Jamu Palace, Peluang Liverpool Dekati Tangga Juara

Liverpool akan menghadapi laga kedua di era new normal. Kali ini The Reds akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Crystal Palace dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris di Stadion Anfield pada Kamis, 25 Juni 2020 dini hari WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Liverpool untuk mendekati tangga juara. Liverpool hanya butuh lima poin lagi untuk mengakhiri puasa gelar yang telah dinanti selama tiga puluh tahun. Di laga sebelumnya Liverpool hanya mampu bermain tanpa gol kontra rival sekota, Everton.

Target kemenangan di laga ini membuat Liverpool berpeluang menurunkan formasi terbaik termasuk beberapa pemain yang absen di laga sebelumnya seperti Mohamed Salah dan Andrew Robertson.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan kedua pemain itu sudah kembali berlatih. Mereka pun berpeluang mengisi starting line-up dalam pertandingan nanti.

“[Mo] berlatih kemarin benar-benar normal, ia akan berlatih hari ini sepenuhnya normal, saya kira dan kemudian ia tersedia. Apa yang saya lakukan dengan line-up, Anda harus menunggu sampai besok,” beber Klopp.

“Sama halnya dengan Robbo; ia berlatih kemarin benar-benar normal juga, jadi sama saja,” lanjutnya.

Sementara itu terkait kondisi James Milner dan Joel Matip, Klopp mengatakan kedua pemain itu dipastikan tidak akan diturunkan di laga itu. Keduanya masih menjalani proses pemulihan cedera.

“Millie dan Joel tidak akan tersedia untuk besok. Kami harus mencari tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, tetapi besok mereka tidak akan bermain,” sambung pelatih asal Jerman itu.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

23-11-2019 Palace 1-2 Liverpool (EPL)

19-01-2019 Liverpool 4-3 Palace (EPL)

21-08-2018 Palace 0-2 Liverpool (EPL)

31-03-2018 Palace 1-2 Liverpool (EPL)

19-08-2017 Liverpool 1-0 Palace (EPL).

5 Laga Terakhir Liverpool:

01-03-2020 Watford 3-0 Liverpool (EPL)

04-03-2020 Chelsea 2-0 Liverpool (FA Cup)

07-03-2020 Liverpool 2-1 Bournemouth (EPL)

12-03-2020 Liverpool 2-3 Atletico (UCL)

22-06-2020 Everton 0-0 Liverpool (EPL).

5 Laga Terakhir Crystal Palace:

08-02-2020 Everton 3-1 Palace (EPL)

22-02-2020 Palace 1-0 Newcastle (EPL)

29-02-2020 Brighton 0-1 Palace (EPL)

07-03-2020 Palace 1-0 Watford (EPL)

21-06-2020 Bournemouth 0-2 Palace (EPL).

Perkiraan starting line up Liverpool versus Crystal Palace:

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Andrew Robertson, Virgil Van Dijk, Joe Gomez, Trent Alexander-Arnold; Georginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah.

Pelatih: Jurgen Klopp.

Crystal Palace (4-3-3): Guaita; Van Aanholt, Cahill, Dann, Ward; McArthur, Milivojevic, Kouyate; Zaha, Benteke, Ayew.

Pelatih: Roy Hodgson.

Man City Jamu Burnley di Etihad Stadium

Manchester City akan kembali menghadapi pertandingan lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris. Klub berjuluk The Citizen itu akan menjamu Burnley di Stadion Etihad pada Selasa, 23 Juni 2020.

City jelas membutuhkan kemenangan untuk memangkas jarak dengan Liverpool di posisi puncak. Saat ini The Citizen tertinggal cukup jauh dari The Reds. The Reds hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara sekaligus menggagalkan City untuk mempertahankan trofi yang direbut musim lalu.

Selain misi pangkas jarak dengan Liverpool, City menghadapi laga ini dengan modal kemenangan di laga sebelumnya. The Citizen sukses menggulung Arsenal dengan skor telak. Kini City sudah mengemas total 60 poin dari 29 pertandingan yang telah dijalani.

City tentu tidak bisa meremehkan Burnley. Burnley sendiri baru akan bertanding lagi setelah kompetisi digulirkan kembali. Sementara City sudah mendapatkan kesempatan untuk memanaskan mesin setelah beberapa bulan vakum.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

04-12-2019 Burnley 1-4 City (EPL)

28-04-2019 Burnley 0-1 City (EPL)

26-01-2019 City 5-0 Burnley (FA Cup)

20-10-2018 City 5-0 Burnley (EPL)

03-02-2018 Burnley 1-1 City (EPL).

