Ganti Posisi, Fernandinho: Awalnya Terasa Aneh

Menjadi seorang pemain sepak bola profesional tidak hanya berhadapan dengan jadwal pertandingan yang padat dan berbagai tekanan selama pertandingan. Hal lain yang menantang seorang pemain sepak bola adalah kemungkinan untuk berotasi ke posisi berbeda dari yang diinginkan.

Hal inilah yang pernah dirasakan oleh Fernandiho. Pemain asal Brasil ini merasakan hal tersebut saat bersama Pep Guardiola di Manchester City. Menurut pemain berkepala plontos ini berpindah posisi bukan perkara mudah.

Sebelumnya pemain yang berposisi asli sebagai gelandang ini digeser menjadi bek tengah. Menurut Fernandinho situasi tersebut sungguh menantang. Apalagi posisi tersebut sangat krusial dalam sebuah tim sepak bola. Ia berada di garda terakhir sebelum lawan menghadapi penjaga gawang.

“Saya rasa tantangan terbesar pindah ke posisi bek tengah buat saya adalah, sebagai gelandang, Anda terbiasa banyak berlari di depan. Anda bertarung di tengah, bisa kehilangan atau memenangi bola,” beber Fernandinho.

Lebih lanjut ia mengatakan meski banyak tantangan dan tekanan bermain lebih ke belakang, baginya ada hal menarik yang ditemui. Salah satunya memungkinkannya untuk mendapatkan ruang lebih lebar. Namun demikian ia tetap harus mewaspadai lawan yang bisa dengan jeli memanfaatkan kesalahan atau kekalaian mereka.

“Tapi di posisi bek tengah, Anda punya banyak ruang di belakang, antara bek tengah dan kiper, dan Anda harus memperhatikan betul bahwa kebanyak tim yang melawan kami mengincar dengan bola-bola terobosan ke belakang barisan empat bek,” sambungnya.

Pemain yang kini sudah berusia 34 tahun itu mengaku sempat merasa aneh di masa-masa awal bermain pada posisi baru tersebut. Namun seiring berjalannya waktu ia pun bisa beradaptasi dan pelan-pelan merasa nyaman dengan posisi itu.

“Buat saya, pada awalnya, agak sedikit aneh beradaptasi dengan itu, tapi setelah itu sih saya bisa melakukannya,” tegasnya.

Pelatih Pep Guardiola tentu memiliki alasan mengutak-atik posisi pemain. Selain melihat kemampuan sang pemain, hal ini juga dipicu oleh kebutuhan tim. Hanya saja untuk pemain seperti Fernandinho, bermain lebih ke belakangan membuat ia kehilangan kesempatan untuk menunjukkan diri sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Manchester Biru tentu merasakan kehilangan hal ini.

Musim ini Manchester City hampir pasti kehilangan gelar juara Liga Primer Inggris. Saat ini Manchester Biru berada di urutan kedua di tabel klasemen sementara. Namun City tertinggal jauh dari Liverpool di posisi puncak. Liverpool semakin dekat menuju tangga juara.

De Bruyne: Kami Mungkin Bisa Latih Lagi Dua Minggu ke Depan

Saat ini para penggemar Liga Primer Inggris sedang menanti nasib kompetisi musim ini. Banyak spekulasi beredar. Ada yang menilai kompetisi tersebut sebaiknya disudahi saja. Di sisi lain tidak sedikit yang mengharapkan agar kompetisi tersebut berlanjut lagi.

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne mengatakan timnya berharap agar kompetisi bisa dilanjutkan lagi. Tidak hanya itu ia memprediksi mereka akan kembali berlatih dalam waktu dekat. Ia pun mengaku tak sabar untuk kembali berlatih.

Menurut pemain asal Belgia itu dalam situasi seperti ini sepak bola bisa memberikan hiburan kepada banyak orang. Suasana pandemi Corona atau Covid-19 membuat banyak orang merasa cemas. Sepak bola bisa hadir untuk memberikan hiburan.

