Di Livio: Juventus Masih Jauh dari Juara Liga Champions

Bagaimana anda menilai kondisi Juventus saat ini? Bila pertanyaan itu dilontarkan kepada Angelo Di Livio maka akan didapati jawaban yang mengejutkan. Saat ini Juventus boleh saja menjadi pemuncak klasemen sementara Serie A, namun belum tentu klub tersebut mampu mempertahankan situasi itu hingga akhir musim.

Menurut Di Livio, klub berjuluk Bianconeri itu bisa saja akan kehilangan sejumlah gelar musim ini, mulai dari Serie A hingga Liga Champions.

Mantan pemain legendaris Juventus itu mencemaskan kondisi Juventus saat ini. Ia melihat performa Juventus di tangan Maurizio Sarri kurang meyakinkan. Di pentas klub, Juventus hanya berjarak satu poin dari Lazio di urutan kedua.

Tak heran ia menegaskan Juventus masih jauh dari peluang juara Liga Champions Eropa. Bahkan ia pun pesimis dengan peluang di pentas domestik. Baginya Juventus masih kesulitan untuk menjaga jarak dengan penampilan yang konsisten.

“Juventus masih jauh [dari Liga Champions]. Mereka juga kesulitan di liga, dan faktanya, Lazio yang super bangkit lagi dan hanya terpaut satu poin. Mereka berisiko [kehilangan keduanya],” beber Di Livio.

Lebih lanjut sosok asal Italia itu mengatakan di pentas Liga Champions, Juventus sedang mendapat tantangan serius dari Lyon. Di leg pertama fase knock out pada Februari lalu, Juventus tertinggal satu gol tanpa balas dari klub Ligue 1 itu. Artinya, tidak ada jalan lain bagi Juventus untuk tetap bertahan di pentas tersebut selain memenangi pertemuan kedua dengan skor meyakinkan.

“Di Liga Champions dengan Lyon mereka mesti membalikkan hasil, tapi saya tidak terlalu menyukai mentalitas mereka,” sambungnya.

Di Livio melihat ada kendala di sejumlah hal. Selain tidak menyukai mentalitas tim, ia melihat semangat dan agresivitas yang juga kurang. Ia mengatakan Juventus terlihat kurang bersemangat di musim ini.

“Serangan, kebuasan dan keterikatan dengan klub masih kurang. Menurut saya, mereka sedikit lesu di musim ini,” bebernya lagi.

Saat ini Juventus memiliki sejumlah pemain bintang, salah satunya adalah Cristiano Ronaldo yang diboyong dari Real Madrid pada musim panas 2018 lalu. Menurut Di Livio kehadiran mantan pemain Manchester United itu bisa berpengaruh pada performa tim.

Ia pun meminta Juventus untuk memainkan Ronaldo secara reguler dan para pemain lainnya bisa belajar soal profesionalisme dari pemain internasional Portugal itu.

“Dia itu seorang juara super, Anda mesti selalu memainkan dia. Dia adalah sebuah contoh atas bagaimana dia berlatih dan menjalani hidupnya,” pungkasnya.

 

Nasib Liga Champins dan Liga Europa, UEFA: Semua Ingin Turnamen Diselesaikan

Saat ini pihak Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sedang berpikir keras untuk mendapatkan solusi terkait nasib kompetisi-kompetisi di Eropa. Dua dari antaranya adalah Liga Champions Eropa dan Liga Europa.

Berbagai opsi sedang dipertimbangkan. Bahkan ada dari antaranya yang tak biasa. Salah satunya adalah memainkan konsep final four. Hal ini sebagaimana yang sudah diterapkan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) terhadap kompetisi Piala Super Spanyol musim ini.

“Tidak ada yang dikesampingkan, tidak ada kemungkinan yang tertutup. Yang kita perlukan adalah menemukan solusi yang sehat,” ungkap Presiden RFEF, Luis Rubiales.