5 Laga Terakhir Manchester City:

27-02-2020 Madrid 1-2 City (UCL)

01-03-2020 Villa 1-2 City (EFL Cup)

05-03-2020 Wednesday 0-1 City (FA Cup)

08-03-2020 MU 2-0 City (EPL)

18-06-2020 City 3-0 Arsenal (EPL).

5 Laga Terakhir Burnley:

02-02-2020 Burnley 0-0 Arsenal (EPL)

15-02-2020 Southampton 1-2 Burnley (EPL)

22-02-2020 Burnley 3-0 Bournemouth (EPL)

29-02-2020 Newcastle 0-0 Burnley (EPL)

08-03-2020 Burnley 1-1 Tottenham (EPL).

Prediksi starting line up Manchester City versus Burnley:

Manchester City (4-3-3): Ederson; Mendy, Laporte, Fernandinho, Walker; David Silva, Rodri, De Bruyne; Sterling, Aguero, Bernardo Silva.

Pelatih: Josep Guardiola.

Burnley (4-4-2): Pope; Taylor, Mee, Tarkowski, Bardsley; McNeil, Cork, Westwood, Hendrick; Jay Rodriguez, Vydra.

Pelatih: Sean Dyche.

Laga Derby Buka Agenda Liverpool di Era New Normal

Liverpool akan menghadapi Everton dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris. Ini menjadi laga pertama The Reds di era new normal. Pertandingan antara dua tim sekota ini akan digelar di markas Everton di Stadion Goodison Park pada Senin, 22 Juni 2020 dini hari WIB.

Pertandingan ini penting bagi Liverpool. Selain menjaga gengsi dalam laga derby, tim besutan pelatih Jurgen Klopp ini pun sedang mengincar dua kemenangan untuk mengunci gelar Liga Inggris musim ini. Saat ini Liverpool sudah mengemas 82 poin dan unggul 22 angka dari Manchester City di urutan kedua.

Bila mampu memenangi laga ini maka Liverpool hanya butuh tiga poin untuk memastikan trofi Liga Inggris berlabuh di Stadion Anfield.

Namun demikian kubu Liverpool enggan jemawa. Sebagaimana dikatakan Klopp, Everton sedang berada dalam kondisi yang bagus. Untuk itu ia memprediksi timnya akan menghadapi perlawanan dari tuan rumah.

“Saya mengira, seperti yang selalu saya kira, Everton dalam kondisi bagus dan laga ini akan sulit bagi kami–dan sepantasnya memang demikian, karena ini Premier League,” beber Klopp.

Sementara itu kubu Everton pun tidak ingin memberikan poin begitu saja kepada Liverpool. Liverpool yang kini ditangani Carlo Ancelotti ingin memaksimalkan kesempatan untuk meraih poin.

Saa tini Everton berada di papan bawah tepatnya di urutan ke-12 dengan raihan total 37 poin. Everton butuh kemenangan untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

“Tujuan kami adalah melakukan yang terbaik dan mencoba meraih posisi bagus di klasemen, dan jika mungkin, berjuang untuk bermain di Eropa musim depan,” beber Ancelotti.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

05-01-2020 Liverpool 1-0 Everton (FA Cup)

05-12-2019 Liverpool 5-2 Everton (EPL)

03-03-2019 Everton 0-0 Liverpool (EPL)

02-12-2018 Liverpool 1-0 Everton (EPL)

07-04-2018 Everton 0-0 Liverpool (EPL).

5 Laga Terakhir Everton:

01-02-2020 Watford 2-3 Everton (EPL)

08-02-2020 Everton 3-1 Palace (EPL)

23-02-2020 Arsenal 3-2 Everton (EPL)

01-03-2020 Everton 1-1 MU (EPL)

08-03-2020 Chelsea 4-0 Everton (EPL).

5 Laga Terakhir Liverpool:

25-02-2020 Liverpool 3-2 West Ham (EPL)

01-03-2020 Watford 3-0 Liverpool (EPL)

04-03-2020 Chelsea 2-0 Liverpool (FA Cup)

07-03-2020 Liverpool 2-1 Bournemouth (EPL)

12-03-2020 Liverpool 2-3 Atletico (UCL).