“Perasaan saya mengatakan bahwa kami mungkin bisa berlatih lagi dalam dua minggu ke depan. Pemerintah ingin memulai kembali sepakbola untuk memberi sesuatu kepada banyak orang,” beber De Bruyne.

Lebih lanjut De Bruyne mengatakan kompetisi Liga Primer Inggris berpeluang besar dilanjutkan. Hanya saja ia ragu bila para penonton tetap diizinkan untuk menyaksikan setiap pertandingan secara langsung di stadion. Meski kompetisi tak lagi menarik, De Bruyne tetap berharap tetap dilanjutkan hingga tuntas.

“Saya rasa semuanya akan dituntaskan tanpa fan. Ini jelas membuat musim tak lagi menarik bagi siapapun, tetapi musim ini akan diselesaikan,” sambungnya.

De Bruyne menyinggung terkait dampak dari wabah Corona. Menurutnya wabah ini sudah mengguncang stabilitas keuangan klub-klub Liga Inggris. Ia memprediksi bila musim ini tak bisa diselesaikan maka akan ada masalah serius bagi setiap klub.

“Aspek finansial terlalu penting di Liga Inggris. Jika musim tidak selesai, itu akan menyebabkan masalah serius,” pungkasny.

Saat ini Liverpool masih menanti kelanjutan Liga Primer Inggris musim ini. Sebelum kompetisi dihentikan karena wabah Corona atau Covid-19, Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara. Liverpool unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Manchester City.

Walikota Liverpool, Joe Anderson mengatakan kompetisi Liga Primer Inggris sebaiknya dihentikan. Tidak hanya itu ia juga meminta agar gelar juara diberikan kepada Liverpool.

Ia mengakui saat ini muncul pro dan kontra terkait nasib Liga Inggris musim ini. Ada juga yang meminta dan berharap agar kompetisi tersebut tetap berlanjut.

“Saya rasa keputusan terbaik adalah mengakhiri musim ini. Bukan cuma soal Liverpool – mereka jelas sudah jadi juara – mereka pantas mendapatkannya, mereka harus dinobatkan sebagai juara,” beber Anderson.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan semua orang. Menurutnya urusan sepak bola itu berada di urutan kedua.

Derby Manchester di Pekan ke-29 Liga Inggris

Salah satu pertandingan yang menarik perhatian para penggemar Liga Primer Inggris akan tersaji pada Minggu, 8 Maret 2020 malam WIB. Laga pekan ke-29 ini akan mempertemukan sesame tim asal kota Manchester yakni Manchester United dan Manchester City. Laga ini akan diglar di markas United di Stadion Old Trafford.

Bagi Manchester City pertandingan ini penting untuk terus memangkas jarak dengan Liverpool di puncak klasemen. Meski jarak di antara kedua tim terpaut sangat jauh, dengan terus mengemas poin sempurna, setidaknya City bisa menunda pesta juara The Reds. Selain itu kemenangan penting untuk menjaga posisi mereka aman di urutan kedua.

Sementara itu United tidak ingin membuang kesempatan untuk meraih poin di kandang sendiri. Kemenangan di laga ini akan semakin mempertebal keyakinan untuk terus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Saat ini United terus memburu poin agar bisa terus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Target Setan Merah jelas, yakni zona Liga Champions Eropa.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan laga ini bukan pertama kali bagi kedua tim. Apalagi kedua tim sudah cukup sering bertemu dalam beberapa bulan terakhir.

“Kami sudah empat kali bertemu Manchester City dalam beberapa bulan. Kami terus belajar untuk berkembang, dan menghadapi salah satu tim kuat merupakan satu tantangan besar bagi kami,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan City tetap klub yang kuat meski berpotensi tampil tidak dengan kekuatan terbaik.

Sebagaimana dikatakan pelatih Manchester Biru, Pep Guardiola, salah satu pemain kunci yakni Kevin De Bruyne, diragukan tampil di laga krusial ini.