Lebih lanjut Rubiales mengatakan setiap orang ingin agar kompetisi musim ini dituntaskan. Namun untuk memastikan itu terselesaikan maka faktor keselamatan adalah hal penting yang harus dipertimbangkan.

“Semua orang ingin turnamen diselesaikan. Tapi itu hanya terjadi kalau kita bisa menjamin bahwa semuanya akan sepenuhnya terlindungi,” sambungnya.

Final four dinilai sebagai salah satu pilihan yang bisa diambil. Mengingat waktu terus bergulir dan pihak UEFA memiliki waktu semakin sedikit. Ia yakin dengan sumber daya manajemen yang ada di tubuh UEFA langkah terbaik bisa diambil.

“(Final four) adalah sebuah opsi, karena semakin lama begini, semakin sedikit tanggal yang tersedia sehingga kami harus mulai menggunakan imajinasi. Kita punya direktur kompetisi yang luar biasa, kita punya sekretaris jenderal,” sambungnya.

Selanjutnya ia mengatakan dari berbagai opsi atau pilihan itu pada akhirnya akan diambil salah satunya. Prosesnya adalah komite eksekutif akan melakukan pemungutan suara untuk mengambil langkah-langkah atau opsi terbaik.

“Kami semua mencari solusi dan ketika momennya tiba, komite eksekutif akan memungut suara terkait apa yang perlu dilakukan dengan liga-liga. Semuanya akan dilakukan dengan pemungutan suara,” tegasnya.

Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin pun berpendapat memaksakan kompetisi tersebut dilanjutkan meski tanpa penonton sekalipun adalah pilihan yang bisa diambil. Hal ini dinilai lebih baik dari pada kompetisi musim ini tak menentu.

“Kami sedang menunggu perkembangan dari situasi mengerikan ini di dunia, dan terutama di Eropa,” beber Ceferin.

Lebih lanjut ia mengatakan opsi ini bukan yang terbaik. Sulit membayangkan pertandingan sepak bola tanpa penonton.

“Sepakbola memang tidak sama tanpa fans, tapi sudah pasti lebih baik bermain dengan fans daripada tanpa mereka. Faktanya memang sepakbola sepenuhnya tidak sama tanpa penonton.”

Namun demikian baginya lebih baik mengambil kebijakan tersebut, ketimbang tidak memainkan sama sekali. Para penonton bisa menyaksikan laga-laga tersebut melalui saluran televisi.

Noda Hitam Liverpool di Lembaran Sejarah Liga Champions

Pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions, Sang Juara musim lalu, Liverpool, secara mengejutkan ditaklukkan tamunya Atletico Madrid di Anfield Stadium dengan skor 2-3. Tiga gol kemenangan Atletico Madrid diciptakan Marcus Llorente pada menit 97 dan menit 105, serta gol yang diciptakan Alvaro Morata pada menit 120. Sedangkan dua gol balasan Liverpool diciptakan Georginio Wijnaldum pada menit 43 dan Roberto Firmino menit 94.

Dengan kekalahan ini, Liverpool harus tersingkir di tangan Atletico Madrid dengan agregat 2-4. Harapan para pendukung Liverpool untuk kembali melihat tim kesayangan mereka melakukan Cameback gemilang seperti musim lalu atas Barcelona tak terwujud. Musim ini Liverpool harus takluk sebanyak dua kali (leg pertama dan leg kedua) dari pasukan Diego Simeone itu.

Kekalahan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions, tentunya menorehkan catatan kelam dalam lembaran sejarah klub tersebut. Bagaimana tidak, pasukan Jurgen Klopp ini begitu perkasa di Liga Primer Inggris, tetapi tak berdaya di Liga Champions. Superioritas Mohamed Salah dan kawan-kawan dengan keunggulan dengan selisih 25 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City di Liga Primer Inggris, tidak berdaya di tangan Atletico Madrid yang notabene hanya peringkat keenam klasemen sementara La Liga Spanyol.

Tidak hanya Liga Primer Inggris yang kehilangan harapan untuk menjadi juara, catatan kelam juga terpatri dalam lembaran Liga Champions. Betapa Sang Juara musim lalu, harus tersingkir di musim ini, walaupun kompetisi baru memasuki babak 16 besar.