Prediksi starting line-up Everton versus Liverpool:

Everton (4-4-2): Pickford; Digne, Holgate, Keane, Coleman; Sigurdsson, Davies, Gomes, Iwobi; Calvert-Lewin, Richarlison.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Andrew Robertson, Virgil van Dijk, Gomez, Trent Alexander-Arnold; Georginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson; Alex Oxlade-Chamberlain, Roberto Firmino, Sadio Mane.

Pelatih: Jurgen Klopp.

Chelsea Bertandang ke Markas Aston Villa di Pekan ke-30 Liga Inggris

Chelsea akan memainkan laga tandang di pekan ke-30 Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Blues itu akan melawat ke Villa Park, markas Aston Villa pada Minggu, 21 Juni 2020.

Di laga ini Chelsea mengemban target menang. Pasalnya tim besutan pelatih Frank Lampard itu membutuhkan kemenangan untuk meraih tiga poin. Selain itu kemenangan di laga ini membuat mereka terus menjaga jarak dengan Manchester United di urutan kelima di tabel klasemen sementara.

Chelsea kini memimpin dua angka dari Setan Merah. Bila sampai gagal meraih poin sempurna maka posisi keempat yang mereka tempati berpotensi digusur Setan Merah. Chelsea tentu tidak ingin hal ini terjadi. Target tampil di Liga Champions musim depan mengharuskan mereka finish di empat besar pada akhir musim nanti.

Tuan rumah tentu tidak ingin membuang kesempatan di laga kadang ini. Saat ini mereka sangat butuh kemenangan untuk bisa keluar dari zona degradasi.

Chelsea baru saja mendatangkan Timo Werner dari RB Leipzig. Hanya saja pemain itu baru bisa memperkuat tim pada musim depan. Pelatih Frank Lampard mengakui rekrutan ini merupakan salah satu cita-cita mereka. Kehadiran pemain asal Jerman itu bakal membuat skuad makin mumpuni.

“Dia jelas pemain yang kami sukai. Saya pribadi tentunya sudah mengikuti perkembangannya untuk waktu yang lama, hanya karena dia adalah seorang pemain bertalenta,” beber Lampard.

“Sebagai sebuah klub, kami mengejarnya dan dia pastinya akan memperkuat kami, menurut saya. Dia sangat bertalenta, menjalani musim yang fantastis tahun ini tapi sebelumnya juga,” sambung mantan pemain Chelsea dan tim nasional Inggris itu.

Rekrutan ini seperti menjadi pelampiasan setelah harus menjalani hukuman tak bisa membeli pemain baru. Menurut Lampard terbukanya kembali untuk membeli pemain akan dimanfaatkan untuk mendatangkan pemain potensial terutama yang berusia muda.

“Ketika kami tidak bisa berbuat banyak di dalam beberapa bursa transfer terakhir apapun alasannya, itu memberikan kami kesempatan untuk memberikan sejumlah pemain muda waktu lebih di tim. Tapi kami sejak awal sangat jelas soal niat untuk meningkatkan diri.”

Lampard yakin kehadiran Werner akan memberi dampak positif bagi tim. Ia pun tak sabar melihat pemain internasional Jerman itu berlaga di lapangan dengan seragam Chelsea.

Perkiraan starting line up Aston Villa versus Chelsea:

AstonVilla (4-3-3): Reina; Targett, Mings, Hause, Mohamady; Luiz, Nakamba, McGinn; Grealish, Davis, Trezeguet.

Pelatih: Dean Smith.

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Alonso, Rudiger, Kurt Zouma, Cesar Azpilicueta; Kovacic, N’Golo Kante, Masson Mount; Pulisic, Olivier Giroud, Willian.

Pelatih: Frank Lampard.

Jadwal Pertandingan Kamis, 18 Juni: Big Match di Liga Inggris dan Final Coppa Italia

Liga Primer Inggris akan kembali bergulir pada Kamis, 18 Juni 2020. Pertandingan antara Arsenal kontra Manchester City akan membuka kembali kompetisi tersebut setelah sempat terhenti karena wabah Corona atau Covid-19. Duel big match ini akan digelar di markas Arsenal di Stadion Emirates.

Pelatih Manchester City, Guardiola mengatakan timnya mungkin siap untuk laga pertama, namun tidak demikian dengan laga-laga selanjutnya. Di pertandingan pertama City akan menghadapi tim kuat Arsenal di Stadion Etihad pada Kamis, 18 Juni 2020.