“Kevin De Bruyne terus membaik, meski belum pulih seratus persen. Kami akan melihat apakah dia akan siap untuk pertandingan melawan Manchester United,” beber Guardiola.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

30-01-2020 City 0-1 MU (Carabao Cup)

08-01-2020 MU 1-3 City (Carabao Cup)

08-12-2019 City 1-2 MU (EPL)

25-04-2019 MU 0-2 City (EPL)

11-11-2018 City 3-1 MU (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester Unied:

21-02-2020 Club Brugge 1-1 MU (UEL)

23-02-2020 MU 3-0 Watford (EPL)

28-02-2020 MU 5-0 Club Brugge (UEL)

01-03-2020 Everton 1-1 MU (EPL)

06-03-2020 Derby 0-3 MU (Piala FA).

5 Pertandingan Terakhir Manchester City:

20-02-2020 City 2-0 West Ham (EPL)

23-02-2020 Leicester 0-1 City (EPL)

27-02-2020 Madrid 1-2 City (UCL)

01-03-2020 Villa 1-2 City (Carabao Cup)

05-03-2020 S Wednesday 0-1 City (Piala FA).

Perkiraan starting line-up Manchester United versus Manchester City:

Manchester United (4-3-1-2): David De Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw; Scott McTominay, Nemanja Matic, Fred; Bruno Fernandes; Anthony Martial, Mason Greenwood.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes; Kyle Walker, Fernandinho, Nicolas Otamendi, Benjamin Mendy; Bernardo Silva, Rodrigo, David Silva; Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Jadwal Pertandingan Sabtu, 7 Maret: Derbi Manchester

Pertandingan menarik di pentas Liga Primer Inggris akan tersaji akhir pekan ini, tepatnya pada Sabtu, 7 Maret 2020. Manchester United akan berduel dengan rival sekota, Manchester City di kandang sendiri di Stadion Old Trafford.

Laga ini diprediksi akan berlangsung menarik. Kedua tim, selain karena gengsi, akan berjuang untuk meraih poin sempurna demi memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan performa United semakin membaik seperti kinerja sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

“Saya sudah mengatakan ini saat kami menghadapi mereka di Carabao Cup, dari apa yang saya lihat, pemain mereka mengikuti dia,” beber Guardiola.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Sabtu, 7 Maret 2020:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:30 WIB – Burnley vs Tottenham – Mola TV (Live)
21:00 WIB – Chelsea vs Everton – TVRI, Mola TV (Live)
23:30 WIB – Manchester United vs Manchester City – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Barcelona vs Real Sociedad – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Getafe vs Celta Vigo – beIN Sports 1 (Live)
18:00 WIB – Osasuna vs Espanyol – beIN Sports 1 (Live)
20:00 WIB – Real Valladolid vs Athletic Bilbao – beIN Sports 1 (Live)
22:00 WIB – Levante vs Granada – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

18:30 WIB – Parma vs SPAL – beIN Sports 2 (Live)
21:00 WIB – AC Milan vs Genoa – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:30 WIB – Borussia Monchengladbach vs Borussia Dortmund – Fox Sports (Live)
21:30 WIB – Bayern Munchen vs Augsburg – Fox Sports 3 (Live)

LIGUE 1

02:00 WIB – Nice vs AS Monaco – beIN Sports 2 (Live)

MAJOR LEAGUE SOCCER

05:00 WIB – Toronto FC vs New York City FC – beIN Sports 2 (Live)
07:00 WIB – Atlanta United vs FC Cincinnati – beIN Sports 2 (Live)
08:00 WIB – San Jose Earthquakes vs Minnesota United – beIN Sports 1 (Live)
09:00 WIB – Colorado Rapids vs Orlando City – beIN Sports 2 (Live)
10:00 WIB – Los Angeles Galaxy vs Vancouver Whitecaps – beIN Sports 1 (Live)