Dengan tersingkirnya Mohamed salah dan kawan-kawan di babak 16 besar Liga Champions musim 2019-2020 ini, tim pengoleksi 6 tropi Liga Champions ini, tercatat sebagai salah satu juara Liga Champions dengan pencapaian terburuk dalam sejarah. Hanya ada 6 tim juara bertahan sepanjang sejarah Liga Champions, yang harus tersingkir di babak 16 besar di musim berikutnya.

Tersingkirnya Liverpool di babak 16 besar kali ini memperpanjang catatan kelam. Pasukan Jurgen Klopp ini tidak saja berstatus juara Liga Champions musim lalu, tetapi juga tercatat sebagai tiga tim terbaik dalam sejarah Liga Champions, setelah Real Madrid dan AC Milan.

Dalam daftar juara Liga Champions, Liverpool tercatat sebagai tim pengoleksi tropi Liga Champions terbanyak ketiga, yaitu 6 tropi, di belakang Real Madrid 13 tropi dan AC Milan 7 tropi.

Spurs Tanpa Son Heung-min di 16 Besar Liga Champions Eropa

Salah satu pertandingan menarik di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa akan tersaji di Stadion Tottenham Hotspur saat tuan rumah Tottenham Hotspur menjamu RB Leipzig pada Kamis, 20 Februari 2020.

Pertandingan ini tentu akan berjalan menarik. Namun demikian Spurs sedang dalam masalah karena tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Spurs akan kehilangan Son Heung-min yang mengalami cedera patah tangan dan harus menjalani operasi.

Cederanya Son tentu menjadi kabar buruk bagi Spurs. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Jose Mourinho, absennya Son menjadi kehilangan tersendiri bagi tim tersebut.

“Kami akan merindukan dia. Klub menuliskan pernyataan yang bagus. JIka saya yang harus menuliskannya, saya akan menuliskan dengan berbeda. Kami merindukan dia,” beber Mourinho.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan Son kemungkinan akan absen dalam waktu lama. Mourinho pun tidak akan memaksa untuk memainkan pemain tersebut bila belum sepenuhnya pulih.

“Saya tak akan mengandalkan dia lagi musim ini. Jika dia bermain dua atau tiga laga maka itu karena dia [media officer klub] sangat optimistis, tapi saya tak akan mengandalkan dia,” sambungnya.

Tanpa Son membuat sang pelatih harus menyusun startegi untuk menutup celah yang ditinggalkan pemain internasional Korea Selatan itu.

“Situasinya bisa lebih buruk. Itu jelas. Tak ada yang bisa kami lakukan. Kami akan bermain dengan pemain yang kami miliki. Saya sempat khawatir karena tak memiliki opsi di bangku cadangan, sekarang saya tak memiliki opsi penyerangan di lapangan!” beber Mourinho.

Apalagi saat ini Spurs tidak memiliki banyak stok pemain depan. Selain itu bursa transfer pun telah ditutup sehingga tidak ada kesempatan bagi mereka untuk berbelanja.

“Tak ada striker, tak ada bursa transfer. Satu-satunya bantuan yang kami miliki adalah suporter. Pendukung Tottenham, itulah satu-satunya yang saya minta karena pada pemain saya tak bisa meminta lebih dari yang mereka berikan,” ungkapnya lagi.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Kamis, 20 Februari:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

02:30 WIB – Manchester City vs West Ham United – Mola TV (Live)

UEFA CHAMPIONS LEAGUE

03:00 WIB – Tottenham Hotspur vs RB Leipzig – SCTV, Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Atalanta vs Valencia – Champions TV 2, Usee Sports (Live)

W-LEAGUE

15:30 WIB – Western Sydney Wanderers Women vs Melbourne City Women – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – NorthEast United vs Hyderabad – Fox Sports 3 (Live)

 

 

Jamu Valencia, Atalanta Jadi Tuan Rumah di Leg Pertama 16 Besar Liga Champions

Pertandingan lainnya di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa akan mempertemukan Atalanta kontra Valencia. Pertandingan ini akan digelar di markas Atalanta pada Rabu, 19 Februari 2020 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Pertandingan ini bakal menarik. Sekalipun kedua tim bukanlah tim penuh bintang, namun kedua tim menunjukkan performa impresif musim lalu yang membuat mereka bisa tampil di pentas elite tingkat Eropa ini. Tidak hanya itu sejak fase grup penampilan kedua klub itu cukup mencuri perhatian.