“Kami mungkin siap untuk memainkan laga pertama, namun untuk pertandingan tiga hari kemudian dan laga empat hari setelahnya, kami belum siap,” beber Guardiola.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk menjaga keseimbangan tim ia akan merotasi semua pemain. Hampir enam minggu tanpa aktivitas sepak bola sangat mempengaruhi performa para pemain.

“Kami harus merotasi semua pemain. Kamu harus bermain setelah tiga Minggu berlibur dengan dua Minggu di antaranya berada di sofa tanpa melakukan banyak hal,” sambungnya.

Untuk itu ia mengatakan para pemainnya tak sepenuhnya fit. Ia mengakui dan merasakan hal tersebut. Tidak hanya itu Guardiola menilai hal serupa terjadi juga di tim-tim lain.

“Itulah mengapa sepertinya pemain tak sepenuhnya fit.Ini yang kami rasakan saat ini. Saya pikir tim lain juga mengalaminya,” pungkas mantan juru taktik Bayern Muenchen tersebut.

Sementara itu dari sepak bola Italia akan digelar partai final Coppa Italia antara Juventus kontra Napoli.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Kamis, 18 Juni 2020:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:00 WIB – Aston Villa vs Sheffield United – Mola TV Live)
02:15 WIB – Manchester City vs Arsenal – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Eibar vs Athletic Bilbao – beIN Sports 1 (Live)
00:30 WIB – Real Valladolid vs Celta Vigo – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Osasuna vs Atletico Madrid – beIN Sports 1 (Live)

COPPA ITALIA

02:00 WIB – Napoli vs Juventus – TVRI, Usee Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

01:30 WIB – Borussia Dortmund vs Mainz – Fox Sports, Mola TV (Live)
01:30 WIB – RB Leipzig vs Dusseldorf – Fox Sports 2, Mola TV (Live)
01:30 WIB – Bayer Leverkusen vs FC Koln – Fox Sports 3, Mola TV (Live)
01:30 WIB – Augsburg vs Hoffenheim – Mola TV (Live)

Liverpool Bisa Saja Pesta Juara di Musim Depan

Saat ini Liverpool sedang berada di ambang juara Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Reds itu hanya butuh tambahan enam poin untuk memastikan trofi juara akan berlabuh di Anfield. Dua kemenangan lagi tentu bukan perkara sulit bagi tim besutan pelatih Jurgen Klopp itu.

Hanya saja musim ini akan berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Seandainya menjadi juara tim tersebut tidak bisa merayakan pesta juara dengan para penggemarnya. Situasi yang tengah tak kondusif menjadi sebab. Saat ini dunia sedang berperang memerangi wabah Corona atau Covid-19.

Menurut Klopp situasi ini tidak bisa dielak, termasuk juga bagaimana mereka seharusnya beradaptasi. Ia memahami bahwa untuk musim ini mereka tidak akan bisa berpesta seperti biasanya. Merayakan gelar juara di stadion lantak kembali bukan hal yang diinginkan.

“Bahwa Anda tidak bisa merayakan dengan cara yang selalu diimpikan, itu tidak menyenangkan, saya paham. Saya merasakan hal yang sama. Merayakan sendiri di stadion dan kemudian pulang itu bukan cara yang ideal,” beber Klopp.

Menurutnya situasi ini tidak bisa dielak. Mereka tidak bisa memaksa untuk melakukan hal yang tidak diperkenankan. Baginya tidak perlu untuk membesarkan hal tersebut.

“Bukan seperti itu ketika Anda memikirkannya. Tapi itu tidak bisa diubah sekarang. Kenapa membesar-besarkan sesuatu yang tidak bisa diubah?”

Menurutnya timnya akan bisa merayakan pesta juara pada waktu yang tepat. Saat situasi kembali normal dan sudah ada solusi terbaik maka bukan tidak mungkin mereka akan merayakan pesta juara.

“Akan datang hari di mana hidup kembali normal. Ketika seseorang sudah menemukan vaksinnya, ketika seseorang sudah menemukan solusi untuk masalah ini, ketika tingkat penularan nol atau di bawahnya. Hari itu akan datang. Kemudian kami berhak merayakan yang kami inginkan pada hari itu.”

Baginya tidak menjadi masalah bila pesta juara itu baru terjadi musim depan. Menurutnya hal tersebut tak aneh karena saat itu trofi masih ada di tangan mereka. Mereka bisa mengarak trofi keliling kota.