A-LEAGUE

12:00 WIB – Central Coast Mariners vs Wellington Phoenix – beIN Sports 1 (Live)
14:00 WIB – Perth Glory vs Melbourne City – beIN Sports 1 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – ATK vs Bengaluru – Fox Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Arema FC vs Persib Bandung – Indosiar (Live)
18:30 WIB – PSS Sleman vs TIRA Persikabo – Indosiar (Live)

De Bruyne Tak Menyangka City Bisa Dikalahkan Man United

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne tak habis pikir timya bisa menelan pil pahit di leg kedua babak semi final Piala Liga Inggris. Meski menguasai jalannya pertandingan, City justru takluk dari rival sekota, Manchester United satu gol tanpa balas.

“Saya benar-benar tidak paham bagaimana kami bisa kalah di pertandingan ini. Bagi saya, United bahkan tidak memiliki satu peluang hari ini. Dalam [penyerangan] kami terlalu banyak menyia-nyakan peluang,” beber De Bruyne.

Lebih lanjut pemain internasional Belgia itu mengatakan timnya harus belajar dari pertandingan tersebut meski pada akhirnya mereka bisa lolos ke babak final.

“Saya pikir kami harus belajar dari ini namun pada akhirnya, ini bagus bahwa kami lolos ke final,” sambungnya.

City kalah karena gol tunggal Nemanja Matic. Menurut De Bruyne, gol tersebut tidak lepas dari kecerobohan para pemain City.

“Saya pikir kami sedikit ceroboh. Golnya [Matic]… kami tidak mengamankan area dengan sangat baik dan tiba-tiba saja mereka mencetak gol,” bebernya.

Bila diingat-ingat, United hampir tidak memiliki peluang berbahaya di pertandingan itu. Namuan dengan satu kesempatan Setan Merah bisa mengubah keadaan.

“Saya pikir Anda bisa beri tahu saya apakah United punya peluang lebih dari satu di pertandingan ini; bahkan di akhir mereka tidak melakukan apa-apa. Tapi ya, dengan satu peluang mereka bisa mencetak gol dan pada akhirnya kami berjuang ketika memang harus. Kami perlu belajar dari kesalahan ini,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan pelatih City, Pep Guardiola. Menurut pelatih asal Spanyol itu, timnya tampil baik di laga tersebut. Bahkan ia menilai performa timnya jauh lebih baik dari United.

“Kami bermain sangat bagus dan selama 180 menit kami bermain jauh lebih baik ketimbang Man United,” beber Guardiola.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu senang timnya akhirnya bisa melaju ke partai puncak berkat keunggulan agregat 3-2. Meski kalah 0-1 di leg kedua, City memiliki modal bagus di leg pertama berkat kemenangan dengan skor 3-1 di kandang Setan Merah.

“Kami senang bisa melaju ke Wembley untuk final ketiga beruntun. Kami akan bertarung untuk memenangi kompetisi ini seperti tiga tahun terakhir,” sambungnya.

Pep pun mengevaluasi performa timnya di laga tersebut. Ia berharap timnya bisa lebih tajam di laga-laga selanjutnya.

“Kami kebobolan satu gol dari satu-satunya shot on goal yang mereka miliki di babak pertama, kemudian di babak kedua kami membuat cukup banyak peluang untuk bikin banyak gol,” tegas Guardiola.

 

Manchester City Hadapi Sheffield di Pekan ke-24 Liga Inggris

Manchester City akan menjalani pertandingan pekan ke-24 Liga Primer Inggris menghadapi Sheffield United. Laga iin akan digelar di Bramall Lane yang merupakan kandang Sheffield pada Selasa, 21 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Ini menjadi kesempatan bagi City untuk kembali ke jalur positif setelah di pekan sebelumnya hanya mampu meraih hasil imbang. Selain itu tambahan tiga poin membuat tim ini terus menjaga asa untuk mengejar Liverpool di puncak klasemen. Saat ini City tertinggal 16 poin dari sang pemimpin klasemen.