Dua tim ini bisa disebut sebagai tim kuda hitam musim ini. Tak heran pertemuan antara dua tim dengan kekuatan seimbang membuat pertandingan bakal berjalan menarik.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, enggan meremehkan lawannya. Sekalipun performa Atalanta sedang dalam tren positif dibandingkan Valencia, sang juru taktik tetap mewaspadai kekuatan Valencia. Ia berkaca pada performa Los Che saat menghadapi sejumlah raksasa La Liga seperti Barcelona dan Atletico Madrid.

“Saya sudah melihat beberapa pertandingan mereka, terutama ketika melawan Barcelona dan Atletico Madrid. Pertandingan ini akan berat, karena Valencia begitu berkualitas,” beber Gasperini.

Atalanta dipriksi akan menurunkan Gollini di bawah mistar gawang. Sementara itu Toloi, Palomino, dan Djimsiti di lini pertahanan. Hateboer, De Roon, Freuler, dan Gosens di lini tengah untuk membantu Gomez, Ilicic, dan Zapata di lini serang.

Sementara itu Valencia akan berkekuatan Cillessen di bawah mistar gawang. Gaya, Mangala, Diakhaby, dan Florenzi di barisan belakang. Selanjutnya Soler, Kondogbia, Parejo, dan Torres di lini tengah untuk mendukung Guedes dan Gomes di barisan depan.

Kedua tim tentu akan tampil hati-hati agar tidak kecolongan. Sebagai tuan rumah Atalanta berpotensi untuk lebih menekan demi mengunci kemenangan.

5 Laga terakhir Atalanta:

21-01-2020 Atalanta 1-2 SPAL (Serie A)

26-01-2020 Torino 0-7 Atalanta (Serie A)

02-02-2020 Atalanta 2-2 Genoa (Serie A)

08-02-2020 Fiorentina 1-2 Atalanta (Serie A)

16-02-2020 Atalanta 2-1 Roma (Serie A).

5 Laga terakhir Valencia:

30-01-2020 Leonesa 0-0 Valencia (Copa del Rey)

02-02-2020 Valencia 1-0 Celta (La Liga)

05-02-2020 Granada 2-1 Valencia (Copa del Rey)

08-02-2020 Getafe 3-0 Valencia (La Liga)

15-02-2020 Valencia 2-2 Atletico (La Liga).

Perkiraan stating line up Atalanta versus Valencia:

Atalanta (3-4-1-2): Gollini; Toloi, Palomino, Djimsiti; Hateboer, De Roon, Freuler, Gosens; Gomez; Ilicic, Zapata.

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Valencia (4-4-2): Cillessen; Gaya, Mangala, Diakhaby, Florenzi; Soler, Kondogbia, Parejo, Torres; Guedes, Gomes.

Pelatih: Albert Celades

 

 

Spurs Jamu Leipzig di Leg Pertama 16 Besar Liga Champions

Tottenham Hotspur akan memainkan laga kandang di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Klub berjuluk The Lilywhites itu mendapat kesempatan pertama sebagai tuan rumah saat menghadapi RB Leipzig. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Tottenham Hotspur pada Kamis, 20 Februari 2020 dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri membuat Spurs lebih percaya diri. Saat ini klub yang dilatih Jose Mourinho itu ingin untuk meraih prestasi, setidaknya melampaui pencapaian musim lalu dengan menjadi finalis Liga Champions Eropa.