“Kalau itu di pekan ke-12 atau 13 musim depan dan kami ingin merayakan, siapa yang akan menghentikan? Kami masih punya trofi dan kemudian kami keliling kota dan berdiri di atas bus. Jika orang lain berpikir kami gila, sejujurnya saya tidak peduli.”

Menurutnya bila harus merayakannya musim depan baginya tetap spesial. Menurutnya bukan suatu masalah bila tidak harus merayakan gelar juara saat ini.

“Bisakah itu tetap jadi perayaan yang spesial? Tidak diragukan. Itu berbeda, tapi berbeda kadang tidak masalah,” pungkasnya.

Eks Liverpool Ini Yakin Werner Akan Tampil Reguler di Chelsea

Saat ini nama Timo Werner semakin dekat ke Chelsea. Pemain ini dikabarkan bakal mendapatkan masa depan yang cerah bila sampai mendarat di Stamford Bridge. Ia bisa mendapat kesempatan untuk bermain reguler.

Hal ini diyakini oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp. Menurutnya peluang pemain tersebut untuk mendapat tempat utama semakin terbuka mengingat beberapa pemain depan Chelsea seperti Pedro Rodriguez dan Willian dikabarkan akan meninggalkan klub tersebut.

Redknapp pun mengapresiasi langkah pelatih Chelsea, Frank Lampard yang sukses mendapatkan Hakim Ziyech dari Ajax Amsterdam. Kehadiran pemain itu membuat Chelsea perlahan-lahan bisa membangun kekuatan tim dengan mengandalkan kekuatan para pemain muda.

“Mereka sudah mendapatkan Ziyech juga dan dia kelihatannya akan jadi perekrutan yang sangat bagus. Frank (Lampard) sedang membangun tim yang sangat bagus dan muda,” beber Redknapp.

Lebih lanjut pemain yang pernah berposisi sebagai gelandang Liverpool itu mengatakan saat ini ada beberapa pemain muda Chelsea yang tampil gemilang. Salah satunya adalah Tammy Abraham. Werner bisa mengambil salah satu posisi di tiga posisi terdepan.

“Tammy (Abraham) sudah bermain baik di depan, tapi dia (Werner) bisa bermain di sisi manapun di tiga posisi terdepan. Saya rasa itu menunjukkan bahwa mereka melakukan hal-hal bagus di Chelsea,” sambungnya.

Redknapp mengatakan Lampard sudah bekerja baik di tim tersebut meski kini masih berjuang untuk mengunci posisi empat besar.

“Frank sudah bekerja dengan baik, terutama kalau mereka berhasil finis empat besar. Kalau transfer ini tuntas tanpa mengetahui apakah Chelsea bakal lolos ke Liga Champions, maka itu menunjukkan bahwa dia sangat terkesan dengan apa yang Frank dan Chelsea sedang kerjakan sekarang.”

Meski Chelsea masih berjuang untuk bisa mendapat satu tempat di Liga Champions musim depan, Redknapp menilai Werner tertarik dengan Chelsea bisa jadi karena kinerja Lampard. Selain itu peluang Werner untuk mendapat menit bermain secara teratur adalah terkait sejumlah pemain senior yang akan berakhir masa kontrak.

“Dia mungkin melihat ke lini depan Chelsea sekarang, dengan Willian dan Pedro habis masa kontrak musim panas ini, lalu berpikir bahwa dia bisa menjadi pemain yang tapil reguler di tim tersebut,” pungkasnya.

Saat ini Si Biru berada di urutan keempat dengan raihan total 48 poin dari 29 pertandingan. Chelsea sementara ini memimpin tiga angka dari Manchester United di urutan kelima. Dengan sisa sembilan pertandingan persaingan mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan bakal berlangsung ketat.

 

Arsenal Sudah Salah dengan Aubameyang sejak Hari Pertama

Saat ini nama Pierre-Emerick Aubameyang sedang diterpa sejumlah isu bersama Arsenal. Pemain berdarah Afrika itu dikabarkan akan meninggalkan Emirates Stadium. Beberapa klub besar pun disebut-sebut sebagai pelabuhan baru mantan pemain Borussia Dortmund itu.

