Jelang Hadapi Man City, Lampard: Kami Lihat ke Atas

Chelsea akan menghadapi laga berat di pekan ke-31 Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Blues itu akan kedatangan tamunya Manchester City di Stadion Stamford Bridge pada Jumat, 26 Juni 2020 dini hari WIB.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard mengakui laga ini tidak akan mudah bagi mereka. Ia mengatakan pihaknya selalu melihat ke berbagai arah tidak hanya melihat City sebagai tim peringkat kedua di tabel klasemen esmentara.

“Kami melihat ke atas, kami melihat ke bawah, dan kami mencoba mengumpulkan poin sebanyak mungkin,” beber Lampard.

Hal lain yang harus mereka pikirkan, demikian Lampard, adalah tim peringkat ketiga yakni Leicester City. Saat ini Chelsea terus membuntuti Leicester. Namun demikian Chelsea tak boleh lengah karena Manchester United semakin mendekati dengan hanya berjarak dua angka.

“Leicester bermain fantastis musim ini dan fakta bahwa kami hanya tertinggal tiga poin (empat poin setelah laga imbang Leicester vs Brighton dini hari WIB tadi) dari mereka adalah sesuatu yang bisa membuat kami waspada,” lanjutnya.

Lampard mengakui bahwa pertandingan kontra Manchester City bakal sulit. Menurutnya hal terpenting adalah fokus pada tim sendiri alih-alih pada tim-tim lain.

“Namun, kami pun harus menghadapi pertandingan sulit di depan kami. Saya tidak fokus ke Leicester, Manchester United, Wolves, Sheffield United, Tottenham, atau tim lainnya. Kami hanya perlu fokus pada diri sendiri,” sambungnya.

Ia tidak menampik bahwa Chelsea memiliki ambisi tersendiri. Tidak hanya berada satu level dengan Man City tetapi juga bersaing untuk meraih trofi Liga Inggris.

“Ketika melawan Man City, ada tolok ukur untuk Anda. Sebagai klub, kami harus mengatakan bahwa Chelsea ingin berada di level itu — bersaing untuk jadi yang pertama dan berjuang merebut trofi,” pungkasnya.

Pada Jumat, 26 Juni 2020 juga akan berlangsung laga menarik lainnya di pentas Liga Primer Inggris. Arsenal akan melakoni laga tandang ke markas Southampton. Saat ini Arsenal benar-benar dalam situasi penuh tantangan. Tim tersebut belum juga mendapatkan momentum untuk bangkit meski dalam beberapa musim terakhir sudah melakukan pergantian pelatih beberapa kali.

Tidak hanya itu pemain itu pun sedang diterpa berbagai kabar terkait masa depan beberapa pemain utama, salah satunya adalah Pierre-Emerick Aubameyang.

Jadwal pertandingan Jumat, 26 Juni 2020:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:00 WIB – Burnley vs Watford – Mola TV (Live)
00:00 WIB – Southampton vs Arsenal – Mola TV (Live)
02:15 WIB – Chelsea vs Manchester City – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Eibar vs Valencia – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Espanyol – beIN Sports 1 (Live)

Lampard Masih Percaya Kepa Meski Kerap Buat Blunder

Kepercayaan Frank Lampard terhadap Kepa Arizzabalaga belum juga memudar. Sekalipun kiper Chelsea itu kerap melakukan kesalahan, Lampard tetap menjamin akan memberikan kepercayaan sebagai kiper utama.

Kepa menjadi mimpi buruk bagi The Blues setidaknya dalam dua laga terakhir. Pada pertemuan kontar Newcastle United tengah pekan lalu, kiper asal Spanyol itu gagal mengantisipasi sundulan Hayden yang berujung gol semata wayang bagi kemenangan Newcastle.

“Saya akan selalu membela para pemain dan saya pikir kalau ada kesalahan-kesalahan individual, maka para pemain akan mengakuinya,” beber Lampard.

Lebih lanjut Lampard mengatakan tidak mudah memikul tanggung jawab sebagai penjaga gawang. Besarnya tanggung jawab itu membuat kiper tidak harus selalu menjadi sasaran kritik. Tanggung jawab sebuah pertandingan sejatinya diserahkan kepada semua pemain.

“Saya pikir kiper juga mestinya begitu, perkerjaan kiper itu sendirian, sulit dan sorotannya benar-benar diarahkan kepada individu,” lanjutnya.

Terlepas dari kesalahan yang diperbuat, Lampard juga menyoroti kontribusinya selama ini. Mantan pemain Chelsea itu menilai Kepa sudah melakukan banyak penyelamatan gemilang sepanjang musim ini.

“Dia sudah membuat sejumlah penyelamatan bagus untuk kami di musim ini dan terkadang dia akan harus melakukannya dengan lebih baik karena dia relatif masih muda sebagai kiper dan ingin meningkatkan kemampuannya. Dia masih bisa memperbaiki performanya seperti seluruh pemain di tim,” ungkap Lampard.

Sekalipun kerap mendapat sorotan, Lampard mengatakan dirinya sengaja menghindari untuk berbicara secara langsung dengan Kepa terkait hal ini. Menurut Lampard hal tersebut cukup sensitif.

“Saya tidak berbicara langsung dengan dia. Saya merasa sensitif dengan faka bahwa kiper-kiper itu dalam sorotan tajam dan hal itu bisa sangat berat, tapi adalah seorang kiper yang baik, kita semua tahu. Dia sudah mengamankan banyak poin untuk kami dan saat kami melihat, ‘apakah itu sebuah kesalahan individu atau tim?,’” sambungnya.

Sementara itu Lampard menilai sekalipun membuat kesalahan, hal yang terpenting baginya adalah bukan mencari kambing hitam, melainkan terus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik.

“Dan terkadang kiper menerima akibat terberat kalau kami tidak bertahan dengan baik sebagai sebuah tim. Saya tidak ingin menyesalinya. Kalau memang tidak benar, kami harus membuatnya lebih baik,” tegas Lampard lagi.

Selain lini belakang, lini serang juga menjadi sorotan. Saat ini Chelsea menggantungkan harapan pada Tamy Abraham, sepeninggal Eden Hazard yang hijrah ke Real Madrid.

“Kalau kami mencari orang untuk direkrut ke area-area untuk meraih kemenangan ketika Anda mengontrol laga, aspek utamanya adalah mencetak gol. Kami tak bisa lagi memolesnya di latihan penyelesaian akhir,” ungkap Lampard.