Namun demikian tidak mudah bagi Spurs untuk mengalahkan tim tamu. Selain harus kehilangan sejumlah pemain pilar seperti Son Heung-min, Leipzig sedang dalam performa bagus. Sebagiamana dikatakan Mourinho, klub Bundesliga itu memiliki banyak pemain bagus.

“Leipzig punya pemain-pemain bagus, tim yang sangat hebat. Memang mereka tak punya sejarah sebesar tim-tim lain di Eropa, tapi mereka sekarang calon juara Bundesliga,” beber Mourinho.

Lebih lanjut pencapaian yang dilakukan klub tersebut, demikian Mourinho, lebih dari cukup untuk menjelaskan tentang keunggulan klub tersebut.

“Berada di posisi kedua klasemen (Liga Jerman), satu poin di belakang (Bayern Munich), bersaing merebut gelar, itu sudah cukup menjelaskan (kehebatan mereka),” sambung pelatih asal Portugal itu.

Untuk itu Mourinho menegaskan timnya akan berusaha tampil maksimal di laga itu. Meski lawan punya semangat dan ambisi tersendiri, ia yakin mereka akan kesulitan di kandang Spurs.

“Tapi kami akan tampil sebaik mungkin, dan aku yakin Leipzig akan kesulitan bermain melawan kami,” tegasnya.

5 Laga terakhir Tottenham Hotspur:

23-01-2020 Tottenham 2-1 Norwich (EPL)

25-01-2020 Southampton 1-1 Tottenham (Piala FA)

02-02-2020 Tottenham 2-0 Man City (EPL)

06-02-2020 Tottenham 3-2 Southampton (Piala FA)

16-02-2020 Aston Villa 2-3 Tottenham (EPL).

5 Laga terakhir RB Leipzig:

25-01-2020 Frankfurt 2-0 Leipzig (Bundesliga)

02-02-2020 Leipzig 2-2 Gladbach (Bundesliga)

05-02-2020 Frankfurt 3-1 Leipzig (DFB Pokal)

10-02-2020 Bayern 0-0 Leipzig (Bundesliga)

15-02-2020 Leipzig 3-0 Bremen (Bundesliga).

Perkiraan starting line-up Tottenham Hotspur versus RB Leipzig:

Tottenham Hotspur (4-3-3): Hugo Lloris; Serge Aurier, Toby Alderweireld, Davinson Sanchez, Ben Davies; Dele Alli, Harry Winks, Giovani Lo Celso; Son Heung-Min, Lucas Moura, Steven Bergwijn. Pelatih: Jose Mourinho

RB Leipzig (3-4-1-2): Perter Gulasci; Nordi Mukiele, Lukas Klostermann, Marcel Halstenberg; Marcel Sabitzer, Amadou Haidara, Konrad Laimer, Angelino; Christopher Nkunku; Timo Werner, Yussuf Poulsen.

Pelatih: Julian Nagelsmann

 

Angkat Kaki dari Liga Champions, Pelatih Inter Milan: Kami Kurang Tajam

Inter Milan harus menguburkan harapannya untuk terus berlaga di Liga Champions Eropa musim ini. Salah satu raksasa Serie A Italia itu harus menerima kenyataan tersisih di babak penyisihan grup pentas elite antarklub di benua biru itu.

Tersingkirnya Internazionale Milan tak lepas dari kekalahan di matchday terakhir penyisihan Grup F. Sekalipun bertindak sebagai tuan rumah, Inter justru tersungkur di hadapan Barcelona. Laga kedua tim yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Barcelona, sekaligus mengokohkan Barcelona sebagai pemuncak grup.

“Kami memiliki peluang memenangkan pertandingan, kami menciptakan kesempatan tersebut tetapi kurang tajam untuk mewujudkannya. Saya tidak punya keluhan untuk dibuat, lantaran para pemain sudah memberikan segalanya,” beber Antonio Conte.