Sementra itu Sheffield butuh kemenangan untuk terus memperbaiki posisi di tabel klasemen. Sekalipun bertindak sebagai tim promosi, klub ini tampil cukup mentereng sepanjang musim ini. Buktinya mereka mampu berada di papan atas.

Pelatih City, Pep Guardiola mengatakan saat ini timnya terus menjaga peluang untuk mengejar Liverpool. Namun untuk mengkudeta The Reds hampir mustahil. Karena itu target realistis adalah menjaga posisi runner-up hingga musim berakhir.

“Tujuan kami sekarang adalah finis kedua [di Liga Inggris] dan memenangi kompetisi lain [Piala FA, Carabao Cup, dan Liga Champions]. Anda harus memiliki target prioritas. Namun, Anda tidak dapat meraihnya, jika bermain buruk di Premier League, sehingga harus mempertahankan standar yang tinggi,” beber Guardiola.

Sementara itu kubu Sheffield tidak ingin membuang kasempatan untuk meraih poin di kandang. Sekalipun akan menghadapi sang juara bertahan, mereka tidak gentar. Sebagaimana dikatakan pelatih Sheffield United, Chris Wilder timnya harus menampilkan permainan maksimal bila ingin membuat kejutan.

“Manchester City ingin memenangi setiap pertandingan [yang mereka lakoni]. Anda tidak akan mendapat hasil jika tidak bermain dengan baik [dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya], sebagai tim,” tegas Wilder.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

30-12-2019 City 2-0 Sheffield (EPL)

27-01-2008 Sheffield 2-1 City (FA Cup)

26-12-2006 Sheffield 0-1 City (EPL)

14-10-2006 City 0-0 Sheffield (EPL)

01-01-2002 Sheffield 1-3 City (First Division).

5 Pertandingan Terakhir Sheffield United:

30-12-2019 City 2-0 Sheffield (EPL)

03-01-2020 Liverpool 2-0 Sheffield (EPL)

05-01-2020 Sheffield 2-1 AFC Fylde (FA Cup)

11-01-2020 Sheffield 1-0 West Ham (EPL)

18-01-2020 Arsenal 1-1 Sheffield (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester City:

02-01-2020 City 2-1 Everton (EPL)

05-01-2020 City 4-1 Port Vale (FA Cup)

08-01-2020 MU 1-3 City (Carabao Cup)

12-01-2020 Aston Villa 1-6 City (EPL)

18-01-2020 City 2-2 Palace (EPL).

Perkiraan Starting Line-up Sheffield United versus Manchester City:

Sheffield United (3-5-2): Dean Henderson; Chris Basham, John Egan, Jack O’Connell; George Baldock, John Lundstram, Oliver Norwood, John Fleck, Enda Stevens;Oliver McBurnie, Billy Sharp. Pelatih: Chris Wilder

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes; Kyle Walker, Nicolas Otamendi, Fernandinho, Oleksandr Zinchenko; Bernardo Silva, Rodri, Kevin De Bruyne; Riyad Mahrez, Gabriel Jesus, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Usai Cetak Tiga Gol, Guardiola Sebut Aguero Legenda

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola angkat topi dengan sepak terjang Sergio Aguero selama membela klub tersebut. Mantan pemain Atletico Madrid itu masih menjadi andalan di lini serang The Citizen.

Aguero pun sanggup menjawab kepercayaan dengan menjadi bomber bagi klub asal kota Manchester itu. Terkini, pemain asal Argentina itu sukses mencetak hattrick alias tiga gol saat City menggulung Aston Villa dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu, 12 Desember 2020 lalu. Menghadapi Aston Villa di Villa Park, The Citizen menang dengan skor telak 6-1.

Tiga gol di laga ini membuat Aguero menorehkan rekor pribadi. Itu merupakan gol ke-175 pemain asal Argentina itu sekaligus menjadikannya setara dengan Thierry Henry sebagai pemain non Inggris dengan gol terbanyak di Liga Primer Inggris.