Mantan pemain belakang Manchester United, Gary Neville, memiliki sejumlah pandangan terkait nasib pemain itu bersama The Gunners. Menurut mantan pemain timnas Inggris itu, Arsenal sudah melakukan kesalahan sejak mendatangkan pemain itu ke Emirates Stadium.

Menurutnya ada yang salah dalah sikap dan pandangan Arsenal terhadap para pemain bintang. Bahkan menurutnya kesalahan itu tidak hanya baru terjadi pada Aubameyang, tetapi sudah terjadi berulang-ulang yang membuat sejumlah pemain bintang seperti Aaron Ramsey, Danny Welbeck, hingga Jack Wilshere harus pergi dari London Utara. Bahkan para pemain tersebut angkat kaki dengan status bebas transfer.

“Arsenal menempatkan diri di posisi ini terlalu sering. Saya rasa kesepakatan 3,5 tahun untuk seorang pemain yang berharga 60 juta paun, Anda setidaknya akan menginginkan tahun keempat kontrak hanya agar Anda bisa mengontrolnya ketika dia tampil baik di dua musim pertama, yang jelas sudah dia lakukan,” beber Neville.

Lebih lanjut Neville mengatakan ini merupakan kesalahan Arsenal. Bahkan kini kesalahan yang sama dilakukan para Aubameyang. Situasi yang saat ini sedang terjadi dengan Aubameyang, menurut Neville, tidak lepas dari kesalahan-kesalahan serupa yang telah dilakukan sebelumnya.

“Itulah kesalahan yang sudah dibuat dari hari pertama dengan Aubameyang. Fakta bahwa mereka ada di posisi ini sekarang adalah karena kesalahan-kesalahan yang sudah dibuat sebelumnya,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Arsenal sepertinya mengambil cara untuk mempertahankan pemain selama setahun dan kemudian membiarkan mereka pergi ke klub lain secara cuma-Cuma.

“Saya rasa Arsenal ada di posisi di mana para pemain bisa mengambil keputusan. Mereka bisa mempertahankannya untuk setahun lagi, tapi kemudian dia bisa pergi secara cuma-cuma,” lanjutnya.

Saat ini Arsenal masih terus berjuang di pentas domestik. Dalam beberapa musim terakhir performa klub tersebut kurang meyakinkan. Di musim ini Arsenal dipastikan tak akan mampu meraih trofi Liga Primer Inggris.

Saat ini Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris hingga kompetisi terpaksa dihentikan. The Reds bahkan sudah berada di ambang juara dengan hanya membutuhkan tambahan enam poin lagi alias dua kemenangan.

Dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City di urutan kedua, tim asal kota pelabuhan itu hampir pasti mengakhiri puasa gelar selama 30 tahun terakhir.

Man United Tak Perlu Rekrut Coutinho

Saat ini nama Philippe Coutinho sedang dikaitkan dengan sejumlah klub. Pemain yang dipinjamkan Barcelona ke Bayern Muenchen itu belum mendapatkan kepastian terkait statusnya. Ia pun dirumorkan akan hijrah. Beberapa klub disebut-sebut tertarik untuk mendapatkan jasanya. Salah satunya adalah Manchester United.

Namun demikian mantan pemain Setan Merah, Dimitar Berbatov justru menganjurkan sebaliknya. Berbatov meminta United untuk tidak ikut dalam perburuan pemain asal Brasil itu. Ia beralasan performa pemain tersebut belum cukup meyakinkan sejak hijrah dari Liverpool ke Barcelona.

“Semua orang berpikir dia akan sukses ketika pindah ke Barcelona tapi itu tidak berhasil. Kadang Anda perlu mundur satu langkah untuk melompat ke depan,” ungkap Berbatov.

Lebih lanjut Berbatov mengatakan Coutinho masih memiliki potensi untuk mendapatkan kembali performa terbaiknya. Namun demikian ia perlu berada di klub yang tepat dengan pelatih yang pas. Selain itu di klub tersebut, Coutinho harus mendapatkan jatah bermain reguler agar ia bisa berkreasi.

“Dia akan pindah ke tim bagus, tidak diragukan lagi, tapi dia butuh kepercayaan manajer dan membuatnya jadi pilar utama agar dia bisa bermain dengan tenang dan bebas melakukan apa yang dia lakukan.”

Beberapa klub dikaitkan dengan Coutinho. Selain Setan Merah, Arsenal, Chelsea dan Newcastle United pun disebut-sebut ikut memburu tanda tangannya. Namun demikian Berbatov menilai untuk Manchester United tidak harus ikut dalam perburuan itu.