Lebih lanjut pelatih Inter Milan itu mengatakan timnya kebobolan di akhir pertandingan. Ia menyebut gol kedua Barcelona di laga itu sungguh menyakitkan. Apalagi saat melihat pemain muda Barcelona, Ansu Fati mengoyak gawang mereka.

“Kami hanya kekurangan gol dan malah kebobolan di ujung laga yang berakhir dengan kekalahan 2-1, yang benar-benar menghancurkan kami. Menyaksikan gol Ansu Fati sangat menyakitkan, karena itu membunuh kami dalam segala hal,” tegas Conte.

Satu-satunya gol Inter di laga itu dicetak oleh Romelu Lukaku di menit ke-44. Sementara itu sepasang gol tim tamu dilesatkan oleh Carles Perez di menit ke-23 dan Ansu Fati di menit ke-87.

Kekalahan ini membuat Inter finish di urutan ketiga dengan raihan total tujuh poin dari enam pertandingan. Inter tertinggal tiga poin dari Borussia Dortmund yang sukses mengalahkan Slavia Praha dengan skor 2-1. Dortmund menemani Barcelona sebagai pemuncak klasemen dengan raihan total 14 poin dari enam pertandingan.

Inter sebenarnya berpeluang besar memenangi laga ini. Selain sebagai tuan rumah, Inter pun mampu menguasai jalannya pertandingan. Ditambah lagi tim tamu tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Barcelona tak diperkuat oleh Lionel Messi, Gerard Poique dan beberapa pemain utama lainnya yang tengah dibekap cedera.

Sebagai gantinya Barcelona mengandalkan Carles Perez dan Antoine Griezmann di lini depan. Luis Suarez bertindak sebagai pemain pengganti yang masuk menggantikan Griezmann di menit ke-63. Di lini tengah Barcelona menurunkan Junior Firpo, Ivan Rakitic, Carles Alena, dan Arturo Vidal.

Sementara itu lini belakang Barcelona berkekuatan Clement Lenglet, Samuel Umtiti, dan Jean-Clair Todibo yang mendukung Neto di bawah mistar gawang.

Sementara itu tuan rumah Inter tampil dengan kekuatan penuh mulai dari kiper Samir Handanovic hingga Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku di lini depan.

Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Guardiola City Masih Kalah Kelas dari Barcelona

Manchester City sukses meraih tiket ke babak 16 besar Liga Champions Eropa. Performa The Citizen di babak penyisihan grup tidak mengecewakan. Bahkan tim besutan pelatih, Pep Guardiola itu mampu tampil sebagai juara Grup C.

Meski lolos ke babak selanjutnya Guardiola mengakui timnya masih kalah kelas dari tim-tim besar lainnya seperti Barcelona. Beberapa waktu lalu, City kalah dari Manchester United dalam derby Manchester di pentas Liga Primer Inggris.

“Karena memang terkadang ini terjadi. Terkadang Anda tidak menang dan yang lainnya tampil lebih baik dan Anda kalah. Normal untuk tidak selalu menang, terkadang Anda kalah,” tandas Guardiola.

Lebih lanjut mantan pelatih Barcelona itu mengatakan yang terpenting bagi mereka adalah tampil maksimal dan tidak menyerah.

“Yang penting adalah tidak menyerah dan mencoba melakukan apa yang kami lakukan sebagai sebuah tim. Semua pertandingan yang kami mainkan dalam semusim, kami mainkan sesuai keinginan kami,” sambungnya.

Saat ini City tertinggal jauh dari Liverpool di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Guardiola mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus mereka perbaiki.

“Setelah itu, soal serangan balik, sepertiga akhir, atau ketika kami kesulitan di sejumlah departemen, ya oke, itu bagian dari proses. Mungkin musim depan kami akan lebih baik,” ungkap pelatih asal Spanyol yang pernah menangani Bayern Muenchen itu.

Sebagaimana diketahui babak penyisihan grup Liga Champions Eropa sudah berakhir pada Rabu, 11 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sebanyak 16 tim sudah memastikan diri lolos ke babak knock out.