Kiprah Aguero pun mendapat sanjungan dari pelatih City, Pep Guardiola. Menurut Guardiola Aguero telah menjadi salah satu legenda di klub yang berbasis di kota Manchester itu.

“Dia adalah seorang legenda. Sebuah kehormatan bisa berada di sini di hari dia mengukir rekor. Pemain semacam ini…tidak terlalu banyak muncul dalam sejarah luar biasa sepakbola Inggris,” beber Guardiola.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan kehadiran Aguero meningkatkan kualitas Liga Primer Inggris. Mampu memecahkan rekor Thierry Henry merupakan pencapaian luar biasa.

“Dia membantu membuat Premier League jadi lebih baik. Bisa memecahkan rekor dari legenda luar biasa seperti Thierry Henry berarti itu bukan performa jangka pendek saja, itu butuh bertahun-tahun,” sambungnya.

“Menjadi pemain asing dengan gol dan hat-trick terbanyak sudah mengungkapkannya sendiri. Semoga dia bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” lanjutnya.

Bila dibandingkan dengan Messi, Guardiola masih menjagokan Messi. Menurut Guardiola Messi adalah pemain dengan kemampuan yang lengkap dan bisa beroperasi di berbagai lini. Meski begitu setelah Messi, pemain terbaik berikutnya adalah Aguero.

Enam gol City dicetak oleh  Riyad Mahrez di menit ke-18 dan 24, Gabriel Jesus di menit ke-46 dan hattrick Sergio Aguero di menit ke-28, 57, dan 81. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh El Ghazi di menit ke-90+1.

Kemenangan ini membuat City berhak atas tiga poin untuk menambah koleksi poin menjadi 47 dari 22 pertandingan. City pun menyalip Leicester City dengan keunggulan dua angka. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool yang telah mendulang total 61 poin dari 21 laga.

 

Man City Menangi Derbi Manchester di Semi Final Piala Liga Inggris

Manchester City sukses memenangi derbi Manchester menghadapi Manchester United di leg pertama babak semi final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris. Tampil di markas Setan Merah di Stadion Old Trafford pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. City sukses membungkam tuan rumah dengan skor 3-1.

Trigol tim tamu dicetak oleh Bernardo Silva di menit ke-17, Riyad Mahrez di menit ke-33, dan gol bunuh diri Andreas Pareira di menit ke-39. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marcus Rashford di menit ke-70.

Kemenangan ini membuat City berpeluang meraih tiket ke babak final Piala Liga Inggris. Tidak hanya itu, City pun sukses membalas kekalahan dalam pertemuan sebelumnya di pentas Liga Primer Inggris.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal City langsung menggempur pertahanan tuan rumah. Tim tamu sukses memecah kebuntuan di menit ke-17. Sepakan jarak jauh Bernardo Silva di menit ke-17 tak mampu digagalkan kiper tuan rumah, David De Gea.

De Gea kembali harus memungut bola dari dalam gawangnya di menit ke-33. Kali ini giliran Riyad Mahrez yang memberikan mimpi buruk kepada kiper internasional Spanyol itu. Mahrez yang menerima umpan terobosan Bernardo Silva berhasil mengecoh De Gea sebelum memasukan bola ke gawang yang sudah kosong.

Publik tuan rumah semakin terdiam di menit ke-39 setelah Andreas Pereira mencetak gol bunuh diri. Gol ini bermula dari serangan balik cepat yang dilanjutkan dengan sepakan keras Kevin De Bruyne. Sepakan gelandang internasional Belgia itu sempat diblok De Gea namun bola pantul justru mengenai Pareira dan masuk ke gawang sendiri.

City pun mengunci kemenangan tiga gol di paruh pertama. Di babak kedua, tuan rumah berusaha bangkit. Marcus Rasfhord sempat memberikan harapan setelah mencetak gol di menit ke-70. Bermula dari umpan terobosan Mason Greenwood, Rashford sukses menaklukkan Claudio Bravo.