“Orang lain akan melihatnya dikaitkan dengan United dan mereka akan menunjuk hubungannya dengan Liverpool dan bagaimana dia tidak akan pernah dimaafkan kalau pindah ke Old Trafford. Tapi sejujurnya, United tidak butuh dia saat ini,” sambungnya.

Berbatov memberikan alasan lain. Saat ini The Red Devils sudah memiliki pemain dengan karakter mirip Coutinho. Ia adalah pemain internasional Portugal, Bruno Fernandes yang memiliki grafik penampilan semakin meningkat. Dengan adanya Bruno yang langsung nyetel dengan United, Berbatov menilai klub tidak perlu untuk mendatangkan Coutinho.

“Bruno Fernandes adalah pemain yang sangat mirip, dia benar-benar langsung nyetel dan terlihat seperti rekrutan yang menjanjikan, jadi saya kira tidak akan ada gunanya United merekrutnya (Coutinho),” sambungnya.

Selain Bruno, Setan Merah pun masih memiliki beberapa pemain bintang lainnya. Paul Pogba dan Scott McTominay adalah pemain-pemain dengan kualitas yang mumpuni.

“Pogba kembali, Fernandes ada, McTominay juga tampil bagus mereka sudah punya cukup kualitas di sana, jadi merekrut Coutinho tidak akan ada gunanya,” pungkasnya.

Harapan Pelatih Spurs di Bursa Transfer Nanti

Saat ini dunia sedang mengalami situasi sulit tersebab wabah Corona atau Covid-19. Hampir semua segi kehidupan terpapar, tidak terkecuali dunia olahraga. Selain kompetisi yang terganggu, situasi ini pun turut mempengaruhi kondisi finansial klub.

Tak heran selama masa pandemi sejumlah klub melakukan penyesuaian keuangan di antaranya dengan memangkas gaji pemain dan staf. Bagaimana dengan kebijakan transfer?

Pelatih Tottenham Hotspur memiliki pandangan tersendiri. Jose Mourinho mengatakan situasi yang ada ini membuat klub harus lebih bijaksana dalam membelanjakan pemain. Ia melihat situasi ini akan sangat mempengaruhi aktivitas di bursa transfer. Bisa saja akan ada perubahan dalam harga pemain dan klub-klub yang biasa royal di bursa transfer akan berpikir panjang untuk melakukan hal yang sama lagi.

“Saya kira wajar kalau bursa akan berbeda. Saya tidak melihat dunia, dan khususnya dunia sepakbola, siap untuk harga-harga gila seperti dulu, dan investasi gila yang kadang dilakukan beberapa klub dan liga,” beber Mourinho.

Namun demikian Mourinho tak yakin bahwa aka nada bursa transfer musim panas ini. Saat ini dunia sedang berperang memerangi wabah Corona. Dan sejumlah kompetisi di Eropa masih terhenti.

“Tapi pertanyaan pertama saya setelah itu adalah: ‘Kapan bursa transfernya?’ Karena saya kira itu tidak akan terjadi antara Juli-Agustus lagi. Jelas akan lebih mundur dari itu.”

Bila ditanya apa yang ia inginkan dari klub dalam situasi seperti ini, Mourinho memberikan jawaban bijak. Mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid itu meminta klub untuk tidak royal dan menghambur-hamburkan uang dalam bursa transfer.

Ia meminta semua pihak untuk bisa lebih memahami dan menghormati situasi seperti ini. Menurutnya bukan hanya dunia sepak bola yang terkena imbas wabah Corona tetapi hampir semua segmen kehidupan.

“Kalau Anda tanya saya apa yang saya inginkan di klub, saya ingin klub saya seperti yang saya tahu: bijaksana, seimbang, tidak akan menghambur-hamburkan uang, dan kami mencoba menghormati situasi ini, bukan cuma soal sepakbola tapi juga dunia dan masyarakat secara umum,” pungkasnya.

Saat ini Liga Primer Inggris belum lagi bergulir. Berkembang sejumlah spekulasi terkait kapan kompetisi itu akan berputar lagi.

Klub-klub peserta sudah mulai berlatih meski tetap mematuhi sejumlah protokol secara ketat. Pertengahan Juni mendatang disebut-sebut sebagai waktu yang pas bagi bergulirnya lagi kompetisi tertinggi di jagad sepak bola Inggris itu.