini berusia 27 dan akan kembali ke Italia untuk kembali meningkatkan kualitasnya,” pungkasnya.

Saat ini kompetisi Serie A sedang terhenti. Namun demikian sejumlah klub mulai memberikan harapan dengan kembali beraktivitas.

Sassuolo menjadi klub Serie A pertama yang mulai berlatih pada Senin, 4 Mei 2020. Keputusan ini tentu cukup berani mengingat Italia belum benar-benar pulih dari wabah Corona atau Covid-19.

Meski begitu pihak klub sudah mempersiapkan segala sesuatu dan memastikan menjalani latihan itu sesuai standar dan protokol yang ada. Hanya lapangan latihan yang dibuka sementara berbagai fasilitas lainnya tetap ditutup.

“U.S. Sassuolo Calcio mengumumkan bahwa mulai Senin 4 Mei, akan mengizinkan para pemain menggunakan lapangan Mapei Football Center untuk sesi latihan individu opsional,” beber pihak klub.

Pelatih Inter Tak Remehkan Ludogoretz

Saat ini Ludogoretz Razgrad bukan lagi tim semenjana. Klub tersebut kini sudah bisa bersaing di pentas Eropa. Hal ini ditunjukkan dengan kelolosan mereka hingga babak 32 besar Liga Europa.

Klub ini akan bersaing dengan Inter Milan. Keduanya saling berhadapan di markas Inter di Stadion Giuseppe Meazza pada Kamis, 27 Februari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di laga kandang ini menjadi kesempatan emas bagi Internazionale Milan untuk melangkah ke babak 16 besar. Pasalnya di leg pertama di kandang lawan, Inter berhasil meraih kemenangan dua gol tanpa balas.

Inter hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tempat ke babak selanjutnya. Sementara itu Ludogoretz harus menang dengan selisih lebih dari dua gol bila ingin lolos ke babak selanjutnya. Namun tidak mudah bagi tim tamu untuk memetik kemenangan di kandang Inter.

Saat ini Inter sedang dalam tren positif dan tampil di laga kandang akan menambah kepercayaan diri mereka. Apalagi mereka sudah berpeluang besar untuk lolos ke fase selanjutnya.

Meski begitu kubu Inter enggan jemawa. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Antonio Conte, Ludogoretz adalah tim yang patut diwaspadai karena sudah bisa bersaing di level Eropa.

“Tim kami akan menghadapi klub yang sudah terbiasa tampil di level Eropa, bahkan saat ini mereka juga sedang memimpin klasemen di liga mereka dengan selisih yang besar,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan lawan adalah tim yang bagus dengan para pemain yang bagus. Ludogorets sangat berbahaya terutama saat menyerang.

“Ludogorets merupakan sebuah tim yang bagus dan memiliki banyak pemain berkualitas, mereka mampu menyerang dengan sangat baik. Tim kami harus memiliki tekad yang kuat serta menunjukkan kerendahan hati dan hasrat,” sambungnya.

Pelatih asal Italia itu menegaskan mereka harus mempersiapkan diri dengan baik bila ingin memenangi laga tersebut.

Pertemuan terakhir kedua tim:

21-02-2020 Ludogorets 0-2 Inter Milan (Liga Europa)

Lima Pertandingan Terakhir Inter Milan:

03-02-2020 Udinese 0-2 Inter Milan (Serie A)

10-02-2020 Inter Milan 4-2 AC Milan (Serie A)

13-02-2020 Inter Milan 0-1 Napoli (Coppa Italia)

17-02-2020 Lazio 2-1 Inter Milan (Serie A)

21-02-2020 Ludogorets 0-2 Inter Milan (Liga Europa)

Lima Pertandingan Terakhir Ludogorets:

12-12-2019 Ludogorets 1-1 Ferencvaros (Liga Europa)

15-12-2019 Slavia Sofia 1-1 Ludogorets (First League Bulgaria)

15-02-2020 Ludogorets 6-1 Botev Vratsa (First League Bulgaria)

21-02-2020 Ludogorets 0-2 Inter (Liga Europa)

23-02-2020 Etar 1-1 Ludogorets (First League Bulgaria)

Perkiraan starting line up Inter Milan versus Ludogorets:

Inter Milan (3-4-2-1): Padelli; Godin, Ranocchia, D’Ambrosio; Biraghi, Valero, Barella, Moses; Eriksen, Vecino; Sanchez

Pelatih: Antonio Conte

Ludogorets (4-2-3-1): Iliev; Nedyalkov, Terziev, Grigore, Cicinho; Dyakov, Badji; Wanderson, Marcelinho, Souza; Swierczok

Pelatih: Pavel Vrba

Derbi Milan Warnai Pekan ke-23 Serie A

Pertandingan antara Inter Milan kontra rival sekota, AC Milan akan menghiasi pekan ke-23 Serie A Italia pada Minggu, 9 Februari 2020 waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza dengan Inter bertindak sebagai tuan rumah.

Laga ini tentu akan berlangsung menarik. Selain mempertaruhkan gengsi, kedua tim pun sama-sama memburu tiga poin. Inter butuh tiga poin untuk menyamai perolehan poin Juventus di puncak klasemen sementara. Sementara itu AC Milan ingin memperbaiki posisi yang saat ini berada di urutan kedelapan.

Mantan pemain timnas Italia dan Juventus, Andrea Pirlo laga ini akan berjalan menarik. Aroma rivalitas dua tim sekota yang sarat gengsi akan membuat tensi pertandingan meningkat.

“Inter memang sedang bagus-bagusnya, tapi kedua tim sadar laga ini bisa mengubah musim secara keseluruhan. Laga ini tak sekedar memberikan poin, tapi juga harga diri,” ungkap Pirlo.

Sementara itu pelatih AC Milan, Stefano Pioli sangat mengharapkan kehadiran pemain anyar, Zlatan Ibrahimovic. Kehadiran Ibra diharapkan meningkatkan semangat para pemain Milan.

“Dia melakukan beberapa pelatihan yang terencana dan individual. Hari ini [Sabtu] dia akan berlatih bersama tim, dan jika semuanya berjalan dengan baik dia akan tersedia untuk derby,” beber Pioli.

“Kami menghadapi tim yang belum pernah kalah selama beberapa waktu. Kami harus membawa Ibrahimovic bersama kami besok, memulihkan tenaga, dan siap bertanding,” sambung Pioli.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

22-09-2019 Milan 0-2 Inter (Serie A)

18-03-2019 Milan 2-3 Inter (Serie A)

22-10-2018 Inter 1-0 Milan (Serie A)

04-04-2018 Milan 0-0 Inter (Serie A)

28-12-2017 Milan 1-0 Inter (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

15-01-2020 Inter 4-1 Cagliari (Coppa Italia)

19-01-2020 Lecce 1-1 Inter (Serie A)

26-01-2020 Inter 1-1 Cagliari (Serie A)

30-01-2020 Inter 2-1 Fiorentina (Coppa Italia)

03-02-2020 Udinese 0-2 Inter (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AC Milan:

16-01-2020 Milan 3-0 SPAL (Coppa Italia)

19-01-2020 Milan 3-2 Udinese (Serie A)

25-01-2020 Brescia 0-1 Milan (Serie A)

29-01-2020 Milan 4-2 Torino (Coppa Italia)

02-02-2020 Milan 1-1 Verona (Serie A).

Perkiraan starting line up Inter Milan versus AC Milan:

Inter Milan (3-5-2): Daniele Padelli; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Christian Eriksen, Ashley Young; Romelu Lukaku, Alexis Sanchez.

Pelatih: Antonio Conte. AC Milan (4-4-2): Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Samuel Castillejo, Franck Kessie, Ismael Bennacer, Hakan Calhanoglu; Zlatan Ibrahimovic, Rafael Leao.

Pelatih: Stefano Pioli.

Singkirkan Fiorentina, Inter Milan Tantang Napoli di Semi Final Coppa Italia

Inter Milan sukses meraih tiket ke babak semi final Coppa Italia. Hal ini dipastikan usai memetik kemenangan di babak perempat final menghadapi Fiorentina. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza pada Kamis, 30 Januari 2020 dini hari WIB, Internazionale Milan membungkam Fiorentina dengan skor 2-1.

Sepasang gol Inter dicetak oleh Antonio Candreva di menit ke-44 dan Nicolo Barella di menit ke-67. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Martin Caseres di menit ke-60.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup bagi Inter ke babak semi final. Selanjutnya tim tersebut akan berduel dengan Napoli untuk memperebutkan satu tempat di babak final. Di babak delapan besar, Napoli berhasil menyingkirkan Lazio dengan skor tipis 1-0.

Di laga ini pelatih Inter, Antonio Conte memainkan pemain anyar, Christian Eriksen yang baru didatangkan beberapa jam sebelumnya. Tak lebih dari 24 jam setelah resmi berseragam Inter, mantan pemain Tottenham Hotspur itu bisa menjalani debutnya.

Conte memiliki alasan tersendiri buru-buru memainkan Eriksen. Menurut mantan pelatih Chelsea itu hal ini disebabkan karena mereka mengalami kekurangan pemain di lini tengah.

“Kami tidak ingin memainkan Eriksen secepat ini, karena dia baru berlatih bersama kami kemarin. Tapi, kami cuma punya Matias Vecino dan Barella di lini tengah,” beber Conte.

Lebih lanjut pelatih asal Itali itu mengatakan kehadiran Eriksen diyakini mampu meningkatkan kekuatan tim. Apalagi pemain tersebut memiliki sejumlah keunggulan seperti karakter yang kuat.

“Eriksen punya karakter dan bisa menaikkan kualitas skuat. Saya berharap para pemain cepat pulih, karena stok pemain tengah kami terbatas,” lanjutnya.

Beberapa pemain utama Inter seperti Stefano Sensi dan Marcelo Brozovic sedang mengalami cedera. Karena itu Conte harus memutar otak untuk menyiapkan strategi yang tepat.

“Kami mencoba bermain dengan trequartista untuk mengatasi absennya Stefano Sensi dan Marcelo Brozovic. Eriksen bisa bermain di posisi berbeda, dan kita lihat saja – itu bisa jadi opsi, tapi kami harus melatih lebih keras,” sambungnya.

Kurangnya stok di lini tengah membuat Conte nekat memainkan tiga striker sekaligus. Ternyata hasilnya sesuai harapan. Inter sukses memetik kemenangan.

Susunan pemain Inter Milan versus Fiorentina:

Inter Milan: Handanovic; Godin, Ranocchia, Bastoni; Candreva (Moses 74′), Vecino, Barella, Young; Alexis Sanchez (Eriksen 66′); Lukaku (Esposito 88′), Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte

Fiorentina: Terracciano; Milenkovic, Ceccherini, Caceres; Lirola (Ghezzal 85′), Benassi, Badelj (Cutrone 56′), Pulgar, Dalbert; Chiesa (Sottil 80′), Vlahovic.

Pelatih: Giuseppe Iachini

Angkat Kaki dari Liga Champions, Pelatih Inter Milan: Kami Kurang Tajam

Inter Milan harus menguburkan harapannya untuk terus berlaga di Liga Champions Eropa musim ini. Salah satu raksasa Serie A Italia itu harus menerima kenyataan tersisih di babak penyisihan grup pentas elite antarklub di benua biru itu.

Tersingkirnya Internazionale Milan tak lepas dari kekalahan di matchday terakhir penyisihan Grup F. Sekalipun bertindak sebagai tuan rumah, Inter justru tersungkur di hadapan Barcelona. Laga kedua tim yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Barcelona, sekaligus mengokohkan Barcelona sebagai pemuncak grup.

“Kami memiliki peluang memenangkan pertandingan, kami menciptakan kesempatan tersebut tetapi kurang tajam untuk mewujudkannya. Saya tidak punya keluhan untuk dibuat, lantaran para pemain sudah memberikan segalanya,” beber Antonio Conte.

Lebih lanjut pelatih Inter Milan itu mengatakan timnya kebobolan di akhir pertandingan. Ia menyebut gol kedua Barcelona di laga itu sungguh menyakitkan. Apalagi saat melihat pemain muda Barcelona, Ansu Fati mengoyak gawang mereka.

“Kami hanya kekurangan gol dan malah kebobolan di ujung laga yang berakhir dengan kekalahan 2-1, yang benar-benar menghancurkan kami. Menyaksikan gol Ansu Fati sangat menyakitkan, karena itu membunuh kami dalam segala hal,” tegas Conte.

Satu-satunya gol Inter di laga itu dicetak oleh Romelu Lukaku di menit ke-44. Sementara itu sepasang gol tim tamu dilesatkan oleh Carles Perez di menit ke-23 dan Ansu Fati di menit ke-87.

Kekalahan ini membuat Inter finish di urutan ketiga dengan raihan total tujuh poin dari enam pertandingan. Inter tertinggal tiga poin dari Borussia Dortmund yang sukses mengalahkan Slavia Praha dengan skor 2-1. Dortmund menemani Barcelona sebagai pemuncak klasemen dengan raihan total 14 poin dari enam pertandingan.

Inter sebenarnya berpeluang besar memenangi laga ini. Selain sebagai tuan rumah, Inter pun mampu menguasai jalannya pertandingan. Ditambah lagi tim tamu tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Barcelona tak diperkuat oleh Lionel Messi, Gerard Poique dan beberapa pemain utama lainnya yang tengah dibekap cedera.

Sebagai gantinya Barcelona mengandalkan Carles Perez dan Antoine Griezmann di lini depan. Luis Suarez bertindak sebagai pemain pengganti yang masuk menggantikan Griezmann di menit ke-63. Di lini tengah Barcelona menurunkan Junior Firpo, Ivan Rakitic, Carles Alena, dan Arturo Vidal.

Sementara itu lini belakang Barcelona berkekuatan Clement Lenglet, Samuel Umtiti, dan Jean-Clair Todibo yang mendukung Neto di bawah mistar gawang.

Sementara itu tuan rumah Inter tampil dengan kekuatan penuh mulai dari kiper Samir Handanovic hingga Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku di lini depan.

Inter Milan Siap Jamu Roma di Pekan ke-15 Serie A

 

Para pencinta sepak bola Italia akan disuguhkan pertandingan menarik di pekan ke-15 yang berlangsung pada Sabtu, 7 Desember 2019 dini hari WIB. Inter Milan dan AS Roma akan saling berhadapan di Stadion Giuseppe Meazza.

Laga ini menarik karena kedua tim sama-sama memiliki amunisi mumpuni. Selain itu laga ini merupakan adu gengsi antara kedua tim besar di sepak bola Italia itu. Saat ini kedua tim terus berburu poin untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Kubu Inter Milan mengaku siap menjamu Serigala Roma yang sedang dalam tren positif. Hal ini ditegaskan oleh pelatih Nerrazzuri, Antonio Conte. Menurut Conte laga ini akan berjalan menarik dan mereka akan siap menghadapi tekanan Roma.

“Kami siap menjamu Roma yang sedang berada dalam performa terbaik. Ini akan menjadi pertandingan bergengsi. Kami mempersiapkan diri dengan cara yang tepat. Kami harus menerima berbagai tekanan, namun kami juga harus siap untuk terus berjuang dan memaksimalkan kesempatan yang dimiliki,” tandas Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan pihaknya tidak ingin kehilangan kesempatan di laga ini. Conte ingin timnya terus menjaga tren bagus sejak musim ini dumulai.

“Kami telah berjuang keras sejak awal musim, jika kami ingin melanjutkan hal ini maka kami harus meningkatkan usaha kami, kami tidak boleh melakukan apapun dengan setengah hati,” sambungnya.

Head to head kedua tim:

21-04-2019 Inter 1-1 Roma (Serie A)

03-12-2018 Roma 2-2 Inter (Serie A)

22-01-2018 Inter 1-1 Roma (Serie A)

27-08-2017 Roma 1-3 Inter (Serie A)

27-02-2017 Inter 1-3 Roma (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

06-11-2019 Dortmund 3-2 Inter (UCL)

10-11-2019 Inter 2-1 Verona (Serie A)

24-11-2019 Torino 0-3 Inter (Serie A)

28-11-2019 Slavia 1-3 Inter (UCL)

01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

08-11-2019 Gladbach 2-1 Roma (UEL)

11-11-2019 Parma 2-0 Roma (Serie A)

24-11-2019 Roma 3-0 Brescia (Serie A)

29-11-2019 Basaksehir 0-3 Roma (UEL)

02-12-2019 Verona 1-3 Roma (Serie A)

Perkiraan Starting Line-up Inter Milan versus AS Roma:

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Matias Vecino, Borja Valero, Marcelo Brozovic, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte.

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Leonardo Spinazzola, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Aleksandar Kolarov; Jordan Veretout, Amadou Diawara; Nicolo Zaniolo, Lorenzo Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

Jadwal Pertandingan Kamis, 28 November: Barcelona Vs Dortmund di Liga Champions

Matchday kelima Liga Champions Eropa terus berlanjut. Pada Rabu, 27 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB akan digelar sejumlah laga menarik. Salah satunya adalah pertemuan antara Barcelona kontra Borussia Dortmund di markas Barcelona di Stadion Nou Camp.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim yang saat ini bersaing ketat di Grup F. Barcelona sementara ini memimpin dengan raihan total delapan poin dari empat pertandingan, unggul satu angka dari Die Borussien.

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah duel antara Inter Milan kontra Slavia Praha. Tim yang disebutkan terakhir akan menjadi tuan rumah. Inter dalam posisi kurang ideal Grup F. Kemenangan adalah harga mati bagi Internazionale Milan bila ingin menjaga asa ke babak selanjutnya.

Saat ini Inter Milan berada di posisi ketiga dengan raihan total empat poin dari empat pertandingan. Inter berjarak tiga poin dari Borussia Dortmund di urutan kedua dan terpaut empat poin dari Barcelona di posisi teratas. Pada waktu bersamaan Dortmund akan menghadapi Barcelona di Stadiun Nou Camp.

Bila Inter mampu memetik kemenangan sementara Dortmund gagal memetick poin di kandang Barcelona maka kedua tim sama-sama berpeluang mendamingi Barcelona ke babak 16 besar. Sementara itu Slavia Praha berada di posisi terbawah dengan raihan total dua poin dari empat laga.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Kamis, 28 November:

00:55 WIB – Valencia vs Chelsea – SCTV, Champions TV 1 (Live)
00:55 WIB – Zenit St Petersburg vs Lyon – Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – Barcelona vs Borussia Dortmund – SCTV, Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – Liverpool vs Napoli – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Slavia Praha vs Inter Milan – Vidio, Usee Sports (Live)
03:00 WIB – Lille vs Ajax Amsterdam – Vidio, Usee Sports 2 (Live)
03:00 WIB – Genk vs Salzburg – Vidio (Live)
03:00 WIB – RB Leipzig vs Benfica – Vidio (Live)

UEFA EUROPA LEAGUE

22:50 WIB – FC Astana vs Manchester United – Champions TV 1 (Live)
22:50 WIB – Krasnodar vs Basel – Champions TV 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Chennaiyin vs Odisha – Fox Sports 3 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Persipura Jayapura – Indosiar (Live)
18:00 WIB – Persebaya Surabaya vs Semen Padang – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Barito Putera vs PSS Sleman – Vidio (Live)
20:30 WIB – Bali United vs Persib Bandung – Indosiar (Live)

SEA GAMES 2019

19:00 WIB – Indonesia vs Singapura – RCTI (Live)