Tuan rumah berusaha menambah gol untuk mengejar ketertinggalan. Sayangnya hingga wasit meniup peluit panjang skor tak juga berubah.

Susunan pemain Manchester United versus Manchester City:

Manchester United: 1-David de Gea; 4-Phil Jones, 2-Victor Lindelof, 29-Aaron Wan-Bissaka, 53-Brandon Williams; 17-Fred, 15-Andreas Pereira; 14-Jesse Lingard (31-Nemanja Matic 46′), 21-Daniel James (28-Angel Gomes 64′), 10-Marcus Rashford; 26-Mason Greenwood (9-Anthony Martial 81′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 25-Fernandinho, 30-Nicolas Otamendi, 16-Rodri Hernandez; 2-Kyle Walker, 22-Benjamin Mendy, 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin De Bruyne (9-Gabriel Jesus 80′); 20-Bernardo Silva, 26-Riyad Mahrez (47-Phil Foden 87′); 7-Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola

Derby Manchester Warnai Semi Final Piala Liga Inggris

Laga menarik akan tersaji di babak semi final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Dua tim asal kota Manchester yang menghuni Liga Primer Inggris, Manchester City dan Manchester United akan saling berhadapan.

Laga ini akan digelar di markas Manchester United di Stadion Old Trafford. Dipastikan laga ini akan menarik karena kedua tim memiliki kekuatan merata dan sama-sama berambisi untuk meraih kemenangan. Laga ini pun menjadi pertarungan gengsi antara dua tim sekota.

Meski begitu City tidak akan tampil dengan kekuatan terbaik. Beberapa pemain utama di lini belakang sedang mengalami cedera. Pemain tersebut antara lain Aymaric Laporte dan Nicolas Otamendi yang belum dalam kondisi fit.

“Bermain lima bek itu tergantung. Dalam beberapa laga, baik saja kami demikian, tetapi dalam laga lain, tidak demikian. Kami memakai pola ini ketika butuh beradaptasi dan mengontrol serangan balik secara lebih baik,” beber pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Sementara itu kubu Setan Merah optimis bisa meraih kemenangan. Tampil di kandang sendiri memberikan semangat tambahan kepada mereka. Hal ini ditegaskan oleh pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

Optimisme sang pelatih berangkat dari kemenangan di pertemuan sebelumnya. Kemenangan tersebut memberikan keyakinan dan pengalaman untuk laga ini.

“Kami bisa mengalahkan mereka (City) sebulan lalu, jadi kami tahu bisa menumbangkan mereka (kali ini). Anda harus merobohkan tekanan pertama mereka, karena City unggul dalam urusan merebut bola kembali dengan cepat,” tegas Solskjaer.

Lima Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

08/12/2019, Manchester City 1-2 Manchester United

25/04/2019, Manchester United 0-2 Manchester City

11/11/2018, Manchester City 3-1 Manchester United

07/04/2018, Manchester City 2-3 Manchester United

10/12/2017, Manchester United 1-2 Manchester City

5 Laga Terakhir Manchester United:

05/01/20 Wolverhampton 0 – 0 Manchester United

02/01/20 Arsenal 2 – 0 Manchester United

29/12/19 Burnley 0 – 2 Manchester United

27/12/19 Manchester United 4 – 1 Newcastle

22/12/19 Watford 2 – 0 Manchester United

5 Laga Terakhir Manchester City:

05/01/20 Manchester City 4 – 1 Port Vale

02/01/20 Manchester City 2 – 1 Everton

30/12/19 Manchester City 2 – 0 Sheffield United

28/12/19 Wolverhampton 3 – 2 Manchester City

22/12/19 Manchester City 3 – 1 Leicester City.