Tim-tim unggulan berhasil lolos ke babak 16 besar. Beberapa di antaranya adalah Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen, Juventus, Paris Saint-Germain dan juara bertahan Liverpool.

Berikut daftar tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2019-2020:

  1. Paris Saint-Germain (juara Grup A)
    2. Real Madrid (runner-up Grup A)
    3. Bayern Muenchen (juara Grup B)
    4. Tottenham Hotspur (runner-up Grup B)
    5. Manchester City (juara Grup C)
    6. Atalanta (runner-up Grup C)
    7. Juventus (juara Grup D)
    8. Atletico Madrid (runner-up Grup D)
    9. Liverpool (juara Grup E)
    10. Napoli (runner-up Grup E)
    11. Barcelona (juara Grup F)
    12. Borussia Dortmund (runner-up Grup F)
    13. RB Leipzig (juara Grup G)
    14. Lyon (runner-up Grup G)
    15. Valencia (juara Grup H)
    16. Chelsea (runner-up Grup H)

Jadwal Pertandingan Kamis, 12 Desember: Muenchen Vs Spurs di Liga Champions

Matchday terakhir penyisihan grup Liga Champions terus bergulir. Pada Rabu, 11 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB akan digelar sejumlah pertandingan pamungkas grup. Salah satu laga menarik adalah pertemuan antara Bayern Muenchen menghadapi Tottenhan Hotspur.

Kedua tim yang tergabung di Grup B akan bertarung di Stadion Allianz Arena yang merupakan markas Bayern Muenchen. Tottenham Hotspur bakal tampil tanpa sang bomber, Harry Kane sebagaimana disampaikan pelatih Spurs, Jose Mourinho. Meski begitu mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid itu belum memastikan siapa yang mengisi tempat Kane.

“Saya bisa mengatakan bahwa Harry Kane tidak akan bermain. Namun siapa yang akan menggantikan perannya masih saya pikirkan,” beber Mourinho.

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu mengatakan bahwa dirinya bakal mengistirahatkan beberapa pemain di laga itu.

“Pertandingan Bayern akan menjadi pertandingan ketika saya akan mengistirahatkan beberapa pemain,” lanjutnya.

Pertandingan lainnya yang tak kalah menarik adalah pertemuan antara Club Brugge menghadapi Real Madrid di Stadion Jan Breydel, Belgia.  Hasil pertandingan ini tidak akan mengubah nasib klub Belgia tersebut.

Saat ini Club Brugge baru meraih 3 poin dari 5 laga dan berada di urutan ketiga. Club Brugge hanya unggul satu angka dari Galatasaray di dasar klasemen. Sementara itu posisi teratas ditempati Paris Saint Germain (PSG) yang sudah dipastikan lolos ke fase selanjutnya.

“Menyedihkan kami tidak finis di posisi 2 tapi penampilan kami di Eropa terbilang sukses. Sekarang kami harus mendapatkan Europa League sebelum tahun baru,” ungkap Simon Mignolet, kiper Club Brugge.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Kamis, 12 Desember 2019:

UEFA CHAMPIONS LEAGUE

00:55 WIB – Dinamo Zagreb vs Manchester City – SCTV, Champions TV 2 (Live)
00:55 WIB – Shakhtar Donetsk vs Atalanta – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Bayern Munchen vs Tottenham Hotspur – SCTV, Usee Sports 2 (Live)
03:00 WIB – Club Brugge vs Real Madrid – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Bayer Leverkusen vs Juventus – Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – PSG vs Galatasaray – Vidio, Usee Sports (Live)
03:00 WIB – Atletico Madrid vs Lokomotiv Moscow – Vidio (Live)
03:00 WIB – Olympiakos vs Red Star Belgrade – Vidio (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – NorthEast United vs Chennaiyin – Fox Sports 3 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persebaya Surabaya vs Arema FC – Indosiar (Live)
15:30 WIB – Perseru Badak Lampung FC vs Bhayangkara FC – Vidio (Live)
17:45 WIB – Bali United vs Tira Persikabo – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Kalteng Putra vs Persipura Jayapura – Vidio (Live)

Mantan Kiper Liverpool Sedih Timnya Gagal Lolos ke 16 Besar Liga Champions Eropa

Mantan kiper Liverpool, Simon Mignolet, mengaku sedih lantaran tak mampu membawa timnya berbicara banyak di pentas Liga Champions Eropa musim ini. Tim yang dibelanya saat ini, Club Brugge dipastikan terhenti di fase grup karena gagal bersaing dengan kontestan lain.

Di pertandingan terakhir penyisihan Grup A, Club Brugge akan menjamu Real Madrid di Stadion Jan Breydel, Belgia pada Rabu, 11 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.  Hasil pertandingan ini tidak akan mengubah nasib klub Belgia tersebut.

“Menyedihkan kami tidak finis di posisi 2 tapi penampilan kami di Eropa terbilang sukses. Sekarang kami harus mendapatkan Europa League sebelum tahun baru,” beber Mignolet.

Lebih lanjut Mignolet mengatakan pertandingan menghadapi Madrid akan sulit. Ia mengakui tim asal Spanyol itu sebagai tim yang kuat. Yang akan mereka lakukan di laga itu adalah berjuang semaksimal mungkin di hadapan para pendukungnya.

“Kami penuh komitmen untuk hal tersebut. Kami tahu Real Madrid sangat kuat, tapi kami tidak perlu khawatir apa yang akan terjadi di laga PSG vs Galatasaray. Kami menunjukkan di Madrid bahwa kami mampu membuat mereka kesulitan, jadi mengapa tidak dilakukan lagi di kandang,” sambungnya.

Saat ini Club Brugge baru meraih 3 poin dari 5 laga dan berada di urutan ketiga. Club Brugge hanya unggul satu angka dari Galatasaray di dasar klasemen.

Sementara itu pelatih Madrid, Zinedine Zidane mengakui laga tersebut tidak akan berjalan mudah. Di pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, Bruge mampu menahan imbang Madrid.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Brugge bermain untuk lolos ke Liga Eropa sebagai tim urutan ketiga, tetapi bagi kami itu adalah pertandingan Liga Champions dan bukan pertandingan persahabatan,” beber Zidane.

“Itu sebabnya kami ingin memenangkannya, tetapi kami tahu persis sisi kualitas dari pihak lawan. Kami siap,” lanjut pelatih asal Prancis itu.

3 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

01-10-2019 Madrid 2-2 Brugge (UCL)

03-11-1976 Brugge 2-0 Madrid (European Champions Clubs’ Cup)

20-10-1976 Madrid 0-0 Brugge (European Champions Clubs’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Brugge:

23-11-2019 Brugge 2-0 Oostende (Liga)

27-11-2019 Galatasaray 1-1 Brugge (UCL)

01-12-2019 Brugge 1-0 Mouscron (Liga)

05-12-2019 Ooostende 1-1 Brugge (Piala Belgia)

08-12-2019 Truiden 1-2 Brugge (Liga).

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

10-11-2019 Eibar 0-4 Madrid (La Liga)

24-11-2019 Madrid 3-1 Sociedad (La Liga)

27-11-2019 Madrid 2-2 PSG (UCL)

30-11-2019 Alaves 1-2 Madrid (La Liga)

07-12-2019 Madrid 2-0 Espanyol (La Liga).

Perkiraan Starting Line-up Club Brugge versus Real Madrid:

Club Brugge (3-5-2): Simon Mignolet; Brandon Mechele, Simon Deli, Odilon Kossounou; Emmanuel Bonaventure Dennis, Ruud Vormer, Eder Alvarez Balanta, Mats Rits, Federico Ricca; David Okereke, Percy Tau.

Pelatih: Philippe Clement

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Alvaro Odriozola, Eder Militao, Raphael Varane, Ferland Mendy; Luka Modric, Casemiro, Isco; Gareth Bale, Luka Jovic, Vinicius Junior.

Pelatih: Zinedine Zidane