Perkiraan Starting Line-up Manchester United versus Manchester City:

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Ashley Young; Nemanja Matic, Fred; Daniel James, Jesse Lingard, Marcus Rashford; Anthony Martial

Pelatih: Ole Gunnar Solskjer

Manchester City (4-3-3): Claudio Bravo; Kyle Walker, Fernandinho, Eric Garcia, Benjamin Mendy; Kevin De Bruyne, Rodrigo, David Silva; Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola

 

 

Hadapi Wolves Jadi Kesempatan Man City Geser Leicester di Posisi Kedua Klasemen

Manchester City akan menjalani laga penting di pekan ke-19 Liga Primer Inggris pada Sabtu, 28 Desember 2019. Laga ini penting bagi The Citizen untuk merangsek ke posisi kedua bila mampu memenangi duel menghadapi Wolverhampton Wanderers. Laga ini akan digelar di markas Wolves di Stadion Molineux.

Saat ini The Citizen berada di urutan ketiga dengan raihan total 38 poin dari 18 pertandingan. City hanya berjarak satu poin dari Leicester City di urutan kedua. City baru saja menelan kekalahan dari sang pemuncak klasemen, Liverpool.

Bila mampu memenangi laga ini maka City dipastikan akan naik ke posisi kedua dengan keunggulan dua poin dari The Foxes. Sebelumnya Leicester takluk dengan skor telak dari sang pemuncak klasemen.

Namun demikian Wolves bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Di pertemuan sebelumnya di kandang City, di Stadion Etihad, tuan rumah justru harus tersungkur. Wolves yang dilatih Nuno Esperito Santo memiliki ambisi dan semangat tinggi untuk menghadirkan kemenangan di kandang sendiri.

Sekalipun mengakui keunggulan City, Nuno tetap menargetkan permainan terbaik di laga ini. Harapannya mereka bisa meraih poin di pertandingan tersebut.

“Kualitas yang dimiliki Manchester City, ide sepakbola mereka, semuanya mengesankan. Setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Ini akan sangat sulit, tetapi kami akan tetap bermain dengan skema permainan kami,” beber Nuno Espirito Santo.

Sementara itu kubu City tak bisa turun dengan kekuatan penuh. Armada Pep Guardiola masih kehilangan salah satu bomber andalan yakni Sergio Aguero. Aguero sedang menjalani pemulihan cedera. Tanpa Aguero, menurut mantan pelatih Barcelona itu timnya bakal menemui kesulitan.

“Saya pikir Sergio Aguero tidak tergantikan. Dia mencetak banyak gol penting untuk klub ini, sehingga bermain tanpa dia sedikit lebih sulit,” ungkap Guardiola.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

06-10-2019 City 0-2 Wolverhampton (EPL)

15-01-2019 City 3-0 Wolverhampton (EPL)

25-08-2018 Wolverhampton 1-1 City (EPL)

25-10-2017 City 0-0 Wolverhampton (EFL Cup)

22-04-2012 Wolverhampton 0-2 City (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Wolverhampton Wanderers:

05-12-2019 Wolverhampton 2-0 West Ham (EPL)

08-12-2019 Brighton 2-2 Wolverhampton (EPL)

13-12-2019 Wolverhampton 4-0 Besiktas (UEL)

15-12-2019 Wolverhampton 1-2 Tottenham (EPL)

21-12-2019 Norwich 1-2 Wolverhampton (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester City:

08-12-2019 City 1-2 MU (EPL)

12-12-2019 Dinamo Zagreb 1-4 City (UCL)

15-12-2019 Arsenal 0-3 City (EPL)

19-12-2019 Oxford 1-3 City (Carabao Cup)

22-12-2019 City 3-1 Leicester (EPL).

Perkiraan starting line-up Wolverhampton Wanderers versus Manchester City:

Wolverhampton Wanderers (3-4-3): Rui Patricio; Conor Coady, Leander Dendoncker, Romain Saiss; Matt Doherty, Ruben Neves, Joao Moutinho, Jonny; Adama Traore, Raul Jimenez, Diogo Jota.

Pelatih: Nuno Espirito Santo.

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes; Kyle Walker, John Stones, Nicolas Otamendi, Benjamin Mendy; Kevin De Bruyne, Rodri, Phil Foden; Bernardo Silva, Gabriel Jesus, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola